{"id":395815,"date":"2024-10-31T23:19:00","date_gmt":"2024-10-31T16:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/31\/detik-detik-pelaku-mutilasi-gotong-mayat-sinta-handiyana-pakai-gerobak-dibantu-pria-berjaket-merah\/"},"modified":"2024-11-01T05:34:31","modified_gmt":"2024-10-31T22:34:31","slug":"detik-detik-pelaku-mutilasi-gotong-mayat-sinta-handiyana-pakai-gerobak-dibantu-pria-berjaket-merah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/10\/31\/detik-detik-pelaku-mutilasi-gotong-mayat-sinta-handiyana-pakai-gerobak-dibantu-pria-berjaket-merah\/","title":{"rendered":"Detik-detik Pelaku Mutilasi Gotong Mayat Sinta Handiyana Pakai Gerobak, Dibantu Pria Berjaket Merah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Aksi Fauzan Fahmi pelaku pembunuhan buang jasad janda anak 4 Sinta Handiyana yang mayatnya ditemukan tanpa kepala di Muara Baru, Jakarta Utara sempat terkam CCTV warga.<\/p>\n<p>Dalam rekaman CCTV Fauzan Fahmi mengenakan kaus abu-abu sambil membawa gerobak yang diduga jadi alat untuk membawa jasad Sinta Handiyana.<\/p>\n<p>Dalam gerobak itu terlihat bungkusan kardus dan karung yang berukuran cukup besar. Diduga kuat bungkusan besar itu merupakan jasad korban.<\/p>\n<p>Fauzan Fahmi tidak hanya sendiri, ia juga dibantu oleh seorang pria menggenakan jaket merah, lalu mendorong gerobak itu keluar dari gang rumahnya.<\/p>\n<p>Terekamnya aksi tukang jagal kambing yang merupakan pelaku pembunuhan sadis terhadap Sinta Handiyana juga dibenarkan oleh Ketua RT setempat.<\/p>\n<p>Dikutip Tribunjakarta.com, Ketua RT 18 RW 17 Kelurahan Penjaringan, Khusnul mengatakan, Fauzan mendorong gerobak itu dibantu seseorang yang belum diketahui identitasnya.<\/p>\n<p>Keduanya membawa gerobak berisi mayat korban ke pasar, untuk selanjutnya dipindahkan ke mobil bak terbuka.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi dari rumahnya dibawa pakai lori (gerobak), dibungkus bungkusan besar gitu. Terus dibawa lagi ke parkiran pasar, dipindahkan ke losbak,&#8221; kata Khusnul saat diwawancarai pada Kamis (31\/10\/2024).<\/p>\n<p>Khusnul mengatakan, warga setempat tak menaruh curiga pada saat Fauzan membawa bungkusan itu keluar dari rumahnya.<\/p>\n<p>Sebab, pada saat ditanya warga, Fauzan berdalih bahwa bungkusan yang dibawanya itu berisi ikan tuna, bukan mayat manusia.<\/p>\n<p>&#8220;Dia bilangnya bawa ikan, warga ya percaya saja karena dia juga kerjaannya kan broker ikan gitu. Tidak tercium bau juga,&#8221; jelas Khusnul.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\">Pelaku Ditangkap<\/h2>\n<p>Pelaku pembunuhan yang menewaskan warga Curug Kabupaten Tangerang, Sinta Handiyana akhirnya berhasil ditangkap.<\/p>\n<p>Jasad Sinta Handiyana ditemukan di Muara Baru, Jakarta Utara dengan kondisi mengenaskan tanpa kepala.<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka mutilasi sudah tertangkap,&#8221; ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Kamis (31\/10\/2024).<\/p>\n<p>Terduga pelaku pembunuhan tersebut diketahui bernama Fauzan Fahmi (FF).<\/p>\n<p>Tampak dalam foto yang diterima pelaku mengenakan kaos putih serta celana jeans.<\/p>\n<p>Pelaku berkulit sawo matang dan rambutnya tak terlalu panjang.<\/p>\n<p>Tangannya pun terikat kabel ties dan terbungkus plastik bening.<\/p>\n<p>Belum diketahui kronologi secara detail atau motif pelaku melakukan pembunuhan.<\/p>\n<p>Pasalnya, pelaku hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Polisi mengungkap ada luka bekas senjata tajam (sajam) di tubuh mayat wanita tanpa kepala inisial SH (40) yang ditemukan terbungkus karung di Muara Baru, Jakarta Utara.<\/p>\n<p>Demikian pernyataan tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Rabu (30\/10\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Ada luka senjata tajam diduga menggunakan senjata tajam berdasarkan posisi atau bekas irisannya di bagian leher,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Lalu perut jenazah membesar dan kulit arinya mengelupas di bagian perut dan jari-jari tangan,&#8221; sambung Ade Ary.<\/p>\n<p>Kemudian saat ditemukan, mayat wanita tersebut ditemukan dalam kondisi tangan terikat.<\/p>\n<p>Mayat pertama kali ditemukan dalam kondisi dibungkus dengan menggunakan busa, selimut, karung kecil, kardus, dan karung besar.<\/p>\n<p>&#8220;Saksi saudara F ini tugasnya sebagai operator di SPBU atau pom bensin Muara Baru, menghubungi Polsek kawasan Muara Baru,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah dilakukan pengecekan TKP, ditemukan ada sebuah karung besar, bungkusan karung besar. Itu didapati 1 jenazah yang diduga jenis kelaminnya adalah perempuan tanpa kepala, perkiraan usia 30-40 tahun,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Kondisi mayat wanita tersebut hanya mengenakan baju lengan panjang warna hitam, bra pink, tetapi tidak menggunakan celana.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah dilakukan langkah-langkah mengamankan TKP, kemudian terus dilakukan pencarian bagian tubuh yang lain, yaitu kepala, akhirnya jam 24.00 pada hari yang sama, itu ditemukan kepalanya,&#8221; ucap Ade Ary.<\/p>\n<p>Lokasi penemuan kepala mayat wanita yang ditemukan terbungkus karung di Muara Baru, Jakarta Utara, saling berdekatan.<\/p>\n<p>Ade Ary mengatakan bahwa kepala korban ditemukan terpisah dalam radius 600 meter.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian, bagian-bagian tubuh ini dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk diidentifikasi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/10\/detik-detik-pelaku-mutilasi-gotong.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Aksi Fauzan Fahmi pelaku pembunuhan buang jasad janda anak 4 Sinta Handiyana yang mayatnya ditemukan tanpa kepala di Muara Baru, Jakarta Utara sempat terkam CCTV warga. Dalam rekaman CCTV Fauzan Fahmi mengenakan kaus abu-abu sambil membawa gerobak yang diduga jadi alat untuk membawa jasad Sinta Handiyana. Dalam gerobak itu terlihat bungkusan kardus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":395816,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,4599,99932,1420],"series":[],"class_list":["post-395815","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kasus-pembunuhan","tag-mutilasi","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/395815","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=395815"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/395815\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/395816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=395815"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=395815"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=395815"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=395815"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}