{"id":358507,"date":"2024-06-05T22:54:00","date_gmt":"2024-06-05T15:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/06\/05\/warga-palembang-menjerit-rugi-gegara-ikan-ikannya-mati-imbas-listrik-padam-18-jam\/"},"modified":"2024-06-06T02:15:33","modified_gmt":"2024-06-05T19:15:33","slug":"warga-palembang-menjerit-rugi-gegara-ikan-ikannya-mati-imbas-listrik-padam-18-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/06\/05\/warga-palembang-menjerit-rugi-gegara-ikan-ikannya-mati-imbas-listrik-padam-18-jam\/","title":{"rendered":"Warga Palembang Menjerit Rugi Gegara Ikan-ikannya Mati Imbas Listrik Padam 18 Jam"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Padamnya listrik di wilayah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) hingga 18 jam membuat beberapa warga mengalami susah.<\/p>\n<p>Salah satunya pedagang ikan ini yang mengaku mengalami kerugian karena ikan-ikannya pada mati, ia pun meminta pertanggungjawaban dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).<\/p>\n<p>Dilansir dari akun Instagram @palembangiyo, akun tersebut menjelaskan banyak ikan warga yang mati karena listrik mati seharian kemarin, seperti kejadian yang dialami salah satu warga di Bank Raya Demang, Palembang.<\/p>\n<p>&#8220;Lihat nih akibat PLN mati, sudah berapa ini kerugian kami? habis.. habis..,&#8221; kata perekam yang diunggah melalui akun @palembangiyo.<\/p>\n<p>&#8220;Bagaimana kebijakan PLN, kerugian kami ini, tolong PLN Palembang,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Video itu pun mendapatkan beragam komentar, netizen banyak yang mempertanyakan mengapa pemilik usaha tidak memiliki genset sebagai listrik cadangan bila listrik PLN mati.<\/p>\n<p>Namun sebagian juga ada yang menganggap peristiwa itu masih menjadi tanggungjawab PLN sebagai satu-satunya perusahaan penyedia listrik di Indonesia.<\/p>\n<p>Diberitakan sebelumnya sejumlah Provinsi di Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) mengalami pemadaman total sejak Selasa 4 Juni 2024.<\/p>\n<p>Manajer Komunikasi dan TJSL Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu Iwan Arissetyadhi mengatakan, padamnya listrik di sejumlah Sumbagsel dipicu pada masalah di transmisi SUTT 275 kV Linggau-Lahat.<\/p>\n<p>Akibatnya wilayah Sumatera bagian selatan seperti Lampung, Bangka Belitung, Jambi dan Bengkulu berdampak pada pemadaman total.<\/p>\n<p>Namun PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan Jambi Bengkulu menyebutkan, normalisasi listrik di wilayah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) sudah mencapai 90 persen.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/06\/warga-palembang-menjerit-rugi-gegara.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Padamnya listrik di wilayah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) hingga 18 jam membuat beberapa warga mengalami susah. Salah satunya pedagang ikan ini yang mengaku mengalami kerugian karena ikan-ikannya pada mati, ia pun meminta pertanggungjawaban dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dilansir dari akun Instagram @palembangiyo, akun tersebut menjelaskan banyak ikan warga yang mati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":358509,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-358507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/358507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=358507"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/358507\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/358509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=358507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=358507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=358507"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=358507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}