{"id":391005,"date":"2024-10-10T08:45:00","date_gmt":"2024-10-10T01:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/10\/burung-jadi-petunjuk-naomi-selamat-usai-tersesat-di-gunung-slamet-burung-itu-bahkan-menunggu-saya\/"},"modified":"2024-10-10T09:17:25","modified_gmt":"2024-10-10T02:17:25","slug":"burung-jadi-petunjuk-naomi-daviola-selamat-saat-tersesat-di-gunung-slamet-burung-itu-bahkan-menunggu-saya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/10\/burung-jadi-petunjuk-naomi-daviola-selamat-saat-tersesat-di-gunung-slamet-burung-itu-bahkan-menunggu-saya\/","title":{"rendered":"Burung Jadi Petunjuk, Naomi Daviola Selamat saat Tersesat di Gunung Slamet: Burung Itu Bahkan Menunggu Saya"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; <a title=\"Naomi Daviola\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/naomi-daviola\/\">Naomi Daviola<\/a> (17), siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Kota Semarang, Jawa Tengah, ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang di <a title=\"Gunung Slamet\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gunung-slamet\/\">Gunung Slamet<\/a>.<\/p>\n<p>Naomi ditemukan dalam kondisi lemas di jalur pos 7 Gunung Slamet, Selasa (8\/10\/2024).<\/p>\n<p>Kini, Naomi telah kembali ke rumahnya di Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.<\/p>\n<p>Seperti dikutip dari laman <em>TribunJateng.com<\/em>, Naomi menceritakan pengalaman mencekamnya tersesat di Gunung Slamet.<\/p>\n<p>Naomi mengaku berhasil selamat dari Gunung Slamet setelah mengikuti burung.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, berangkat mendaki ke Gunung Slamet dari ajakan kegiatan TikTok.<\/p>\n<p>Naomi kemudian meninggalkan Semarang dan bertolak ke Gunung Slamet pada Sabtu (5\/10\/2024).<\/p>\n<p>Menurutnya, ini pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan yang diorganisir melalui media sosial.<\/p>\n<p>Sebab, lanjut Naomi, biasanya ia mendaki bersama teman sekolahnya.<\/p>\n<p>Naomi menjelaskan, mulanya perjalanan pendakian ke Gunung Slamet berjalan lancar.<\/p>\n<p>Namun, situasi berubah ketika ia turun dari gunung.<\/p>\n<p>Naomi menuturkan, ia merasa ditinggalkan oleh rombongannya, yang awalnya terdiri dari tujuh orang.<\/p>\n<p>&#8220;Tiga orang dari rombongan kami turun duluan. Saya berada di tengah.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Tapi ketika melihat ke belakang, dua orang yang semula ada di sana tiba-tiba hilang,&#8221; ungkapnya, Rabu (9\/10\/2024).<\/p>\n<p>Naomi mendapati jalur yang ia lalui saat turun terasa berbeda.<\/p>\n<p>Ia tak melewati Pos Plawangan seperti yang dilalui saat naik.<\/p>\n<p>Dirinya justru berakhir di dalam hutan.<\/p>\n<p>Selama tersesat, Naomi mengikuti pergerakan burung yang seolah memandu jalannya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau burungnya naik, saya ikut naik. Kalau turun, saya ikut turun.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Burung itu bahkan berhenti menunggu saya jika saya berdiam diri,&#8221; urainya.<\/p>\n<p>Pada Selasa pagi, lanjut Naomi, burung itu kembali muncul.<\/p>\n<p>Naomi kembali mengikuti burung itu dan berakhir di pinggir jurang di Gunung Slamet.<\/p>\n<p>Ketika itu, Naomi mendengar seseorang memanggil namanya.<\/p>\n<p>Kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB, Tim SAR akhirnya menemukan remaja tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Begitu melihat petugas SAR berbaju oranye, saya langsung berteriak minta tolong,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Selama tersesat, Naomi bertahan hidup dengan bekal roti sobek.<\/p>\n<p>Untuk minun, ia mengandalkan sumber mata air yang ada di hutan.<\/p>\n<p>Dari kejadian ini, Naomi mengaku menyesal.<\/p>\n<p>Pasalnya, ia tak memberi tahu orang tuanya soal dirinya yang akan mendaki Gunung Slamet.<\/p>\n<p>&#8220;Saya masih ingin mendaki gunung, tapi mungkin tidak akan diizinkan orang tua lagi,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<h4>Bolos PKL<\/h4>\n<p>Selain tak memberitahui orang tuanya, Naomi juga tak izin kepada pihak sekolah saat melakukan pendakian ke Gunung Slamet.<\/p>\n<p>Padahal, saat ini Naomi sedang menempuh program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sebuah perusahaan kereta di Kota Semarang.<\/p>\n<p>&#8220;Kita baru tahu Senin kemarin saat kita monitoring kehadiran,&#8221; kata Kepala SMK 3 Kota Semarang, Harti, saat ditemui di kantornya, Selasa, dilansir Kompas.com.<\/p>\n<p>Setelah melakukan monitoring, pihak sekolah menerima informasi dari perusahaan tempat Naomi PKL, ia tidak masuk tanpa keterangan.<\/p>\n<p>&#8220;Ternyata anak ini tidak masuk tanpa keterangan. Untuk itu, sekolah berkoordinasi dengan tempat PKL,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Mengetahui Naomi tidak hadir di PKL tanpa keterangan, pihak sekolah lantas menghubungi keluarga.<\/p>\n<p>&#8220;Dari keluarga diketahui Mbak Naomi ini izin mau kegiatan di luar, tapi untunglah kita konfirmasi ke orang tua,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Sementara, informasi soal pendakian Naomi di Gunung Slamet, diperoleh setelah pihak sekolah menghubungi teman-teman yang juga mengikuti PKL di perusahaan kereta tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Dari situ didapati informasi Mbak Naomi mau open trip mendaki ke Gunung Slamet,&#8221; urainya.<\/p>\n<h4>Kronologi Naomi Hilang<\/h4>\n<p>Camat Karangreja, Supriyanti, mengatakan Naomi berangkat bersama rombongan pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p>\n<p>Naomi dan rombongan melakukan pendakian melalui jalur Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.<\/p>\n<p>Kemudian, kembali lagi ke Basecamp Bambangan, Minggu (6\/10\/2024) sekitar pukul 21.24 WIB, melansir TribunBanyumas.com.<\/p>\n<p>Pada Senin (7\/10\/2024) pukul 11.00 WIB, ketua rombongan melapor kepada pihak basecamp, ada satu anggotanya hilang.<\/p>\n<p>&#8220;Atas laporan tersebut TIM SAR Bambang sejumlah 9 orang naik melaksanakan pencarian,&#8221; katanya, Selasa.<\/p>\n<p>Pencarian sempat difokuskan di Pos 7, karena ada informasi dari pendaki rombongan lain mendengar suara minta tolong di Pos 7.<\/p>\n<p>Benar saja, Naomi akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di jalur 7.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/10\/burung-jadi-petunjuk-naomi-selamat-usai.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Naomi Daviola (17), siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Kota Semarang, Jawa Tengah, ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang di Gunung Slamet.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":391012,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[1420,274908,292078,316835],"series":[],"class_list":["post-391005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-peristiwa","tag-berita","tag-gunung-slamet","tag-naomi-daviola"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/391005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=391005"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/391005\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/391012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=391005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=391005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=391005"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=391005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}