{"id":386659,"date":"2024-09-19T13:36:00","date_gmt":"2024-09-19T06:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/19\/ruu-kementerian-negara-disahkan-kabinet-prabowo-bisa-gemuk\/"},"modified":"2024-09-19T19:34:17","modified_gmt":"2024-09-19T12:34:17","slug":"ruu-kementerian-negara-disahkan-kabinet-prabowo-bisa-gemuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/19\/ruu-kementerian-negara-disahkan-kabinet-prabowo-bisa-gemuk\/","title":{"rendered":"RUU Kementerian Negara Disahkan, Kabinet Prabowo Bisa Gemuk"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 39\/2008 tentang Kementerian Negara, menjadi Undang-Undang (UU).<\/p>\n<p>Pengesahan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI VII masa persidangan I tahun sidang 2024-2025, pada hari ini, Kamis (19\/9).<\/p>\n<p>Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus.<\/p>\n<p>Mulanya, Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi, menyampaikan laporan hasil revisi UU Kementerian Negara.\u00a0<\/p>\n<p>Awiek, sapaan akrab pimpinan Baleg DPR RI itu menyebut, revisi UU Kementerian Negara dilakukan untuk memudahkan presiden dalam menyusun Kementerian Negara, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik demokrasi dan efektif.<\/p>\n<p>Adapun terkait hasil pembahasan RUU Kementerian Negara yang telah disepakati terdiri dari 6 angka perubahan, yakni; Penyisipan pasal 6A terkait pembentukan kementerian tersendiri yang diedarkan pada urusan pemerintahan sepanjang memiliki keterkaitan ruang lingkup urusan pemerintahan; Penyisipan pasal 9A terkait penulisan pencantuman dan atau pengaturan unsur organisasi dapat dilakukan perubahan oleh presiden sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan; Penghapusan penjelasan pasal 10 sebagai akibat putusan MK Nomor 79\/PUU-IX\/2011;<\/p>\n<p>Kemudian, Perubahan pasal 15 dan penjelasannya terkait dengan jumlah kementerian yang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan presiden; Perubahan judul Bab 6 menjadi hubungan fungsional kementerian dan lembaga pemerintah non kementerian, lembaga non struktural dan lembaga pemerintah lainnya.\u00a0<\/p>\n<p>Perubahan ini sebagai konsekuensi penyesuaian terminologi lembaga non struktural yang diatur dalam perubahan pasal 25;\u00a0<\/p>\n<p>Selanjutnya, Penambahan ketentuan mengenai tugas pemantauan dan peninjauan terhadap undang undang di pasal II.<\/p>\n<p>Kemudian Lodewijk meminta persetujuan kepada peserta rapat untuk mengesahkan RUU Kementerian Negara menjadi UU.<\/p>\n<p>&#8220;Apakah Rancangan Undang- Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, dengan menyempurnakan rumusan sebagaimana di atas apakah dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?&#8221; tanya Lodewijk.<\/p>\n<p>&#8220;Setuju,&#8221; jawab peserta rapat.<\/p>\n<p>Dengan pengesahan RUU Kementerian Negara ini, Presiden Terpilih 2024-2029 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> akhirnya memiliki payung hukum untuk membentuk kabinet gemuk dalam pemerintahannya bersama <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/ruu-kementerian-negara-disahkan-kabinet.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 39\/2008 tentang Kementerian Negara, menjadi Undang-Undang (UU). Pengesahan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI VII masa persidangan I tahun sidang 2024-2025, pada hari ini, Kamis (19\/9). Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus. Mulanya, Wakil Ketua Baleg [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":386660,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[316084,68,242,1420,2081,271443,274908],"series":[],"class_list":["post-386659","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-ruu-kementerian-negara","tag-headline","tag-politik","tag-peristiwa","tag-prabowo-subianto","tag-kabinet-prabowo","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/386659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=386659"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/386659\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/386660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=386659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=386659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=386659"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=386659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}