{"id":395977,"date":"2024-11-01T14:47:00","date_gmt":"2024-11-01T07:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/01\/profil-seleb-tiktok-gunawan-sadbor-ditangkap-polisi-joget-ayam-patuk-saweran-rp700-ribu-sehari\/"},"modified":"2024-11-01T15:44:06","modified_gmt":"2024-11-01T08:44:06","slug":"profil-seleb-tiktok-gunawan-sadbor-ditangkap-polisi-joget-ayam-patuk-saweran-rp700-ribu-sehari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/01\/profil-seleb-tiktok-gunawan-sadbor-ditangkap-polisi-joget-ayam-patuk-saweran-rp700-ribu-sehari\/","title":{"rendered":"Profil Seleb Tiktok Gunawan Sadbor Ditangkap Polisi: Joget Ayam Patuk, Saweran Rp700 Ribu Sehari"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Seleb Tiktok asal Sukabumi, Jawa Barat, Gunawan alias Sadbor ditangkap polisi karena diduga mempromosikan judi online. Sadbor ditangkap polisi pada Kamis (31\/10\/2024).<\/p>\n<p>Sadbor viral karena joget ayam patuk saat live tiktok.<\/p>\n<p>Kapolres Sukabumi, AKBP Samian mengatakan Sadbor masih dalam pemeriksaan.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, kemarin diamankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan,&#8221; ujar Samian kepada Tribunjabar.id via aplikasi perpesanan, Jumat (1\/11\/2024).<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi soal kasus yang menjerat Sadbor sehingga diamankan polisi, Samian mengatakan, pihaknya akan mengumumkan kemudian, saat ini polisi pun masih melakukan pengembangan.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti akan kita release, di-spill dulu, karena masih pengembangan,&#8221; ucap Samian. (*)\u00a0<\/p>\n<p><b>Sosok Gunawan Sadbor<\/b><\/p>\n<p>Sebelum akunnya viral seperti saat ini, Gunawan ternyata pernah menjadi penjahit keliling di Jakarta.<\/p>\n<p>Saat itu, Gunawan juga sudah mulai melakukan live.<\/p>\n<p>&#8220;Saya awalnya di Jakarta jahit keliling waktu Corona (pandemi Covid-19),&#8221; ungkap Gunawan pada Kamis (24\/10\/2024), dikutip dari Kompas.com.<\/p>\n<p>&#8220;Saya coba sambil live, tak sadar tiba-tiba saldo di akun Tiktok ada beberapa dolar,&#8221; tutur Gunawan.<\/p>\n<p>Kemudian, Gunawan pun memilih berhenti menjadi penjahit keliling dan pulang ke Sukabumi.<\/p>\n<p>Pada 2020-2021, Gunawan lalu mencoba mencari penghasilan dengan live di TikTok.<\/p>\n<p>Awalnya, Gunawan hanya iseng melakukan joget sembarangan hingga akhirnya ia menemukan gerakan yang ia namakan joget &#8220;ayam patuk&#8221;.<\/p>\n<p>Lama kelamaan, Gunawan pun mulai mendapatkan banyak saweran.<\/p>\n<p>Akhirnya, dia pun mengajak teman dan tetangganya di kampung untuk ikut live dan berjoget bersama.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><b>Penghasilan Mencapai Rp700 Ribu sehari<\/b><\/p>\n<p>Gunawan mengungkapkan, dia bisa melakukan live di TikTok mulai pagi sekitar pukul 09.00 WIB hingga menjelang magrib.<\/p>\n<p>Pada malam hari, Gunawan menyerahkan live itu ke rekannya yang lain.<\/p>\n<p>Dari hasil live per hari, Gunawan bisa mendapatkan uang dari saweran sebesar Rp 400.000-Rp 700.000.<\/p>\n<p>Dia membagi hasil tersebut kepada teman-temannya yang lain.<\/p>\n<p>Selama dua tahun live Tiktok, Gunawan mengaku banyak rekannya yang terbantu hingga bisa membeli sepeda motor, merenovasi rumah, hingga membeli rumah.<\/p>\n<p><b>Tanggapan soal Mengemis Online<\/b><\/p>\n<p>Viralnya akun Sadbor yang mendapatkan banyak saweran ini kemudian menimbulkan pro dan kontra di tengah kalangan warganet.<\/p>\n<p>Gunawan mengaku, hinaan dari warganet sudah menjadi makanannya sehari-hari.<\/p>\n<p>Dia juga selalu mewanti-wanti rekannya untuk kuat dari hinaan demi akunnya bisa terus ramai.<\/p>\n<p>&#8220;Saya selalu bilang sama teman-teman, kalau mau ramai akunnya itu harus kuat,&#8221; tutur Gunawan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau ramai itu hinaan hujatan dan bullyan itu pasti jadi makanan sehari-hari, itu jangan dilawan karena kalo enggak ada mereka, kita enggak akan ramai,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Gunawan juga tak mempermasalahkan komentar negatif dari para netizen. Termasuk menyebut dirinya dan warga mengemis online.\u00a0<\/p>\n<p>Dia hanya berharap agar para penonton tak menghina menghina soal suku, agama, dan ras.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Ya, kita mau dibilang apa sih bebas, asal jangan hina dalam konteks ras, suku, agama,&#8221; kata Gunawan.\u00a0<\/p>\n<p>Jika nantinya tak lagi bisa live untuk mendapatkan saweran, Gunawan akan kembali ke profesi lamanya sebagai penjahit.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Ya, Sadbor punya keahlian nyopit, menjahit, dan kalau Sadbor mau jahit, ya tinggal jahit keliling aja,&#8221; ungkap dia.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kata pepatah, orang miskin itu tidak takut miskin, adanya orang kaya yang takut miskin. Kita sekarang nikmati, jalani, syukuri,&#8221; kata Gunawan<\/p>\n<p><!--<span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.BANDA ACEH\/2024\/11\/profil-seleb-tiktok-gunawan-sadbor.html\">Gelora <\/a><\/em><\/span>--><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Seleb Tiktok asal Sukabumi, Jawa Barat, Gunawan alias Sadbor ditangkap polisi karena diduga mempromosikan judi online. Sadbor ditangkap polisi pada Kamis (31\/10\/2024). Sadbor viral karena joget ayam patuk saat live tiktok. Kapolres Sukabumi, AKBP Samian mengatakan Sadbor masih dalam pemeriksaan. &#8220;Ya, kemarin diamankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan,&#8221; ujar Samian kepada Tribunjabar.id [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":395978,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[274908,317808,243,317809,1420,317807,54902],"series":[],"class_list":["post-395977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-berita","tag-gunawan-sadbor","tag-hukum","tag-joget-ayam-patuk","tag-peristiwa","tag-seleb-tiktok","tag-selebgram"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/395977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=395977"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/395977\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/395978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=395977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=395977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=395977"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=395977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}