{"id":389519,"date":"2024-09-30T14:11:00","date_gmt":"2024-09-30T07:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/30\/detik-detik-siswa-smp-tewas-usai-dihukum-squat-jump-100-kali-makam-korban-akan-dibongkar\/"},"modified":"2024-09-30T21:10:23","modified_gmt":"2024-09-30T14:10:23","slug":"detik-detik-siswa-smp-tewas-usai-dihukum-squat-jump-100-kali-makam-korban-akan-dibongkar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/09\/30\/detik-detik-siswa-smp-tewas-usai-dihukum-squat-jump-100-kali-makam-korban-akan-dibongkar\/","title":{"rendered":"Detik-detik Siswa SMP Tewas usai Dihukum Squat Jump 100 kali, Makam Korban akan Dibongkar"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Seorang siswa SMP di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara berinisial RSS (14) meninggal usai mendapat hukuman squat jump 100 kali di sekolah.<\/p>\n<p>RSS dihukum gurunya pada Kamis (19\/8\/2024) dan sempat dilarikan ke rumah sakit.<\/p>\n<p>Kondisi fisik RSS terus melemah sehingga dinyatakan meninggal pada Kamis (26\/9\/2024).<\/p>\n<p>Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, menyatakan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.<\/p>\n<p>Sejumlah saksi telah diperiksa mulai keluarga, teman hingga guru berinisial SW yang menghukum korban.<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu, kami sedang berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses ekshumasi,&#8221; paparnya, Senin (30\/9\/2024).<\/p>\n<p>Ibu korban, Yuliana mengaku sudah melaporkan kematian anaknya ke kepolisian.<\/p>\n<p>Awalnya, keluarga menolak autopsi namun untuk proses penyelidikan keluarga menyerahkan ke kuasa hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang saya siap kalau autopsi itu harus dilakukan,&#8221; ucapnya, Sabtu (28\/9\/2024), dikutip dari TribunMedan.com.<\/p>\n<p>Menurutnya, hukuman squat jump yang diberikan oknum guru SW tidak manusiawi.<\/p>\n<p>&#8220;Sampai sekarang dia (SW) belum ada menemui dan minta maaf. Cuma orang dari sekolah yang datang untuk berduka. Saya gak kenal sama gurunya itu,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Diketahui, korban tewas seminggu setelah mendapat hukuman squat jump 100 kali.<\/p>\n<p>Diduga korban dihukum SW karena tidak bisa menghafal Al-Kitab.<\/p>\n<p>Sehari setelah dihukum, korban langsung demam tinggi dan dibawa ke klinik.<\/p>\n<p>&#8220;Hari Kamis di hukum guru dia mengeluh kakinya sakit. Hari Jumat dia demam panas tinggi, baru hari Sabtu dia gak sekolah lagi karena kesakitan.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Saya bawa dia berobat, tapi tidak sembuh juga, dia terus mengeluh kesakitan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Kondisi korban terus memburuk sehingga dirujuk ke RS Sembiring Delitua.<\/p>\n<p>Korban dinyatakan meninggal di rumah sakit pada Kamis (26\/9\/2024) pukul 06.30 WIB<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/09\/detik-detik-siswa-smp-tewas-usai.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Seorang siswa SMP di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara berinisial RSS (14) meninggal usai mendapat hukuman squat jump 100 kali di sekolah. RSS dihukum gurunya pada Kamis (19\/8\/2024) dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Kondisi fisik RSS terus melemah sehingga dinyatakan meninggal pada Kamis (26\/9\/2024). Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":389520,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,1420,13870,270054,274908,316535],"series":[],"class_list":["post-389519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-tewas","tag-siswa-smp","tag-berita","tag-squad-jump"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/389519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=389519"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/389519\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/389520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=389519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=389519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=389519"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=389519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}