{"id":397833,"date":"2024-11-09T20:35:00","date_gmt":"2024-11-09T13:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/09\/isi-surat-siswa-sdn-4-baito-untuk-guru-supriyani-sampai-akhir-hidup-kita-akan-dukung-terus-bu-guru\/"},"modified":"2024-11-09T20:40:10","modified_gmt":"2024-11-09T13:40:10","slug":"isi-surat-siswa-sdn-4-baito-untuk-guru-supriyani-sampai-akhir-hidup-kita-akan-dukung-terus-bu-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/09\/isi-surat-siswa-sdn-4-baito-untuk-guru-supriyani-sampai-akhir-hidup-kita-akan-dukung-terus-bu-guru\/","title":{"rendered":"Isi Surat Siswa SDN 4 Baito untuk Guru Supriyani: Sampai Akhir Hidup Kita Akan Dukung Terus Bu Guru"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Supriyani mengaku terharu usai mendapat puluhan surat bertuliskan ungkapan hati para siswa SDN 4 Baito.<\/p>\n<p>Supriyani adalah seorang guru honorer yang terseret dalam kasus dugaan penganiayaan pada seorang muridnya yang merupakan anak dari Aipda WH.<\/p>\n<p>Supriyani sempat kembali ke sekolah tempatnya mengajar yakni SDN 4 Baito, Konawe Selatan.<\/p>\n<p>Kembalinya Supriyani ke sekolah pun disambut antusias para siswanya.<\/p>\n<p>Bahkan siswa-siswi SDN 4 Baito itu telah menyiapkan kejutan untuk guru mereka.<\/p>\n<p>Mereka menuliskan puluhan surat yang berisikan ungkapan hati dan doa untuk Ibu Guru Supriyani.<\/p>\n<p>Surat itu pun mereka tulis sebagai bentuk rasa sayang mereka kepada Supriyani.<\/p>\n<p>&#8220;Sebanyak surat ini yang saya dapatkan dari anak-anak. Saya sangat senang, teharu, melihat antusiasnya anak-anak.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada yang menyuruh, dari hati mereka masing-masing, menulis untuk ibu gurunya yang disayang,&#8221; kata Supriyani dilansir Kompas TV, Sabtu (9\/11\/2024).<\/p>\n<p>Berikut isi surat dari siswa-siswi SDN 4 Baito untuk Supriyani:<\/p>\n<p>Surat pertama berisikan ungkapan rindu dari siswa SDN 4 Baito untuk Supriyani.<\/p>\n<p>Dalam surat tersebut, ia juga mengungkap keinginan untuk kembali belajar bersama dengan Supriyani.<\/p>\n<p>Tak lupa seraya mendoakan agar permasalahan Supriyani bisa cepat selesai.<\/p>\n<p>I Love You<\/p>\n<p>Untuk Guruku Supriyani Tersayang<\/p>\n<p>Kita semua kangen sama Bu Guru<\/p>\n<p>Kita semua pengen belajar sama Bu Guru Supriyani<\/p>\n<p>Semoga urusannya bisa selesai<\/p>\n<p>Dan semoga dosa-dosanya diampuni sama Allah SWT<\/p>\n<p>Kemudian surat kedua juga berisikan ungkapan rindu untuk Supriyani.<\/p>\n<p>Di akhir surat, siswa-siswi SDN 4 Baito juga mengungkap dukungannya untuk Supriyani.<\/p>\n<p>Untuk Guruku Supriyani Tersayang<\/p>\n<p>Kita semua kangen banget sama Bu Guru Supriyani<\/p>\n<p>Kita pengen belajar terus sama Bu Guru dan membersihkan bareng sama Bu Guru.<\/p>\n<p>Semoga urusannya cepat selesai. Sampai akhir hidup kita akan dukung terus Bu Guru.<\/p>\n<p>Selamat pulang guruku.<\/p>\n<p><b>Supriyani Mengabdi 16 Tahun dengan Gaji Rp300 Ribu<\/b><\/p>\n<p>Persoalan Supriyani yang merupakan guru Sekolah Dasar Negeri 4 Baito di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, semakin rumit yang dihadapinya.<\/p>\n<p>Persidangan dirinya yang dituduh melakukan kekerasan kepada muridnya yang merupakan anak polisi Aipda WH belum selesai, Ia kini disomasi Bupati Konawe Selatan karena mencabut pernyataan surat damai.<\/p>\n<p>Surat somasi tersebut dikeluarkan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Suhardi pada Rabu (6\/11\/2024).<\/p>\n<p>Menyikapi hal tersebut, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tenggara, Abdul Halim Momo mengatakan, surat somasi seharusnya tidak perlu dilayangkan Pemda Konsel ke Supriyani.<\/p>\n<p>Terlebih, kondisi Supriyani sebagai guru honorer sudah mengabdi selama 16 tahun mendidik siswa di Konawe Selatan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya kira akan menjadi preseden buruk nantinya karena disitu atas nama pemerintah daerah bukan bupati, mensomasi seorang guru honorer yang sudah mengabdi 16 tahun dengan gaji Rp 300 ribu,&#8221; kata Halim, Jumat (8\/11\/2024).<\/p>\n<p>Menurut Halim, seharusnya Pemda Konawe Selatan mengambil langkah untuk memaafkan Supriyani ketimbang memberikan somasi, karena Supriyani sedang memperjuangkan haknya di hadapan hukum.<\/p>\n<p>Tentunya keputusan Supriyani mencabut surat damai didasari adanya pertimbangan.<\/p>\n<p>Selain itu, Pemda Konawe Selatan juga harus memahami kondisi saat ini dialami Supriyani setelah kasusnya bergulir di persidangan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau menurut secara logika tidak mungkin seorang guru honorer bisa mengecewakan pemda atau bupati. Sehingga harus dilihat juga alasannya,&#8221; kata Halim.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga menurut saya somasi itu akan jadi preseden buruk, saya kira kalau memaafkan rakyatnya akan lebih mulia,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo Kendari ini menyampaikan PGRI akan terus memperjuangkan Supriyani bisa bebas dari kasus tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, terdakwa kasus dugaan penganiayaan anak polisi, Supriyani mencabut kesepakatan damai dengan orang tua korban setelah difasilitasi oleh Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga.<\/p>\n<p>Penasihat hukum Supriyani, Andre Darmawan mengatakan proses mediasi tersebut kondisi guru SD Negeri 4 Baito tersebut dalam kondisi tertekan.<\/p>\n<p>&#8220;Benar ada pencabutan damai, karena kondisi Supriyani kemarin merasa tertekan,&#8221; kata Andre kepada wartawan, Kamis (7\/11\/2024)<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/397833?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Supriyani mengaku terharu usai mendapat puluhan surat bertuliskan ungkapan hati para siswa SDN 4 Baito. Supriyani adalah seorang guru honorer yang terseret dalam kasus dugaan penganiayaan pada seorang muridnya yang merupakan anak dari Aipda WH. Supriyani sempat kembali ke sekolah tempatnya mengajar yakni SDN 4 Baito, Konawe Selatan. Kembalinya Supriyani ke sekolah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":397834,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420,242],"series":[],"class_list":["post-397833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/397833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=397833"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/397833\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/397834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=397833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=397833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=397833"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=397833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}