{"id":398452,"date":"2024-11-12T16:39:00","date_gmt":"2024-11-12T09:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/12\/mahfud-md-lebih-baik-tidak-berurusan-dengan-hukum-melapor-sapi-hilang-1-biayanya-bisa-jadi-5\/"},"modified":"2024-11-12T19:10:00","modified_gmt":"2024-11-12T12:10:00","slug":"mahfud-md-lebih-baik-tidak-berurusan-dengan-hukum-melapor-sapi-hilang-1-biayanya-bisa-jadi-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/12\/mahfud-md-lebih-baik-tidak-berurusan-dengan-hukum-melapor-sapi-hilang-1-biayanya-bisa-jadi-5\/","title":{"rendered":"Mahfud MD: Lebih Baik Tidak Berurusan dengan Hukum, Melapor Sapi Hilang 1 Biayanya Bisa Jadi 5"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Di tengah kasus dugaan pemufakatan jahat tindak pidana korupsi suap dan gratifikasi dalam penanganan perkara terpidana Gregorius Ronald Tannur, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a> justru memberi warning pada orang-orang yang hendak berurusan dengan hukum.<\/p>\n<p>Mahfud menekankan bahwa betapa mirisnya hukum di Indonesia yang kini bisa dibeli. Siapapun yang memiliki uang itulah pemenangnya.<\/p>\n<p>Hal ini sontak membuat orang-orang kecil semakin merasa terpojokkan. Seolah apapun kebenaran yang ada tertutup langsung dengan uang.<\/p>\n<p>Mahfud mengaku bahwa dirinya pernah mendapat teguran dari sebuah karikatur yang menceritakan secara singkat soal hukum di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSaya pernah diributin orang, Ada Pak Menteri Muhadjir yang mengirim sebuah karikatur orang desa datang ke Pengadilan. \u2018Bapak tolong saya mohon keadilan datang ke sini\u2019, lalu kata hakimnya apa? \u2018Apa kamu minta keadilan ke sini, keadilan itu di sini dibeli bukan diminta\u2019,\u201d Ujar Mahfud, dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier, Selasa (12\/11\/24).<\/p>\n<p>\u201cItu artinya, memang kesan di Indonesia Pengadilan itu dibeli,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Mahfud dengan lantang mengatakan bahwa hukum di Indonesia memang bisa dibeli. Sehingga ia menekankan agar orang-orang jangan terlalu mudah berurusan dengan hukum.<\/p>\n<p>\u201cJadi artinya hukum di Indonesia apa bisa dibeli, ya saya jawab bisa dibeli,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cOleh sebab itu kalau anda tidak sangat terpojok sekali, jangan berurusan dengan pengadilan. Iya, tidak ada pidananya, dijadikan pidana bisa,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Mahfud sontak menjelaskan bahwa orang-orang yang sudah terlanjur berurusan dengan hukum justru dimanfaatkan oleh orang dalam dengan mengeluarkan banyak biaya dan semacamnya.<\/p>\n<p>\u201cAnda melapor ke polisi misalnya, ini udah mulai proses ke pengadilan, misal melapor ke polisi sapi hilang 1, nanti harus biayanya untuk ngurus itu 5 sapi lagi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi lebih baik tidak berurusan dengan hukum, hati-hati aja. Kalau ndak mepet jangan berurusan dengan hukum, polisi, jaksa, hakim,\u201d tambahnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Di tengah kasus dugaan pemufakatan jahat tindak pidana korupsi suap dan gratifikasi dalam penanganan perkara terpidana Gregorius Ronald Tannur, Mahfud MD justru memberi warning pada orang-orang yang hendak berurusan dengan hukum. Mahfud menekankan bahwa betapa mirisnya hukum di Indonesia yang kini bisa dibeli. Siapapun yang memiliki uang itulah pemenangnya. Hal ini sontak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":398453,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[177514,274908,68,243,237,1420],"series":[],"class_list":["post-398452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-aph","tag-berita","tag-headline","tag-hukum","tag-mahfud-md","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=398452"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398452\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/398453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=398452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=398452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=398452"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=398452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}