{"id":355541,"date":"2024-05-28T22:12:00","date_gmt":"2024-05-28T15:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/28\/kesaksian-mengerikan-israel-bantai-warga-rafah-banyak-anak-dipenggal-dibakar-hidup-hidup\/"},"modified":"2024-05-28T22:15:22","modified_gmt":"2024-05-28T15:15:22","slug":"kesaksian-mengerikan-israel-bantai-warga-rafah-banyak-anak-dipenggal-dibakar-hidup-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/05\/28\/kesaksian-mengerikan-israel-bantai-warga-rafah-banyak-anak-dipenggal-dibakar-hidup-hidup\/","title":{"rendered":"Kesaksian Mengerikan Israel Bantai Warga Rafah: Banyak Anak Dipenggal, Dibakar Hidup-hidup"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Pembantaian <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a> terhadap warga <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/palestina\/\">Palestina<\/a> di Rafah amat mengerikan. Saksi mata menggambarkan betapa biadabnya tindakan Israel tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>Layan al-Fayoum adalah salah satu korban selamat dari serangan Israel ke Rafah pada Minggu, 26 Mei 2024. Ia menuturkan, setelah matahari terbit, orang-orang yang selamat dari pemboman Israel di kamp pengungsi Rafah kembali untuk menilai kerusakan yang terjadi.\u00a0<\/p>\n<p>Anak-anak mengintip melalui jendela mobil yang berlubang, para pria mencari puing-puing yang terbakar, dan para jurnalis mengambil foto kaleng-kaleng makanan yang menghitam.<\/p>\n<p>Sekitar 12 jam sebelumnya, keluarga-keluarga Palestina berada di dalam tenda-tenda tersebut. Tenda-tenda itu dibakar setelah militer Israel mengebom perkemahan yang terletak di barat laut Rafah.\u00a0<\/p>\n<p>Banyak yang baru selesai salat malam, ada yang tertidur, dan ada pula yang sekadar berkumpul bersama keluarga.\u00a0 \u201cKami sedang duduk dengan tenang ketika tiba-tiba mendengar ledakan,\u201d kata al-Fayoum, dilansir dari Middle East Monitor.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cItu sangat mendadak. Bom-bom itu jatuh tanpa peringatan.\u201d<\/p>\n<p>Remaja muda itu keluar dari tendanya untuk melihat apa yang terjadi. Ia dikejutkan oleh api besar yang melanda lokasi tersebut.\u00a0 \u201cApinya sangat besar,\u201d katanya.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKami melihat tenda-tenda terbakar dan kemudian kami harus mengumpulkan anggota tubuh yang terpotong-potong dan anak-anak yang mati.\u201d<\/p>\n<p>Penyerangan terjadi sekitar pukul 10 malam pada hari Minggu. Jet Israel menjatuhkan bom di kamp darurat tersebut, menyebabkan kebakaran yang menghanguskan sekitar 14 tenda, menurut seorang saksi mata.\u00a0<\/p>\n<p>Kamp tersebut terletak di \u201czona kemanusiaan\u201d yang ditetapkan Israel di dekat fasilitas penyimpanan PBB.\u00a0<\/p>\n<p>Menteri Kesehatan Palestina mengatakan 45 orang tewas dalam serangan itu. Sebanyak 249 orang lainnya terluka, beberapa di antaranya luka parah, termasuk orang-orang yang mengalami luka bakar parah dan anggota tubuh yang patah.\u00a0<\/p>\n<p>Para pejabat kesehatan mengatakan mereka kewalahan dengan jumlah dan jenis korban luka. Hanya satu rumah sakit yang beroperasi di Rafah akibat kehancuran sistem kesehatan yang dilakukan Israel di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gaza\/\">Gaza<\/a>. []<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/05\/kesaksian-mengerikan-israel-bantai.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pembantaian Israel terhadap warga Palestina di Rafah amat mengerikan. Saksi mata menggambarkan betapa biadabnya tindakan Israel tersebut.\u00a0 Layan al-Fayoum adalah salah satu korban selamat dari serangan Israel ke Rafah pada Minggu, 26 Mei 2024. Ia menuturkan, setelah matahari terbit, orang-orang yang selamat dari pemboman Israel di kamp pengungsi Rafah kembali untuk menilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":355542,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-355541","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/355541","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=355541"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/355541\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/355542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=355541"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=355541"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=355541"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=355541"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}