{"id":389148,"date":"2024-09-29T07:22:00","date_gmt":"2024-09-29T00:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/29\/ada-korban-terluka-saat-otk-buat-onar-dan-bubarkan-paksa-diskusi-di-jakarta-selatan-polisi-tunggu-laporan\/"},"modified":"2024-09-29T07:25:16","modified_gmt":"2024-09-29T00:25:16","slug":"ada-korban-terluka-saat-otk-buat-onar-dan-bubarkan-paksa-diskusi-di-jakarta-selatan-polisi-tunggu-laporan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/29\/ada-korban-terluka-saat-otk-buat-onar-dan-bubarkan-paksa-diskusi-di-jakarta-selatan-polisi-tunggu-laporan\/","title":{"rendered":"Ada Korban Terluka saat OTK Buat Onar dan Bubarkan Paksa Diskusi di Jakarta Selatan, Polisi Tunggu Laporan"},"content":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Polres Metro Jakarta Selatan tengah memburu sejumlah kelompok orang tak dikenal (OTK) yang didapati berbuat aski premanisme hingag pembubaran paksa kegiatan diskusi Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang pada Sabtu (28\/9\/2024).<\/p>\n<p>Kapolsek Mampang, Kompol Edy Purwanto menjelaskan awal mula kronologi aksi premanisme sekaligus pembubaran diskusi tersebut.<\/p>\n<p>Saat itu pihaknya tengah melakukan pengamanan aksi unjuk rasa (unras) oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Aliansi Cinta Tanah Air saat diskusi tersebut berlangsung.<\/p>\n<p>\u201cKronoligisnya pada Sabtu hari ini kami dari Polsek Mampang Prapatan mendapatkan perintah dari pimpinan untuk melaksanakan pengamanan kegiatan unras dari Aliansi Cinta Tanah Air, kami melaksanakan pengarahan pukul 08, lalu pukul 09 Aliansi Cinta Tanah Air Ini datang melakukan orasi di Gerbang Pintu Grand Kemang bagian depan,\u201d kata Edy kepada awak media, Jakarta, Minggu (29\/9\/2024).<\/p>\n<p>Edy menjelaskan saat itu petugas tengah tengah fokus melakukan pengamanan aksi unjuk rasa hyang bertepatan dengan lokasi kegiatan diskusi berlangsung.<\/p>\n<p>Namu, saat itu pula pihaknya terkejut adanya sekelompok orang lainnya yang tiba-tiba masuk ke ruang diskusi dan berbuat onar hingga pembubaran paksa.<\/p>\n<p>\u201cSaat kami fokus pengamanan kegiatan unras di depan, tiba-tiba kami mendapatkan informasi ada sekelompok orang tak dikenal masuk lewat gerbang pintu belakang,\u201d kata Edy.<\/p>\n<p>\u201cMassa yang melakukan pengerusakan itu masuk, kami tidak tahu karena memang kegiatan di dalam juga apa kami tak tahu karena tak ada pemberitahuan ke Polsek atau Polres terkait kegiatan,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Edy pun mengaku tak dapat berbuat banyak saat mengetahui adanya aksi pengrusakan dan pembubaran diskusi oleh kelompok OTK itu.<\/p>\n<p>Kendati demikian, edy mengaku mendapat laporan jika ada korban luka akibat adanya kasi pengrusakan disertai pembubaran paksa diskusi yang berlangsung di kawasan Kemang tersebut.<\/p>\n<p>\u201cInformasi ada yang kena pukul tapi anggota kami yang di Grand kemang agar segera melaporkan ke sini, tapi lukanya seperti apa kami belum tahu,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Adapun ia mengaku tengah melakukan koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan dalam mengungkap aksi pengrusakan dan pembubaran paksa kegiatan diskusi tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini kami bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan akan melakukan pengembangan dan penyelidikan pada pelaku pengerusakan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal mengkonfirmasi adanya aksi sekelompok OTK yang membubarkan kegiatann diskusi di Hotel Grand Kemang tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya kepolisian telah mengantongi identitas aksi premanisme dan pembubaran kegiatan diskusi tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSudah kita identifikasi dan ketahui nama-nama pelakunya, ada 10 orang,\u201d kata Ade Rahmat kepada awak media dikutip Minggu (29\/9\/2024).<\/p>\n<p>Ade memastikan kepolisian saat ini tengah memburu para pelaku yang melakukan aksi pengrusakan dan pembubaran diskusi tersebut.<\/p>\n<p>Ade pun memastikan akan menjerat hukum kepada para pelaku pengrusakan dan pembubaran kegiatan diskusi itu.<\/p>\n<p>\u201cAkan segera kita tangkap dan proses hukum,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Diketahui, kegiatan diskusi oelh FAT itu turut menghadirkan pembicara Din Syamsudin, Refly Harun, Said Didu, Marwan Batubara, Rizal Fadhilah, Sunarko.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/ada-korban-terluka-saat-otk-buat-onar.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Polres Metro Jakarta Selatan tengah memburu sejumlah kelompok orang tak dikenal (OTK) yang didapati berbuat aski premanisme hingag pembubaran paksa kegiatan diskusi Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang pada Sabtu (28\/9\/2024). Kapolsek Mampang, Kompol Edy Purwanto menjelaskan awal mula kronologi aksi premanisme sekaligus pembubaran diskusi tersebut. Saat itu pihaknya tengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":389149,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-389148","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/389148","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=389148"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/389148\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/389149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=389148"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=389148"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=389148"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=389148"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}