{"id":372642,"date":"2024-08-01T23:21:00","date_gmt":"2024-08-01T16:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/08\/01\/kontroversi-olimpiade-paris-izinkan-atlet-transgender-ikut-tinju-wanita-lawan-auto-babak-belur\/"},"modified":"2024-08-02T19:01:01","modified_gmt":"2024-08-02T12:01:01","slug":"kontroversi-olimpiade-paris-izinkan-atlet-transgender-ikut-tinju-wanita-lawan-auto-babak-belur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/08\/01\/kontroversi-olimpiade-paris-izinkan-atlet-transgender-ikut-tinju-wanita-lawan-auto-babak-belur\/","title":{"rendered":"Kontroversi Olimpiade Paris: Izinkan Atlet Transgender Ikut Tinju Wanita, Lawan Auto Babak-belur!"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 P<\/b>etinju transgender asal Aljazair Imane Khelif melaju ke babak perempat final cabor tinju putri nomor 66 Kg Olimpiade Paris 2024, Kamis 1 Agustus 2024.<\/p>\n<p>Tiket 8 besar diraih Khelif usai menghajar petinju putri asal Italia, Angela Carini.<\/p>\n<p>Angela Carini sendiri memutuskan mundur dari pertandingan lawan Imane Khelif karena tak kuat lagi menahan sakit pada hidungnya yang berdarah.<\/p>\n<p>Carini mendapat setidaknya empat pukulan dari Khelif pada 10 detik awal ronde pertama.<\/p>\n<p>Kemudian Carini kembali mendapatkan sejumlah pukulan dari Khelif hingga membuat petinju wanita asal Italia itu harus menemui pelatihnya di sudut ring untuk memperbaiki penutup kepalanya.<\/p>\n<p>Carini masih berusaha untuk melanjutkan pertarungan. Tapi akhirnya karena merasa tidak sanggup melawan Khelif, Carini menyerah dan mengangkat tangannya memutuskan mundur dari pertarungan.<\/p>\n<p>Usai pertandingan, Carini sembari menangis mengaku mundur karena merasakan sakit yang luar biasa di hidungnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menghormati negara saya dengan kesetiaan. Kali ini saya tidak berhasil karena saya tidak sanggup lagi berjuang. Saya mengakhiri pertandingan karena setelah pukulan kedua,&#8221; ucap Carini dikutip dari Reuters.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah bertahun-tahun pengalaman di atas ring dan hidup dalam pertarungan, saya merasakan sakit yang luar biasa di bagian hidung saya,&#8221; kata Carini menambahkan.<\/p>\n<p>Carini mengatakan dirinya mundur dari pertarungan itu bukan karena menyerah, tapi karena kedewasaan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalian semua melihat hidungku mulai berdarah. Aku tidak kalah malam ini. Aku hanya menyerah pada kedewasaan. Aku wanita yang dewasa, ring itu adalah hidupku,&#8221; ucap Carini.<\/p>\n<p>&#8220;Saya selalu sangat intuitif, tetapi ketika saya merasa ada sesuatu yang tidak berjalan baik, itu bukan berarti saya menyerah. Tetapi saya harus memiliki kedewasaan untuk berhenti,&#8221; kata Carini menambahkan.<\/p>\n<p>Kehadiran petinju transgender asal Aljazair Imane Khelif menjadi kontroversi sehingga membuat Olimpiade Paris 2024 makin jadi sorotan.<\/p>\n<p>Petinju 25 tahun tersebut viral di media sosial lantaran statusnya sebagai transgender yang tampil di kelas 66 kg wanita dalam Olimpiade Paris.<\/p>\n<p>Imane Khelif jadi kontroversi lantaran diperbolehkan tampil di Olimpiade Paris 2024 sementara saat Kejuaraan Dunia Tinju 2023 dilarang.<\/p>\n<p>Pada Kejuaraan Dunia Tinju 2023, Khelif dan Lin Yu Ting dari Taiwan tidak diperbolehkan bertarung karena memiliki kadar testosteron yang sangat tinggi untuk kategori wanita atau mempunyai kromosom XY.<\/p>\n<p>Aksi Imane Khelif di ring tinju yang begitu mendominasi pertarungan ketimbang lawannya viral di media sosial.***<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/08\/kontroversi-olimpiade-paris-izinkan.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Petinju transgender asal Aljazair Imane Khelif melaju ke babak perempat final cabor tinju putri nomor 66 Kg Olimpiade Paris 2024, Kamis 1 Agustus 2024. Tiket 8 besar diraih Khelif usai menghajar petinju putri asal Italia, Angela Carini. Angela Carini sendiri memutuskan mundur dari pertandingan lawan Imane Khelif karena tak kuat lagi menahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":372643,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[26],"tags":[309587,309588,1420,21999,274908,309586],"series":[],"class_list":["post-372642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sport","tag-atlet-transgender-ikut-tinju-wanita","tag-tinju-wanita","tag-peristiwa","tag-lgbt","tag-berita","tag-kontroversi-olimpiade-paris"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/372642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=372642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/372642\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/372643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=372642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=372642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=372642"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=372642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}