{"id":387455,"date":"2024-09-22T15:01:00","date_gmt":"2024-09-22T08:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/22\/penyebab-tewasnya-7-orang-di-kali-bekasi-diduga-panik-ada-patroli-hingga-nekat-ceburkan-diri\/"},"modified":"2024-09-23T13:24:35","modified_gmt":"2024-09-23T06:24:35","slug":"penyebab-tewasnya-7-orang-di-kali-bekasi-diduga-panik-ada-patroli-hingga-nekat-ceburkan-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/22\/penyebab-tewasnya-7-orang-di-kali-bekasi-diduga-panik-ada-patroli-hingga-nekat-ceburkan-diri\/","title":{"rendered":"Penyebab Tewasnya 7 Orang di Kali Bekasi, Diduga Panik Ada Patroli hingga Nekat Ceburkan Diri"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Pihak kepolisian mengungkapkan penyebab meninggalnya ketujuh orang yang jasadnya ditemukan mengapung di kali di Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (22\/9\/2024) pagi.<\/p>\n<p>Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengatakan, ketujuh orang tersebut diduga menceburkan diri ke kali saat melihat patroli yang dilakukan kepolisian pada Sabtu (21\/9\/2024) malam.<\/p>\n<p>Ketujuh orang tersebut, lanjut Karyoto, merasa ketakutan hingga akhirnya nekat menceburkan diri ke kali.<\/p>\n<p>Hal itu terungkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan terhadap kematian ketujuh orang tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Menurut informasi sekilas adalah, kemarin malam mereka memang menceburkan diri ke sungai karena adanya ketakutan patroli yang lewat dan (polisi) menegur,&#8221; katanya, Minggu.<\/p>\n<p>Dengan adanya temuan ini, pihaknya akan menggandeng Divisi Propam Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus yang menggegerkan publik ini.<\/p>\n<p>Termasuk mengusut siapa sosok polisi yang menegur ketujuh orang tersebut.<\/p>\n<p>Selain Propam, Karyoto juga bakal menggandeng Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk menyelidiki apakah ada penyalahgunaan wewenang oleh personel kepolisian.<\/p>\n<p>&#8220;Menegurnya sejauh mana, ya itu nanti bakal diselidiki oleh Propam dan kami akan membukanya apa adanya,&#8221; jelas Karyoto.<\/p>\n<p><b>Tentang Jasad 7 Orang<\/b><\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Karyoto menjelaskan ketujuh mayat yang ditemukan terapung itu memiliki usia yang bervariasi.<\/p>\n<p>Salah satunya diduga masih berusia di bawah umur.<\/p>\n<p>Mereka, lanjut Karyoto, disinyalir merupakan warga Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.<\/p>\n<p>&#8220;Yang pasti para korban bukan warga sini (lokasi penemuan mayat), tetapi warga Bantargebang,&#8221; jelas Karyoto.<\/p>\n<p>Pihak kepolisian saat ini belum bisa memastikan identitas jasad-jasad tersebut.<\/p>\n<p>Petugas potensi SAR Kota Bekasi, Fajar, mengatakan korban semuanya berjenis kelamin laki-laki.<\/p>\n<p>Mereka diperkirakan masih remaja.<\/p>\n<p>&#8220;Korban semuanya laki-laki. Perkiraan umur mungkin masih usia belasan tahun, diperkirakan masih remaja,&#8221; ujar Fajar, Minggu, dikutip dari Kompas.com.<\/p>\n<p>Ketujuh mayat tersebut, kata Fajar, mengenakan pakaian yang sama yaitu jaket hitam.<\/p>\n<p>Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah ada logo identitas tertentu di jaket itu.<\/p>\n<p>&#8220;Saat dievakuasi hampir sama bajunya, pakai jaket hitam,&#8221; ujar Fajar.\u00a0<\/p>\n<p>Petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, dan relawan juga menemukan dompet serta ponsel saat ikut\u00a0 mengevakuasi jasad-jasad itu.<\/p>\n<p>Kasat Reskrim Polres Bekasi Kompol Audy Joize Oroh mengungkapkan jasad satu dan jasad lainnya ditemukan di titik yang berbeda.<\/p>\n<p>Jasad pertama ditemukan di dekat perkampungan warga.<\/p>\n<p>Beberapa jam kemudian, jasad berikutnya ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi jasad pertama.<\/p>\n<p>Selanjutnya, jasad ketiga yang terdampar di tepi sungai juga ditemukan.<\/p>\n<p>Tim gabungan terus menemukan jasad sampai totalnya ada tujuh jasad.<\/p>\n<p>Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso membenarkan penemuan tujuh jasad tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBetul tujuh orang, laki-laki semua,\u201d kata Priadi.<\/p>\n<p>Dia menuturkan kondisi jasad belum sepenuhnya membusuk.<\/p>\n<p>Namun, beberapa bagian tubuhnya sudah terlihat membengkak.<\/p>\n<p>\u201cBelum (busuk), hanya sebagian wajah korban sudah mulai membengkak,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Saat ini, polisi masih berusaha mengidentifikasi jasad-jasad tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>Polisi juga masih akan menyisir Kali Bekasi untuk memeriksa apakah ada jasad lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami akan sisir bersama Basarnas dan BPBD, dari hulu ke hilir,&#8221; kata Audy.<\/p>\n<p><b>Kronologi Awal Penemuan<\/b><\/p>\n<p>Ketujuh jasad tersebut awalnya ditemukan oleh salah seorang warga, Suci (42), sekira pukul 05.30 WIB.<\/p>\n<p>Kronologinya, kala itu, Suci sedang mencari kucingnya di sekitar lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Awalnya, ia mengira jasad-jasad itu adalah sampah kasur yang mengapung.<\/p>\n<p>Suci pun mengajak warga lainnya untuk memastikannya.<\/p>\n<p>Tak disangka, ternyata itu jasad-jasad manusia.<\/p>\n<p>\u201cSaya minta tolong bantu lihatin ke warga, pas dicek rupanya bukan kasur, soalnya ada tangannya, rupanya jenazah manusia,\u201d kata Suci, Minggu dikutip dari TribunBekasi.com.<\/p>\n<p>Warga yang panik lantas menghubungi pihak kepolisian setempat untuk penindakan lebih lanjut.\u00a0<\/p>\n<p>Bersama tim SAR, polisi melakukan evakuasi terhadap ketujuh jasad tersebut.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/penyebab-tewasnya-7-orang-di-kali.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/387455?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Pihak kepolisian mengungkapkan penyebab meninggalnya ketujuh orang yang jasadnya ditemukan mengapung di kali di Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (22\/9\/2024) pagi. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto mengatakan, ketujuh orang tersebut diduga menceburkan diri ke kali saat melihat patroli yang dilakukan kepolisian pada Sabtu (21\/9\/2024) malam. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":387456,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-387455","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/387455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=387455"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/387455\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/387456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=387455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=387455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=387455"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=387455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}