{"id":373336,"date":"2024-08-04T17:44:00","date_gmt":"2024-08-04T10:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/08\/04\/respons-menohok-hasto-tanggapi-permintaan-maaf-jokowi-singgung-data-manipulatif-impor-beras\/"},"modified":"2024-08-04T18:15:22","modified_gmt":"2024-08-04T11:15:22","slug":"respons-menohok-hasto-tanggapi-permintaan-maaf-jokowi-singgung-data-manipulatif-impor-beras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/08\/04\/respons-menohok-hasto-tanggapi-permintaan-maaf-jokowi-singgung-data-manipulatif-impor-beras\/","title":{"rendered":"Respons Menohok Hasto Tanggapi Permintaan Maaf Jokowi, Singgung Data Manipulatif Impor Beras"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>), Hasto Kristiyanto, menanggapi permintaan maaf Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) kepada seluruh rakyat Indonesia, Senin (1\/8\/2024) lalu.<\/p>\n<p>Permohonan maaf itu disampaikan Jokowi saat acara zikir dan doa bersama menyambut HUT ke-79 RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1\/8\/2024) malam.\u00a0<\/p>\n<p>Jokowi meminta maaf atas segala kesalahan selama memimpin negara bersama wakil presiden Ma&#8217;ruf Amin.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Hasto, kebijakan Presiden harus dipertanggungjawabkan di depan rakyat, bukan permintaan maaf dahulu.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Partai menegaskan bahwa kebijakan-kebijakan dari seorang presiden itu dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat,&#8221; ujar, Hasto Kristiyanto, Sabtu (3\/8\/2024) malam.\u00a0<\/p>\n<p>Ia mencontohkan soal kebijakan impor beras, yang menurutnya data impor tersebut ternyata manipulatif.\u00a0<\/p>\n<p>Hasto menyinggung data impor beras karena tahun ini Indonesia impor sebanyak 6 juta ton.<\/p>\n<p>&#8220;Contohnya kami yang selama ini getol menolak impor beras, sekarang terbukti bahwa data-data yang sebelumnya disampaikan ternyata manipulatif.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kebijakan-kebijakan itulah yang harus dipertanggungjawabkan terlebih dahulu kepada rakyat dan itu harus kedepankan, bukan permintaan maafnya dahulu,&#8221; pungkas Hasto.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sejumlah elit partai <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> juga mengingatkan soal janji-janji Jokowi selama menjabat hampir 10 tahun ini.\u00a0<\/p>\n<p>Termasuk diantaranya disampaikan Partai Kebangkitan Bangsa (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pkb\/\">PKB<\/a>).\u00a0<\/p>\n<p>PKB mengingatkan janji-janji Jokowi yang belum diselesaikan selama memimpin Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p>Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengatakan bahwa permintaan maaf sebagai pribadi pasti akan dimaklumi.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, menurutnya, masyarakat bakal mencatat apa saja program atau janji yang belum dituntaskannya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;(Permintaan maaf) sebagai pribadi akan dimaklumi,&#8221; ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2\/8\/2024) dikutip dari Kompas.com.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Tapi, sebagai Presiden, masyarakat Indonesia mencatat mana yang belum selesai, mana yang sudah selesai, mana yang tidak sesuai janjinya,&#8221; lanjutnya.\u00a0<\/p>\n<p>Jazilul mengatakan, sebagai seorang presiden harusnya menyelesaikan janji-janji yang pernah disampaikan pada publik.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kepercayaan yang sudah diembannya, terkait dengan mandat sudah sampai mana?\u201d\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Karena masyarakat berharap pelaksanaan dari janji-janji dan presiden juga digaji,&#8221; ujar Jazilul.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, di sisa-sisa terkahir waktu menjabat ini, Jokowi perlu memperbaiki dan menyelesaikan segala pekerjaan rumah yang belum tuntas.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Banyak yang harus diperbaiki, termasuk janji pertumbuhan ekonomi juga belum terpenuhi, janji untuk menegakkan demokrasi juga masih dalam tanda kutip, ada yang belum merasakan kepuasan itu,\u201d kata Jazilul.<\/p>\n<p>Meski demikian, Jazilul yakin masyarakat bakal memberikan maaf dan mewajarkan permohonan maaf Jokowi tersebut.<\/p>\n<p><b><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pks\/\">PKS<\/a> Minta Jokowi Evaluasi\u00a0<\/b><\/p>\n<p>Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, ditemui di Jakarta Pusat, Senin (22\/7\/2024).<\/p>\n<p>Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.<\/p>\n<p>\u00a0(Tribunnews\/Ibriza Fasti Ifhami)<\/p>\n<p>Di sisi lain Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menilai Jokowi lebih baik menyampaikan catatan kekurangan selama 10 tahun menjabat.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Bagusnya Pak Jokowi sampaikan catatan 10 tahun kekurangannya biar bisa dilanjutkan oleh penggantinya,&#8221; kata Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (2\/8\/2024).<\/p>\n<p>Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum terlayani dengan baik selama 10 tahun ini.<\/p>\n<p>Meski demikian, Mardani memuji sikap Jokowi yang meminta maaf kepada rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Pemimpin yang baik mudah meminta maaf kepada rakyatnya. Walau tingkat kepuasan rakyat tinggi, tetap ada banyak yang tidak tersentuh dan terlayani,&#8221; ungkapnya<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/08\/respons-menohok-hasto-tanggapi.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi permintaan maaf Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada seluruh rakyat Indonesia, Senin (1\/8\/2024) lalu. Permohonan maaf itu disampaikan Jokowi saat acara zikir dan doa bersama menyambut HUT ke-79 RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1\/8\/2024) malam.\u00a0 Jokowi meminta maaf atas segala kesalahan selama memimpin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":373337,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-373336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/373336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=373336"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/373336\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/373337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=373336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=373336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=373336"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=373336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}