{"id":39137,"date":"2022-06-15T05:00:56","date_gmt":"2022-06-14T22:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/06\/15\/amitabh-bachchan-kehilangan-kesabaran-selepas-diwawancara-tentang-perselingkuhannya-dengan-rekha\/"},"modified":"2022-06-15T05:22:24","modified_gmt":"2022-06-14T22:22:24","slug":"amitabh-bachchan-kehilangan-kesabaran-selepas-diwawancara-tentang-perselingkuhannya-dengan-rekha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/06\/15\/amitabh-bachchan-kehilangan-kesabaran-selepas-diwawancara-tentang-perselingkuhannya-dengan-rekha\/","title":{"rendered":"Amitabh Bachchan Kehilangan Kesabaran Selepas Diwawancara Tentang Perselingkuhannya dengan Rekha"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<p><strong>BANDA ACEH<\/strong>\u00a0&#8211;\u00a0Kalau melihat Jaya Bachchan kehilangan kesabaran, marah-marah di depann media sudah sering. Tapi Amitabh Bachchan, dia selalu terlihat tenang, kalem, dalam setiap kesempatan wawancar dengan media. Tapi rupanya, ada juga lho momen dimana Big B\u2014sapaan akrabnya\u2014lepas kontrol juga, dalam sebuah wawancara. Karena pertanyaan yang sensitive, akihrnya di satu momen Big B jadi naik tempramennya.\u00a0<\/p>\n<p>Momen ini diungkapkan oleh Jurnalis Karan Thapar di bukunya, Devil\u2019s Advocate: The Untold Story. Salah satu yang ditulisnya adalah ketika Amitabh kehilangan kesabaran akan istrinya, Jaya, setelah wawancara.\u00a0<\/p>\n<p>Kejadian ini terjadi di tahun 1992. Karan Thapar saat itu mewawancarai Amitabh dan Jaya di kediaman mereka di Pratiksha, bersamaan dengan ulang tahun Amitabh ke-50. Semuanya berlangsung dengan mulus awalnya, hingga sampai pada pertanyaan yang agak personal dan berbahaya. Sebenarnya, menjawab pertanyaan ini pun Amitabh masih cool. Tapi begitu wawancara selesai, emosinya baru naik.\u00a0&#13;<br \/>\n\u201cBanyak kisah yang beredar melalui pemberitaan-pemberitaan tentang hubungan mu dengan beberapa aktris. Setelah menikah, apakah Anda pernah selingkuh dengan wanita lain?\u201d tanya sang jurnalis, dilansir dari Bollywood Shaadish.\u00a0<\/p>\n<p>Dengan ekspresi wajah yang datar, Big B menjawab, \u201cTidak. Tidak pernah.\u201d Lalu Karan Thapar melanjutkan pertanyaannya lagi, \u201cBeberapa sumber mengatakan Anda pernah punya hubungan dengan Parveen Babi. Apakah kisah ini benar?\u201d<\/p>\n<p>Bachchan langsung mejawab, \u201cTidak. Saya juga membaca hal ini. Itu semua tidak benar. Tapi saya tidak bisa menghenikan majalah, tabloid, menulis hal-hal seperti ini.\u201d Karan tak berhenti sampai di sini, malah melanjutkan ke bagian yang lebih berbahaya, isu yang semua orang bicarakan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cBagaimana dengan Rekha?\u201d Suara Big B terdengar berat dan dalam. Ia menjawab, \u201cTidak, bahkan tidak dengan dia (Rekha).\u201d Lalu Big B diam. \u00a0Melihat Big B langsung membuat pagar dan membatasi diri, Karan beralih ke Jaya Bachchan, yang duduk tepat di sebelah Big B. Karan menanyakan, apakah Jaya mempercayai jawaban Big B?<\/p>\n<p>\u201cSaya selalu percaya pada suami saya,\u201d ucap Jaya.\u00a0&#13;<br \/>\n\u201cApakah Anda yakin, atau Anda mengatakan ini karena dia saat ini duduk di sebelahmu? Tanya Karan lagi. Jaya tersenyum dan menjawab. \u201cYa, saya yakin. Kenapa saya tidak harus yakin akan hal ini?\u201d<\/p>\n<p>Karan langsung mengubah topik dan beralih ke pertanyaan lainnya. Selepas wawancara, Amitabh dan Jaya mengajak Karan dan timnya makan siang. Lalu terjadi sesuatu, terlihat mood Amitabh tidak baik. Ia menahan, tapi seperti tak bisa menahannya lagi. Sayangnya, yang kena cipratan emosi Amitabh adalah istrinya.\u00a0<\/p>\n<p>Saat itu Jaya bertanya pada Amitabh, apakah ia mau makan nasi. Dengan nada yang kurang enak, Amitabh menjawabnya, \u201cKau tahu saya tidak pernah makan nasi. Kenapa kamu menawarkan hal yang tidak pernah saya lakukan?\u201d<\/p>\n<p>Jaya menjelaskan, \u201cSaya hanya menanyakannya, karena belum ada rotis. Belum jadi.\u201d&#13;<br \/>\n\u201cSaya akan mengecek lagi rotisnya. Tapi kenapa kamu nggak makan nasi sedikit dulu?\u201d ucap Jaya lagi.\u00a0&#13;<br \/>\nTiba-tiba Amitabh meledak. \u201cHentikan. Saya sudah bilang saya tidak mau nasi dan saya tidak masalah menunggu rotis. Apakah kamu bisa mengerti itu? Ada apa denganmu? Kenapa kamu tidak bisa mendengarkan apa yang saya katakana?\u201d ucap Amitabh.\u00a0<\/p>\n<p>Tak lama Rotis datang. Amitabh mengambil Rotisnya. Tapi bagi yang lain, terlanjur kehilangan selera makan, karena hardikan Amitabh tadi pada istrinya.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.tabloidbintang.com\/asia\/bollywood\/read\/174700\/amitabh-bachchan-kehilangan-kesabaran-selepas-diwawancara-tentang-perselingkuhannya-dengan-rekha\">Tabloidbintang <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0&#8211;\u00a0Kalau melihat Jaya Bachchan kehilangan kesabaran, marah-marah di depann media sudah sering. Tapi Amitabh Bachchan, dia selalu terlihat tenang, kalem, dalam setiap kesempatan wawancar dengan media. Tapi rupanya, ada juga lho momen dimana Big B\u2014sapaan akrabnya\u2014lepas kontrol juga, dalam sebuah wawancara. Karena pertanyaan yang sensitive, akihrnya di satu momen Big B jadi naik tempramennya.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39138,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[38620,38621],"series":[],"class_list":["post-39137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-amitabh-bachchan","tag-amitabh-bachan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/39137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=39137"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/39137\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/39138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=39137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=39137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=39137"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=39137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}