{"id":36007,"date":"2022-06-10T11:41:00","date_gmt":"2022-06-10T04:41:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/06\/10\/skenario-fpi-reborn-ada-untuk-menggerus-elektabilitas-anies-baswedan\/"},"modified":"2022-06-10T13:10:14","modified_gmt":"2022-06-10T06:10:14","slug":"skenario-fpi-reborn-ada-untuk-menggerus-elektabilitas-anies-baswedan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/10\/skenario-fpi-reborn-ada-untuk-menggerus-elektabilitas-anies-baswedan\/","title":{"rendered":"Skenario FPI Reborn Ada untuk Menggerus Elektabilitas Anies Baswedan"},"content":{"rendered":"<p><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEhPlx5RzvEyoXurYCmDNqn2i8EF_bVteVOVnyWT1JZeCKKkzNUgHavDZzugZhGmmqVMui48vLPswtO1DuR-xihWTR217EDS8-4Dki8ocb8twK1MA6jRnP1jjGzQqmPsqSdI7D8tGabWt9_Sl4hq6Z19b1q3sBUngZJaWbDJlu_SsXe273vAx5aG3qIfGQ\/s800\/869137_11381710062022_Massa_FPI_Reborn_menggelar_deklarasi_Anies_Baswedan_Capres_2024.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\" rel=\"noopener\"><\/a><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Gelaran Formula E Jakarta yang sukses besar otomatis akan berdampak dengan makin melonjaknya elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.\u00a0 Namun sayangnya ada pihak-pihak tertentu yang tidak menyukai hal tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini terlihat pada Senin (6\/6) dimana muncul deklarasi dukungan untuk Anies maju sebagai Capres 2024. Deklarasi tersebut dilakukan oleh kelompok yang menamakan dirinya FPI Reborn.<\/p>\n<p>&#8220;Deklarasi ini tidak terlihat organik, justru merugikan Anies Baswedan dan bisa menggerus elektabilitasnya,&#8221; kata Sekretaris Jenderal Gerakan Masyarakat Cinta Jakarta (Gema Cita) Dimas Tri Nugroho dalam keterangannya, Jumat (10\/6).<\/p>\n<p>Dimas dengan tegas mengecam deklarasi &#8220;palsu&#8221; yang dilakukan oleh oknum kelompok yang berasal dari kelompok tidak jelas tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka datang ke lokasi bukan untuk benar-benar mendukung Anies, melainkan karena diiming-imingi imbalan materi oleh pihak oknum tertentu,&#8221; kata Dimas.<\/p>\n<p>Menurut Dimas, deklarasi yang dilakukan oleh orang tak dikenal itu juga mencatut nama Forum Persaudaraan Islam (FPI).<\/p>\n<p>FPI sendiri sudah mengeluarkan pernyataan sikap bahwa FPI sampai saat ini tidak pernah melakukan deklarasi dukungan terhadap tokoh mana pun.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga bisa dipastikan bahwa deklarasi FPI Reborn adalah deklarasi yang dilakukan oleh orang tidak dikenal dan tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama FPI,&#8221; kata Dimas.<\/p>\n<p>Dimas menilai bahwa deklarasi palsu dilakukan untuk menggerus elektabilitas serta mengaitkan Anies Baswedan dengan isu radikalisme dan intoleransi.<\/p>\n<p>Tidak seperti Deklarasi pada umumnya yang diramaikan dan diviralkan oleh media dan kelompok relawan Anies sendiri, deklarasi FPI Reborn justru pertama kali dimunculkan oleh akun-akun buzzer politik yang kerap menyerang Anies, seperti akun @_ekokuntadhi.<\/p>\n<p>Akun tersebut berusaha membangun narasi bahwa Anies Baswedan didukung oleh organisasi terlarang. Sedangkan akun-akun yang lain berusaha untuk mengaitkan Anies dengan isu intoleransi dan radikalisme.<\/p>\n<p>Dimas berpandangan, mereka ingin membangun citra seolah-olah Anies Baswedan adalah sosok yang radikal dan intoleran. Sehingga pada akhirnya dapat menggerus elektabilitas Anies Baswedan,&#8221; kata Dimas.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka panik dan takut elektabilitas Anies Baswedan semakin melesat tinggi pasca keberhasilan Anies menyelenggarakan event internasional Formula E di Jakarta,&#8221; demikian Dimas.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Gelaran Formula E Jakarta yang sukses besar otomatis akan berdampak dengan makin melonjaknya elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.\u00a0 Namun sayangnya ada pihak-pihak tertentu yang tidak menyukai hal tersebut. Hal ini terlihat pada Senin (6\/6) dimana muncul deklarasi dukungan untuk Anies maju sebagai Capres 2024. Deklarasi tersebut dilakukan oleh kelompok yang menamakan dirinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":36008,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242],"series":[],"class_list":["post-36007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/36007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=36007"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/36007\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/36008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=36007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=36007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=36007"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=36007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}