{"id":384616,"date":"2024-09-12T06:52:00","date_gmt":"2024-09-11T23:52:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/12\/viral-belasan-kucing-mati-massal-diduga-diracun-di-kota-malang-jawa-timur\/"},"modified":"2024-09-12T14:05:35","modified_gmt":"2024-09-12T07:05:35","slug":"viral-belasan-kucing-mati-massal-diduga-diracun-di-kota-malang-jawa-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/12\/viral-belasan-kucing-mati-massal-diduga-diracun-di-kota-malang-jawa-timur\/","title":{"rendered":"Viral, Belasan Kucing Mati Massal Diduga Diracun di Kota Malang Jawa Timur"},"content":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Belasan ekor kucing mendadak mati massal di kawasan Perumahan Pondok Cempaka Indah, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Salah satu warga perumahan setempat berinsial R, membenarkan ada sebanyak 12\u00a0 kucing mati massal di lingkungannya. Ia menyebut peristiwa itu terjadi pada 27 Agustus 2024 lalu.<\/p>\n<p>\u201cKejadiannya sudah lama sebenernya. Udah sekitar satu bulan lalu, cuman memang saya dengar di sosmed baru rame,\u201d kata R kepada awakmedia, Rabu (11\/9\/2024).<\/p>\n<p>R menjelaskan belasan kucing yang mati itu sebenarnya dipelihara oleh salah satu warga yang tinggal di block C1-05 sejak lama.<\/p>\n<p>\u201cSaya kurang tau tepatnya sejak tahun berapa. Cuman memang sudah lama memelihara kucing-kucing kampung yang katanya itu tiba-tiba dateng ke rumahnya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Namun, R tak mengetahu penyebab kematian belasan kucing itu secara mendadak. Namun muncul dugaan, mereka mati karena diracun.<\/p>\n<p>\u201cKemungkinan kucing-kucing itu mati diracun. Tapi siapa yang melakukan juga kurang tau,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dugaan ini, kata dia, kucing itu diracun muncul karena terlihat dari ciri dan waktu kematiannya yang sama. Yakni tubuh kaku hingga mata melotot.<\/p>\n<p>\u201cSepertinya diracun, entah potas atau apa. Yang jelas sebelum mati katanya sempat sekarat semua, tubuhnya kaku dan melotot. Gak lama setelah sekarat itu, mati satu persatu,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/viral-belasan-kucing-mati-massal-diduga.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Belasan ekor kucing mendadak mati massal di kawasan Perumahan Pondok Cempaka Indah, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Salah satu warga perumahan setempat berinsial R, membenarkan ada sebanyak 12\u00a0 kucing mati massal di lingkungannya. Ia menyebut peristiwa itu terjadi pada 27 Agustus 2024 lalu. \u201cKejadiannya sudah lama sebenernya. Udah sekitar satu bulan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":384617,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,29083,315874,1420],"series":[],"class_list":["post-384616","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kucing","tag-kucing-mati-massal","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/384616","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=384616"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/384616\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/384617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=384616"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=384616"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=384616"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=384616"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}