{"id":347905,"date":"2024-05-09T16:41:00","date_gmt":"2024-05-09T09:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/09\/pengamat-40-menteri-tak-masalah-asal-bukan-maling\/"},"modified":"2024-05-09T19:25:32","modified_gmt":"2024-05-09T12:25:32","slug":"pengamat-40-menteri-tak-masalah-asal-bukan-maling","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/09\/pengamat-40-menteri-tak-masalah-asal-bukan-maling\/","title":{"rendered":"Pengamat: 40 Menteri Tak Masalah, Asal Bukan Maling"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Presiden dan Wakil Presiden terpilih <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>&#8211;<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>\u00a0 rencananya akan membentuk 40 kementerian alias kabinet yang gemuk.<\/p>\n<p>Hal itu sebagai respons terhadap tingginya dinamika yang akan dihadapi sekaligus menampung kepentingan partai koalisi dan relawan.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai wacana tersebut sangat realistis terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n<p>\u201cSaya kira isu penambahan kementerian menjadi 40 masih realistis. 38 Kementerian pun bagus, seperti kabinet pembangunan VI Soeharto terdapat 38 kementerian,\u201d kata Jerry kepada Kantor Berita <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> RMOL, Kamis (9\/5).<\/p>\n<p>\u201cSeandainya <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pks\/\">PKS<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pkb\/\">PKB<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/nasdem\/\">NasDem<\/a> bergabung maka dipastikan jumlah menteri mereka akan bertambah,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Dia menyebut tidak masalah hingga 40 kementerian, asal jabatan wakil menteri dikurangi atau bahkan ditiadakan.<\/p>\n<p>\u201cYang justru perlu dikurangi, wakil menteri yang terlalu banyak. Di negara-negara maju jarang saya dengar ada wamen. Itu perlu dikurangi karena di atas 20 sudah tak efektif dan efisien,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Jerry yang lebih penting ialah pos-pos kementerian itu diisi oleh orang-orang yang tepat atau the right man in the right place.<\/p>\n<p>\u201cUsulan penambahan kursi 40 menteri di pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> ini tak terlalu masalah, yang penting diatur profesional dan diisi orang yang tepat dan jujur, bukan maling,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Pasalnya, bukan rahasia umum lagi bahwa jabatan di pos kementerian terkadang menjadi ajang bagi-bagi proyek untuk kepentingan partai atau kelompoknya.<\/p>\n<p>Bahkan banyak tokoh partai yang menjabat sebagai menteri terindikasi melakukan korupsi dan berakhir di tahanan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cJadi jangan sampai-jabatan-jabatan ini diisi maling yang hanya untuk memperkaya dirinya sendiri dan kelompoknya,\u201d tandas dia.\u00a0<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/05\/pengamat-40-menteri-tak-masalah-asal.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto&#8211;Gibran Rakabuming Raka\u00a0 rencananya akan membentuk 40 kementerian alias kabinet yang gemuk. Hal itu sebagai respons terhadap tingginya dinamika yang akan dihadapi sekaligus menampung kepentingan partai koalisi dan relawan. Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai wacana tersebut sangat realistis terhadap perkembangan zaman. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":347906,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-347905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/347905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=347905"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/347905\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/347906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=347905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=347905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=347905"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=347905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}