{"id":387955,"date":"2024-09-24T13:33:00","date_gmt":"2024-09-24T06:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/24\/diguyur-hujan-lebat-ribuan-demonstran-htn-2024-di-depan-gedung-dpr-bubar\/"},"modified":"2024-09-24T14:30:08","modified_gmt":"2024-09-24T07:30:08","slug":"diguyur-hujan-lebat-ribuan-demonstran-htn-2024-di-depan-gedung-dpr-bubar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/24\/diguyur-hujan-lebat-ribuan-demonstran-htn-2024-di-depan-gedung-dpr-bubar\/","title":{"rendered":"Diguyur Hujan Lebat, Ribuan Demonstran HTN 2024 di Depan Gedung DPR Bubar"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Ribuan massa yang menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Tani Nasional (HTN) 2024 di depan Gedung DPR\/MPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, pada Selasa (24\/9) siang, membubarkan diri.<\/p>\n<p>Mereka membubarkan diri secara tertib dan meninggalkan area Gedung DPR\/MPR setelah diguyur hujan lebat yang melanda wilayah Jakarta.<\/p>\n<p>Pantauan di lokasi, hingga saat ini tak ada satupun massa yang masih tersisa di depan Gedung DPR\/MPR.<\/p>\n<p>Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Gedung DPR\/MPR, kembali dibuka setelah sempat ditutup.<\/p>\n<p>Sebelumnya, aparat Kepolisan sempat menutup Jalan Gatot Subroto arah Gedung DPR\/MPR, karena ada demo dari sejumlah massa.<\/p>\n<p>Polisi pun melakukan rekayasa lalu lintas, yakni kendaraan dari arah Semanggi dialihkan melewati jalur bus TransJakarta atau busway.<\/p>\n<p>Adapun pada HTN 2024 ini Gerakan Rakyat Lawan Perampasan Tanah membawa 10 tuntutan yakni:<\/p>\n<p>1. Reforma Agraria Sejati-Redistribusi tanah bagi petani, buruh tani, dan perempuan petani, serta jaminan negara atas modal, pendidikan, teknologi, benih, dan pasar yang berkeadilan.<\/p>\n<p>2. Reformasi Kelembagaan-Pembentukan Dewan Pertimbangan Reforma Agraria Nasional yang dipimpin oleh Presiden dengan melibatkan Organisasi Rakyat.<\/p>\n<p>3. Pencabutan Regulasi Anti Petani-Pencabutan UU Cipta Kerja dan regulasi turunannya yang dianggap merugikan petani dan mengancam pelaksanaan Reforma Agraria.<\/p>\n<p>4. RUU Reforma Agraria dan RUU Masyarakat Adat-Menyusun dan mengesahkan RUU sebagai landasan hukum pelaksanaan redistribusi tanah dan penyelesaian konflik agraria.<\/p>\n<p>5. Pengusutan Mafia Tanah-Penindakan terhadap penyalahgunaan wewenang dan mafia tanah yang merugikan petani dan rakyat.<\/p>\n<p>6. Penghentian Mafia Impor Pangan-Menghukum mafia impor pangan yang menghancurkan produksi lokal dan melemahkan kedaulatan pangan.<\/p>\n<p>7. Pembubaran Badan Bank Tanah-Pembubaran badan yang dianggap merampas tanah rakyat dan menyelewengkan tujuan Reforma Agraria.<\/p>\n<p>8. Kebebasan bagi Petani dan Aktivis Agraria-Pembebasan petani, nelayan, dan aktivis agraria yang dipenjara karena memperjuangkan hak atas tanah.<\/p>\n<p>9. Perlindungan Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil-Melindungi nelayan dan lingkungan dari ancaman investasi yang merusak wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.<\/p>\n<p>10. Penghentian Food Estate-Menghentikan program food estate dan mengedepankan pembangunan berbasis pertanian pangan alami dan ekologis<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/diguyur-hujan-lebat-ribuan-demonstran.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Ribuan massa yang menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Tani Nasional (HTN) 2024 di depan Gedung DPR\/MPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, pada Selasa (24\/9) siang, membubarkan diri. Mereka membubarkan diri secara tertib dan meninggalkan area Gedung DPR\/MPR setelah diguyur hujan lebat yang melanda wilayah Jakarta. Pantauan di lokasi, hingga saat ini tak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":387956,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,1420,274908],"series":[],"class_list":["post-387955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/387955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=387955"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/387955\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/387956"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=387955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=387955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=387955"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=387955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}