{"id":389052,"date":"2024-09-28T18:08:00","date_gmt":"2024-09-28T11:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/28\/diskusi-kebangsaan-dibubarkan-paksa-oleh-otk-din-syamsuddin-penjelmaan-perilaku-rezim\/"},"modified":"2024-09-28T18:53:16","modified_gmt":"2024-09-28T11:53:16","slug":"diskusi-kebangsaan-dibubarkan-paksa-oleh-otk-din-syamsuddin-penjelmaan-perilaku-rezim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/28\/diskusi-kebangsaan-dibubarkan-paksa-oleh-otk-din-syamsuddin-penjelmaan-perilaku-rezim\/","title":{"rendered":"Diskusi Kebangsaan Dibubarkan Paksa oleh OTK, Din Syamsuddin: Penjelmaan Perilaku Rezim"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional yang digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (28\/9\/2024) pagi dibubarkan sekelompok orang tak dikenal. Mereka melakukan aksi anarkisme sambil berteriak-teriak.<\/p>\n<p>Berdasarkan rekaman video yang beredar, massa yang sebelumnya melakukan aksi demonstrasi di depan hotel itu tiba-tiba masuk ke dalam ruangan tempat berlangsungnya acara.<\/p>\n<p>Mereka membubarkan peserta diskusi yang dihadiri tokoh seperti Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Refli Harun,\u00a0 Muhammad Said Didu, Jend Sunarko, hingga aktivis, Faisal Assegaf.<\/p>\n<p>Orang-orang tak dikenal itu, yang sebagian besar menutup wajahnya dengan masker\u00a0 terlihat mencabut spanduk acara dan atribut lainnya yang ada di podium diskusi.<\/p>\n<p>\u201cSungguh memalukan, kalau ada kata bahasa Indonesia yang lebih keras lagi, bisa kita ungkapkan. Bagi saya ini adalah penjelmaan dari perilaku rezim yang memang cenderung berbuat kejahatan,\u201d tegas Din Syamsuddin dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Refly Harun.<\/p>\n<p>\u201cApa yang terjadi tadi adalah kejahatan demokrasi. Kita membiarkan mereka berorasi sebagai manifestasi demokrasi, tapi ketika mereka masuk dan merusak, ini adalah anarkisme,\u201d lanjut Din Syamsuddin.<\/p>\n<p>Din Syamsuddin menilai kejadian tersebut tidak hanya memalukan, tetapi mengganggu dan merusak kehidupan dan kebangsaan.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan hanya memalukan, tapi juga mengganggu dan merusak kehidupan kebangsaan dan kenegaraan kita. Terus terang ini tidak bisa dilepaskan dari perilaku rezim yang memang anarkis kepada rakyatnya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti aparat kepolisian yang diam saja. \u201cPolisi, mohon maaf saya ingin katakan terus terang tidak berfungsi sebagai pelindung dan pengayom rakyat, sebagaimana yang menjadi slogan. Ternyata diam saja. Saya sungguh protes keras polisi yang berdiam diri bahkan membiarkan aksi-aksi anariksme,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam jumpa pers itu, para tokoh meminta Presiden Terpilih <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> tidak diam saja melihat tindakan primitif ini. Selain itu, mereka juga akan melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/diskusi-kebangsaan-dibubarkan-paksa.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional yang digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (28\/9\/2024) pagi dibubarkan sekelompok orang tak dikenal. Mereka melakukan aksi anarkisme sambil berteriak-teriak. Berdasarkan rekaman video yang beredar, massa yang sebelumnya melakukan aksi demonstrasi di depan hotel itu tiba-tiba masuk ke dalam ruangan tempat berlangsungnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":389053,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[316442,316443,68,1420,30534,274908],"series":[],"class_list":["post-389052","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-diskusi-kebangsaan","tag-diskusi-kebangsaan-dibubarkan-paksa","tag-headline","tag-peristiwa","tag-din-syamsuddin","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/389052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=389052"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/389052\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/389053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=389052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=389052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=389052"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=389052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}