{"id":398141,"date":"2024-11-11T13:37:00","date_gmt":"2024-11-11T06:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/11\/cara-daftar-program-petani-milenial-dijanjikan-mentan-gaji-minimal-rp-10-juta-per-bulan\/"},"modified":"2024-11-11T19:18:53","modified_gmt":"2024-11-11T12:18:53","slug":"cara-daftar-program-petani-milenial-dijanjikan-mentan-gaji-minimal-rp-10-juta-per-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/11\/cara-daftar-program-petani-milenial-dijanjikan-mentan-gaji-minimal-rp-10-juta-per-bulan\/","title":{"rendered":"Cara Daftar Program Petani Milenial, Dijanjikan Mentan Gaji Minimal Rp 10 Juta per Bulan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Kementerian Pertanian saat ini tengah mendorong pengembangan industri pertanian melalui program &#8220;Petani Milenial&#8221;.<\/p>\n<p>Hal ini diutarakan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Jumat (8\/11\/2024)..<\/p>\n<p>Dikutip dari Kompas.com, Andi mengungkapkan bahwa sudah ada 20.000 pemuda yang mendaftar untuk mengikuti program Petani Milenial tersebut.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, Kementerian Pertanian telah menerima 3.000 petani milenial yang akan membantu program cetak sawah.<\/p>\n<p>\u201cSekarang sudah ada 3.000 (petani milenial), dan (yang) mendaftar 20.000 sekarang,\u201d kata Amran.<\/p>\n<p>Amran menambahkan, dirinya ingin memanfaatkan potensi bonus demografi, di mana 52 persen dari penduduk Indonesia akan berada pada usia produktif.<\/p>\n<p>\u201cSaya ulangi, ada bonus demografi 52 persen. Ada sumber daya alam melimpah, ada teknologi buatan anak bangsa,\u201d kata Amran.\u00a0<\/p>\n<p>Amran juga menawarkan prospek yang menarik bagi para milenial yang terlibat dalam sektor pertanian, dengan pendapatan minimal Rp 10 juta per bulan.<\/p>\n<p>\u201cKalau mereka terlibat, itu dapat Rp 10 juta minimal per orang per bulan. Kalau jadi pegawai, (penghasilan) Rp 2 juta, 3 juta. Artinya, menarik kan?\u201d kata Amran.<\/p>\n<p>Lantas, bagaimana cara untuk mendaftarkan diri ke Program Petani Milenial tersebut?<\/p>\n<p>Cara Mendaftar Petani Milenial 2024<\/p>\n<p>Banyak masyarakat yang kini mencari tahu cara mendaftar sebagai petani milenial, terutama setelah adanya informasi mengenai potensi penghasilan hingga Rp10 juta per bulan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian.<\/p>\n<p>Bagi yang berminat mengikuti program bantuan pemerintah di sektor pertanian ini, pendaftaran dapat dilakukan secara online.<\/p>\n<p>Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n<p>Kunjungi situs resmi Kementerian Pertanian melalui tautan https:\/\/latihanonline.pertanian.go.id\/<\/p>\n<p>Masukkan NIK ke dalam kolom Form Pendaftaran Pelatihan Untuk Petani Milenial (DPM\/DPA dan JPN)<\/p>\n<p>Cari menu &#8220;Pelatihan Petani Milenial&#8221; di halaman utama untuk memulai pendaftaran secara online.<\/p>\n<p>Di halaman pendaftaran, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid,<\/p>\n<p>Lengkapi data diri dengan benar,<\/p>\n<p>Pada bagian foto diri, unggah foto ukuran 4&#215;6 dengan resolusi maksimal 700 KB.\u00a0<\/p>\n<p>Foto ini akan digunakan sebagai identitas peserta program.<\/p>\n<p>Setelah memastikan semua data sudah benar, klik tombol &#8220;Daftar&#8221; untuk menyelesaikan proses pendaftaran.<\/p>\n<p>Proses pendaftaran ini tidak dipungut biaya apapun.<\/p>\n<p>Jika pendaftaran diterima, peserta berkesempatan untuk menerima bantuan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Kementerian Pertanian saat ini tengah mendorong pengembangan industri pertanian melalui program &#8220;Petani Milenial&#8221;. Hal ini diutarakan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Jumat (8\/11\/2024).. Dikutip dari Kompas.com, Andi mengungkapkan bahwa sudah ada 20.000 pemuda yang mendaftar untuk mengikuti program Petani Milenial tersebut. Dari jumlah tersebut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":398142,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[32,436],"tags":[274908,15273,317591,12235,1420,176941],"series":[],"class_list":["post-398141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-pertanian","tag-berita","tag-mentan","tag-menteri-amran","tag-menteri-pertanian","tag-peristiwa","tag-program-petani-milenial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=398141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/398142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=398141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=398141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=398141"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=398141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}