{"id":391417,"date":"2024-10-13T07:45:00","date_gmt":"2024-10-13T00:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/13\/warning-anggaran-pertahanan-era-jokowi-terus-menurun\/"},"modified":"2024-10-13T08:50:04","modified_gmt":"2024-10-13T01:50:04","slug":"warning-anggaran-pertahanan-era-jokowi-terus-menurun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/13\/warning-anggaran-pertahanan-era-jokowi-terus-menurun\/","title":{"rendered":"Warning! Anggaran Pertahanan Era Jokowi Terus Menurun"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Pembangunan kekuatan pertahanan di era Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) ternyata mengalami pelemahan dari era sebelumnya.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan peneliti senior Lab 45 Andi Widjajanto dalam podcast bersama Akbar Faizal, dikutip dari kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Sabtu 12 Oktober 2024.<\/p>\n<p>\u201cKalau untuk poin pertama, modernisasi Alutsista, itu mau tidak mau kita harus melihat alokasi anggaran yang diberikan kepada pertahanan, terutama untuk pengadaan senjata baru. Rule of thumb-nya, jika satu negara itu ingin melakukan modernisasi plus, dalam artian dia harus mengganti yang tua dan membeli yang baru, maka minimal 1,5 persen dari PDB harus dialokasikan ke anggaran (pertahanan). Kalau dia (hanya) antara 0,7 sampai 1 persen, maka pada dasarnya dia cuma maintenance (perawatan),\u201d jelas Andi.<\/p>\n<p>Saat ini anggaran pertahanan Indonesia berkutat antara 0,6-0,7 persen dari PDB. Dengan demikian, Andi menyebut tren tersebut sangat berdampak pada penurunan kualitas alutsista.<\/p>\n<p>\u201cNah Indonesia dalam 10 tahun di masa Pak Jokowi menunjukkan tren yang terus menerus turun. Di bawah Pak Ryamizard sebagai menhan, di bawah Pak <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> sebagai menhan, proporsi anggaran pertahanan ke PDB tidak pernah mendekati 1 persen, apalagi 1,5 persen,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ini untuk saya sudah warning. Pada dasarnya, Indonesia tidak lagi bisa bahkan mempertahankan kekuatan yang ada, tapi cenderung melakukan reduksi,\u201d tegas mantan Gubernur Lemhanas tersebut.<\/p>\n<p>Sambung Andi, hal ini akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pemerintahan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> dengan Menhan barunya.<\/p>\n<p>\u201cPada saat nanti punya kendala beli baru, tapi juga kemudian mengatur life cycle dari alutsista-alutsista yang lama,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/10\/warning-anggaran-pertahanan-era-jokowi.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Pembangunan kekuatan pertahanan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata mengalami pelemahan dari era sebelumnya. Hal itu disampaikan peneliti senior Lab 45 Andi Widjajanto dalam podcast bersama Akbar Faizal, dikutip dari kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Sabtu 12 Oktober 2024. \u201cKalau untuk poin pertama, modernisasi Alutsista, itu mau tidak mau kita harus melihat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":391418,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,1420,274908],"series":[],"class_list":["post-391417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/391417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=391417"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/391417\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/391418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=391417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=391417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=391417"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=391417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}