{"id":393327,"date":"2024-10-20T20:50:00","date_gmt":"2024-10-20T13:50:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/20\/diduga-kerasukan-arwah-korban-kecelakaan-pesawat-sam-air-pelayat-kepala-saya-sakit-kaki-terjepit\/"},"modified":"2024-10-21T08:28:38","modified_gmt":"2024-10-21T01:28:38","slug":"diduga-kerasukan-arwah-korban-kecelakaan-pesawat-sam-air-pelayat-kepala-saya-sakit-kaki-terjepit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/20\/diduga-kerasukan-arwah-korban-kecelakaan-pesawat-sam-air-pelayat-kepala-saya-sakit-kaki-terjepit\/","title":{"rendered":"Diduga Kerasukan Arwah Korban Kecelakaan Pesawat Sam Air, Pelayat: Kepala Saya Sakit, Kaki Terjepit"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Seorang pelayat diduga kerasukan arwah mendiang Sri Meyke Male (30).<\/p>\n<p>Sri Meyke Male merupakan korban kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato.<\/p>\n<p>Pelayat bernama Lani itu tiba-tiba mengerang kesakitan. Ia berteriak terjepit di kursi pesawat.<\/p>\n<p>&#8220;Kepala saya sakit, kaki saya sakit, terjepit,&#8221; ucap Lani sembari memegang area kepala dan kakinya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, Lani juga menanyakan kabar anak-anak dari Sri Meyke.<\/p>\n<p>Suasana rumah duka seketika terdengar sahutan tangis di dalam kamar.<\/p>\n<p>Para pelayat yang datang pun terbawa suasana ketika mendengar rintihan Lani.<\/p>\n<p>Selain itu, Lani juga menitipkan pesan kepada adiknya Noval Male untuk menjaga anak-anaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Jaga ke sana anak-anak ya, kita somo tinggal ngoni (anak-anak saya dijaga ya, saya akan meninggalkan kalian),&#8221; ucap Lani dalam logat Gorontalo.<\/p>\n<p>Noval Male, adik Sri Meyke Male pun menagis tersedu-sedu.\u00a0<\/p>\n<p>Sejumlah warga pun mulai mengerumuni Lani.<\/p>\n<p>Sementara itu, para pelayat terus bertambah sejak pukul 12.00 Wita.<\/p>\n<p>Beberapa karangan bungaterpajang di depan rumah duka,\u00a0 Jl Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.<\/p>\n<p>Adapun jenazah Sri Meyke Male diberangkatkan dari RSUD Panua Pohuwato pada pukul 17.00 Wita.<\/p>\n<p>Korban rencananya dimakamkan besok pagi, Senin (21\/10\/2024).<\/p>\n<p><b>Kronologi Kejadian<\/b><\/p>\n<p>Pesawat Twin Otter milik maskapai PT Semuwa Aviasi Mandiri ini jatuh di wilayah Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20\/10\/2024) pagi Wita.<\/p>\n<p>Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang ini mengalami gangguan sesaat sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.<\/p>\n<p>Adapun kondisi pesawat hancur, di mana sayapnya terpisah dari badan.<\/p>\n<p>Pesawat ini ditemukan di kawasan tambak warga Randangan atau 500 meter dari Bandara Panua.<\/p>\n<p>Empat korban kecelakaan pesawat adalah Capt M Saefurubi A (Pilot), M Arthur Vico G (Co-Pilot), Budijanto (Engineer), dan Sri Meyke Male (penumpang).<\/p>\n<p>Semua korban kini telah dievakuasi ke Puskesmas Randangan.<\/p>\n<p>Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang ini mengalami gangguan sesaat sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.<\/p>\n<p>Adapun kondisi pesawat hancur, di mana sayapnya terpisah dari badan.<\/p>\n<p>Pesawat ini ditemukan di kawasan tambak warga Randangan atau 500 meter dari Bandara Panua<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/10\/diduga-kerasukan-arwah-korban.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Seorang pelayat diduga kerasukan arwah mendiang Sri Meyke Male (30). Sri Meyke Male merupakan korban kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato. Pelayat bernama Lani itu tiba-tiba mengerang kesakitan. Ia berteriak terjepit di kursi pesawat. &#8220;Kepala saya sakit, kaki saya sakit, terjepit,&#8221; ucap Lani sembari memegang area kepala dan kakinya. Tak hanya itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":393328,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,7416,274908,317245],"series":[],"class_list":["post-393327","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-kecelakaan-pesawat","tag-berita","tag-kecelakaan-pesawat-sam-air"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/393327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=393327"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/393327\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/393328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=393327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=393327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=393327"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=393327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}