{"id":393120,"date":"2024-10-20T00:36:00","date_gmt":"2024-10-19T17:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/20\/borok-bahlil-lahadalia-kini-terungkap-disertasi-s3-plagiasi-dibongkar-netizen\/"},"modified":"2024-10-20T06:45:22","modified_gmt":"2024-10-19T23:45:22","slug":"borok-bahlil-lahadalia-kini-terungkap-disertasi-s3-plagiasi-dibongkar-netizen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/20\/borok-bahlil-lahadalia-kini-terungkap-disertasi-s3-plagiasi-dibongkar-netizen\/","title":{"rendered":"Borok Bahlil Lahadalia Kini Terungkap, Disertasi S3 Plagiasi Dibongkar Netizen"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 <\/b>Kabar mengejutkan datang dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang baru saja menyelesaikan program doktor di Sekolah Kajian Stratejik dan Global-Universitas Indonesia (SKSG-UI).<\/p>\n<p>Keberhasilan Bahlil meraih gelar doktor dalam waktu singkat ini memicu kecurigaan dari masyarakat.<\/p>\n<p>Bukan karena prestasinya, melainkan karena ada dugaan bahwa perjalanan akademisnya tidak murni, bahkan disertasi yang diajukan dituduh merupakan hasil plagiasi karya mahasiswa lain.<\/p>\n<p>Bahlil, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan sebelumnya sebagai Menteri Investasi\/BKPM, tercatat sebagai mahasiswa SKSG UI pada 2022.<\/p>\n<p>Dalam waktu relatif singkat, tepatnya pada Rabu, 16 Oktober 2024, ia dinyatakan lulus dari program doktor tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini memunculkan pertanyaan besar dari publik. Pasalnya, program riset di SKSG UI umumnya memakan waktu lebih lama untuk diselesaikan oleh mahasiswanya.<\/p>\n<p>Publik mempertanyakan bagaimana mungkin seseorang dengan jabatan yang begitu padat bisa menyelesaikan program doktor dengan cepat.<\/p>\n<p>Keberhasilan Bahlil ini segera menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform X (sebelumnya Twitter).<\/p>\n<p>Dilansir dari satu akun X @IbrahimNiar, menjadi yang pertama mengungkap kecurigaan adanya plagiasi dalam disertasi Bahlil yang berjudul <i>&#8220;Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia&#8221;.<\/i><\/p>\n<p>Dengan menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme, Turnitin, @IbrahimNiar mendapati bahwa disertasi tersebut memiliki tingkat kesamaan yang sangat tinggi, mencapai 95 persen, dengan karya tulis milik mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.<\/p>\n<p>Pernyataan ini diperkuat dengan bukti yang menunjukkan bahwa disertasi Bahlil memiliki kemiripan yang signifikan dengan skripsi mahasiswa UIN tersebut, yang berjudul<\/p>\n<p><i>&#8220;Pengelolaan Nikel oleh Perusahaan Pertambangan di Indonesia&#8221;<\/i>. Akun X lainnya, seperti @sigitbagasp, ikut membantu mengkonfirmasi dugaan plagiasi ini.<\/p>\n<p>Dalam unggahannya, @sigitbagasp mengarahkan netizen untuk memeriksa karya mahasiswa UIN yang diduga dijiplak melalui tautan repository kampus UIN Syarif Hidayatullah.<\/p>\n<p>Netizen lain juga turut berpartisipasi dalam menyelidiki kasus ini.<\/p>\n<p>Salah satunya adalah @hisalbashri, yang juga melakukan pengecekan ulang menggunakan Turnitin dengan hasil yang serupa.<\/p>\n<p>Ia bahkan menyarankan agar lebih banyak pihak melakukan pengecekan ulang untuk memastikan keaslian disertasi Bahlil.<\/p>\n<p>Salah satu temuan yang mengejutkan adalah bahwa disertasi Bahlil memiliki kesamaan substansial dengan skripsi mahasiswa UIN bernama Pingki Pratiwi.<\/p>\n<p>Pingki menulis skripsi berjudul &#8220;Environmen Social Governance dalam Implementasi Pengelolaan Nikel oleh Perusahaan Pertambangan di Indonesia&#8221; sebagai syarat untuk mendapatkan gelar sarjana hukum.<\/p>\n<p>Dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi, dugaan bahwa disertasi Bahlil merupakan hasil penjiplakan menjadi semakin kuat.<\/p>\n<p>Tidak hanya memalukan bagi Bahlil secara pribadi, skandal ini juga menyeret nama besar Universitas Indonesia ke dalam pusaran kontroversi.<\/p>\n<p>UI, sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia, seharusnya memiliki sistem yang ketat untuk mencegah kecurangan akademik seperti plagiarisme.<\/p>\n<p>Namun, dalam kasus ini, publik mempertanyakan bagaimana bisa disertasi dengan tingkat kesamaan sebesar itu lolos dari pengawasan dan dapat diterima sebagai karya ilmiah yang sah.***<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/10\/borok-bahlil-lahadalia-kini-terungkap.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Kabar mengejutkan datang dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang baru saja menyelesaikan program doktor di Sekolah Kajian Stratejik dan Global-Universitas Indonesia (SKSG-UI). Keberhasilan Bahlil meraih gelar doktor dalam waktu singkat ini memicu kecurigaan dari masyarakat. Bukan karena prestasinya, melainkan karena ada dugaan bahwa perjalanan akademisnya tidak murni, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":393121,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[12981,274908,317199,317149,68,1420,317198,3111],"series":[],"class_list":["post-393120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-bahlil-lahadalia","tag-berita","tag-disertasi-s3-bhalil-plagiat","tag-gelar-doktor-bahlil-lahadalia-dari-ui","tag-headline","tag-peristiwa","tag-skandal-gelar-doktor-bahlil","tag-universitas-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/393120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=393120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/393120\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/393121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=393120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=393120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=393120"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=393120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}