{"id":353266,"date":"2024-05-22T14:32:00","date_gmt":"2024-05-22T07:32:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/22\/pegi-alias-perong-disebut-sebagai-otak-pembunuhan-vina-cirebon-polisi-masih-didalami\/"},"modified":"2024-05-22T16:35:34","modified_gmt":"2024-05-22T09:35:34","slug":"pegi-alias-perong-disebut-sebagai-otak-pembunuhan-vina-cirebon-polisi-masih-didalami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/22\/pegi-alias-perong-disebut-sebagai-otak-pembunuhan-vina-cirebon-polisi-masih-didalami\/","title":{"rendered":"Pegi alias Perong Disebut sebagai Otak Pembunuhan Vina Cirebon, Polisi: Masih Didalami"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Pegi Setiawan alias Perong disebut-sebut sebagai otak pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon 8 tahun lalu. Meski begitu, Polda Jawa Barat belum mau membenarkan hal itu.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Terkait keterlibatan, terkait peran yang bersangkutan apakah sebagai hanya pelaku, hanya turut serta melakukan, atau intelektual dader sebagai otak ataupun dalang ini masih terus kita lakukan pendalaman,&#8221; kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada wartawan, Rabu (22\/5).<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Jules mengatakan, saat ini Pegi masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik akan bekerja transparan mengenai kasus ini.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Nanti kalau ada informasi perkembangan secepatnya akan disampaikan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, penyidik sampai saat ini masih mencari 3 orang buronan dalam perkara ini. Sejauh ini baru 8 orang yang dijatuhi vonis oleh pengadilan.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sampai saat ini penyidik Polda Jawa Barat pada saat menangani kasus ini masih berupaya mencari identitas dari 3 tersangka,&#8221; kata Jules saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (14\/5).<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Jules menyampaikan, kendala pencarian DPO ini adalah identitas. Sebab, sejauh ini penyidik baru sebatas mendapat identitas yang belum pasti adalah asli.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kami baru menemukan nama insial atau kata. Nama saudara Dani, saudara Andi, saudara Pegi alias Terong, apakah itu nama asli atau nama samaran masih kami telusuri,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Berikut ciri-ciri 3 DPO kasus pembunuhan Vina dan Eki:<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>1. PEGI alias PERONG<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Usia : 22 Tahun (2016) \u2013 30 Tahun (2024), Jenis Kelamin : Laki-Laki, Kewarganegaraan : Indonesia, Tempat Tinggal Terakhir : Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Ciri-Ciri Khusus : Tinggi 160, Badan Kecil, Rambut Kriting, Kulit Hitam;<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>2. ANDI<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Usia : 23 Tahun (2016) \u2013 31 Tahun (2024), Jenis Kelamin : Laki-Laki, Kewarganegaraan : Indonesia. Tempat Tinggal Terakhir : Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Ciri-Ciri Khusus : Tinggi 165, Badan Kecil, Rambut Lurus, Kulit Hitam;<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>3. DANI<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Usia : 20 Tahun (2016) \u2013 28 Tahun (2024). Jenis Kelamin : Laki-Laki. Kewarganegaraan : Indonesia. Tempat Tinggal Terakhir : Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Ciri-Ciri Khusus : Tinggi 170, Badan Sedang, Rambut Kriting, Kulit Sawo Matang<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/05\/pegi-alias-perong-disebut-sebagai-otak.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Pegi Setiawan alias Perong disebut-sebut sebagai otak pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon 8 tahun lalu. Meski begitu, Polda Jawa Barat belum mau membenarkan hal itu. \u00a0 &#8220;Terkait keterlibatan, terkait peran yang bersangkutan apakah sebagai hanya pelaku, hanya turut serta melakukan, atau intelektual dader sebagai otak ataupun dalang ini masih terus kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":353267,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-353266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/353266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=353266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/353266\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/353267"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=353266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=353266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=353266"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=353266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}