{"id":348795,"date":"2024-05-11T20:34:00","date_gmt":"2024-05-11T13:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/11\/viral-lagi-bea-cukai-dituduh-minta-bayaran-pajak-pengiriman-jenazah-dan-peti-mati-dari-ln-sebesar-30\/"},"modified":"2024-05-12T11:40:38","modified_gmt":"2024-05-12T04:40:38","slug":"viral-lagi-bea-cukai-dituduh-minta-bayaran-pajak-pengiriman-jenazah-dan-peti-mati-dari-luar-negeri-sebesar-30","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/11\/viral-lagi-bea-cukai-dituduh-minta-bayaran-pajak-pengiriman-jenazah-dan-peti-mati-dari-luar-negeri-sebesar-30\/","title":{"rendered":"Viral Lagi, Bea Cukai Dituduh Minta Bayaran Pajak Pengiriman Jenazah dan Peti Mati dari Luar Negeri Sebesar 30%"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 <\/b>Bea Cukai kembali bikin heboh di media sosial, setelah seorang netizen membagikan peti mati berisi jenazah harus dikenai pajak sebesar 30 persen.<\/p>\n<p>Akun tersebut ada di media sosial X dengan nama @ClarissaIcha. Ia mengatakan, temannya yang sedang berduka harus membayar pajak Bea Cukai atas peti mati jenazah sang ayah dari Penang, Malaysia.<\/p>\n<p>Tak tanggung-tanggung biaya pajak Bea Cukai peti mati jenazah yang harus dibayar oleh temannya itu adalah sebesar 30 persen dari harga peti.<\/p>\n<p>&#8220;Kemarin ngelayat ayahnya teman, almarhum meninggal di Penang. Teman ini cerita kalau di airport dia harus bayar Bea Cukai 30 persen dari targa peti jenazah ayahnya, dianggap barang mewah!&#8221; tulis akun tersebut, Sabtu (11\/5\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Ya peti memang tidak murah, tapi (emoji marah) Ga ada waktu <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/debat\/\">Debat<\/a> dan nunggu viral kan. Terlalu,&#8221; lanjut akun tersebut.<\/p>\n<p>Akun itu juga mengatakan, temannya tersebut harus membawa ayahnya yang sakit ke luar negeri agar dapat perawatan lebih baik.<\/p>\n<p>Namun, sang ayah harus meninggal di Penang, Malaysia. Ketika akan dibawa ke Indonesia malah dikenai pajak Bea Cukai.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Tanggapan Bea Cukai<\/h3>\n<p>Unggahan tersebut kemudian mendapatkan respons dari Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.<\/p>\n<p>Di akun X pribadinya, Yustinus mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta.<\/p>\n<p>Berdasarkan koordinasi tersebut, Yustinus mengatakan bahwa tidak ada pungutan untuk peti jenazah.<\/p>\n<p>Selain itu, pelayanan pengiriman jenazah juga dilayani dengan mekanisme PIBK dengan pembebanan nol rupiah.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada penetapan pungutan untuk peti jenazah,&#8221; tulis Yustinus.<\/p>\n<p>Apabila ada biaya, lanjut dia, maka itu adalah untuk pengurusan jenazah. Di dalamnya tidak ada biaya bea masuk dan pajak dalam rangka impor.<\/p>\n<p>&#8220;Kami terus berkoordinasi dengan para pihak untuk memperoleh informasi yang utuh. Jika ada tambahan informasi, kami sangat berterimakasih untuk membantu pengecekan,&#8221; tulis dia lagi.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/05\/viral-lagi-bea-cukai-dituduh-minta.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Bea Cukai kembali bikin heboh di media sosial, setelah seorang netizen membagikan peti mati berisi jenazah harus dikenai pajak sebesar 30 persen. Akun tersebut ada di media sosial X dengan nama @ClarissaIcha. Ia mengatakan, temannya yang sedang berduka harus membayar pajak Bea Cukai atas peti mati jenazah sang ayah dari Penang, Malaysia. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":348796,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[238464,248143,274908,292298,68,292299,254,292300,1338,292301,1420,3086,18545,189133],"series":[],"class_list":["post-348795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-sorotan-netizen","tag-sorotan-nasional","tag-berita","tag-bea-cukai-minta-pajak-pengiriman-jenazah","tag-headline","tag-bea-cukai-minta-bayaran-pajak-peti-mati","tag-sorotan-publik","tag-korupsi-di-bea-cukai","tag-viral","tag-pajak-jenazah-dan-peti-mati","tag-peristiwa","tag-bea-cukai","tag-luar-negeri","tag-peti-mati"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/348795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=348795"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/348795\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/348796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=348795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=348795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=348795"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=348795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}