{"id":390794,"date":"2024-10-07T09:06:00","date_gmt":"2024-10-07T02:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/07\/janji-rp500-juta-per-desa-paslon-iqbal-dinda-dinilai-tak-realistis\/"},"modified":"2024-10-07T09:20:12","modified_gmt":"2024-10-07T02:20:12","slug":"janji-rp500-juta-per-desa-paslon-iqbal-dinda-dinilai-tak-realistis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/07\/janji-rp500-juta-per-desa-paslon-iqbal-dinda-dinilai-tak-realistis\/","title":{"rendered":"Janji Rp500 Juta per Desa, Paslon Iqbal-Dinda Dinilai Tak Realistis"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Iming-iming janji dana desa Rp300 juta sampai Rp500 juta dalam visi misi program unggulan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri atau Iqbal-Dinda jika terpilih di pilkada 2024 dinilai tidak realistis.\u00a0<\/p>\n<p>Ketua Partai Ummat NTB, Yuliadin menilai program tersebut merupakan program cocokologi terhadap program ADD yang saat sekarang dianggap berhasil, tidak mendidik dan dianggap tidak rasional dengan kondisi fiskal daerah. &#8220;Inikan program cocokologi, tidak mendidik dan tidak realistis.\u00a0<\/p>\n<p>Mestinya mereka melihat prioritas program yang ada di RPJM daerah. Jangan sampai program ini hanya menghambur-hamburkan APBD kita yang sekarang masih dalam kondisi belum stabil ini,&#8221; ujar Yuliadin dalam keterangannya mengutip Antara pada Senin (6\/10\/2024).\u00a0<\/p>\n<p>Mantan Ketua DPRD Kabupaten Dompu ini, mengatakan keberadaan desa atau kelurahan sebagai basis kekuatan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> di era pilkada langsung ini menjadi kian seksi untuk menjadi bahan dalam penyusunan visi, misi dan program dari setiap pasangan calon kepala daerah.\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, Juru Bicara Utama Pasangan Iqbal-Dinda, Adhar Hakim mengatakan bantuan hibah sebesar Rp300 sampai Rp500 juta untuk diberikan kepada desa\/kelurahan ini tertuang dalam visi misi 10 program unggulan pasangan Iqbal-Dinda, yakni desa berdaya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Apakah bantuan program itu mampu di anggarkan di APBD?. Jawabnya, bisa,&#8221; uhar Adhar Hakim didampingi Ketua Tim Pasangan Iqbal-Dinda Anis Mujahid Akbar.\u00a0<\/p>\n<p>Bila melihat kemampuan fiskal daerah yang saat ini mencapai Rp6,1 triliun menurutnya pemberian dana hibah itu bisa diwujudkan oleh pasangan Iqbal-Dinda. &#8220;Kalau di hitung-hitung APBD NTB Rp6,1 triliun terus dana Rp500 juta dikalikan 1.140 desa\/kelurahan total dananya Rp570 miliar.\u00a0<\/p>\n<p>Artinya, angka itu masih bisa ditanggulangi dengan kapasitas APBD kita,&#8221; jelasnya.\u00a0<\/p>\n<p>Namun demikian Adhar Hakim, dalam pemberian dana hibah ini, pasangan Iqbal-Dinda tidak akan tergantung pada APBD semata, melainkan akan menarik dana-dana lain dari pemerintah pusat.\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0Mengingat, Iqbal sendiri merupakan kader Gerindra dan linier programnya dengan pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>-Gibran. &#8220;Pak Iqbal ini kader Gerindra.\u00a0<\/p>\n<p>Ruang penyamaan persepsi pembangunan akan kami jelaskan dengan pemerintah pusat, sehingga ide dalam bentuk hibah dan program itu bukan sesuatu yang sulit dilakukan jika Iqbal-Dinda terpilih,&#8221; terang Adhar Hakim.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu menurutnya dalam konteks regulasi di Kemendagri, pemberian dana hibah ini justru memberikan ruang bagi pemerintah daerah dalam membuat konsep seperti itu, sehingga tidak ada persoalan. &#8220;Kita buat desain desk kemantapan provinsi dan kabupaten kota.\u00a0<\/p>\n<p>Kami masuk dalam ruang pembiayaan lain dan itu bisa dan kami mendesain-nya dalam ruang yang hati-hati. Dan ini juga tidak akan tumpang tindih dengan program Dana Desa atau Anggaran Dana Desa (ADD),&#8221; bebernya.\u00a0<\/p>\n<p>Meski begitu mantan Ketua Ombudsman NTB dua periode ini, menyatakan alokasi anggaran hibah ini tidak diberikan sekaligus dalam satu tahun, melainkan disalurkan secara bertahap. &#8220;Jadi hibah anggaran ini tidak sekaligus, tapi bertahap,&#8221; tutupnya<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/10\/janji-rp500-juta-per-desa-paslon-iqbal.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Iming-iming janji dana desa Rp300 juta sampai Rp500 juta dalam visi misi program unggulan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri atau Iqbal-Dinda jika terpilih di pilkada 2024 dinilai tidak realistis.\u00a0 Ketua Partai Ummat NTB, Yuliadin menilai program tersebut merupakan program cocokologi terhadap program ADD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":390795,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,1420,274908],"series":[],"class_list":["post-390794","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/390794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=390794"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/390794\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/390795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=390794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=390794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=390794"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=390794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}