{"id":398686,"date":"2024-11-13T12:59:00","date_gmt":"2024-11-13T05:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/13\/gunung-lewotobi-kembali-erupsi-13-ribu-warga-mengungsi-3-desa-di-sikka-dievakuasi-sejak-malam\/"},"modified":"2024-11-14T04:25:20","modified_gmt":"2024-11-13T21:25:20","slug":"gunung-lewotobi-kembali-erupsi-13-ribu-warga-mengungsi-3-desa-di-sikka-dievakuasi-sejak-malam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/13\/gunung-lewotobi-kembali-erupsi-13-ribu-warga-mengungsi-3-desa-di-sikka-dievakuasi-sejak-malam\/","title":{"rendered":"Gunung Lewotobi Kembali Erupsi, 13 Ribu Warga Mengungsi, 3 Desa di Sikka Dievakuasi sejak Malam"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Inilah update terbaru erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).<\/p>\n<p>Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi kembali naik pada Selasa (12\/11\/2024) malam.<\/p>\n<p>Hal tersebut memicu kepanikan warga dan mengakibatkan evakuasi besar-besaran.<\/p>\n<p>Terbaru, ada ratusan warga di tiga desa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT dievakuasi ke posko pengungsian sejak Selasa malam.<\/p>\n<p>Tiga desa tersebut yakni Desa Hikong, Kringa, dan Timutawa.<\/p>\n<p>&#8220;Proses evakuasi masih berlangsung sampai pagi ini, dengan situasi yang masih terkendali,&#8221; jelas Humas Polres Sikka, Ipda Yermi Soludale, Rabu.<\/p>\n<p>Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur mencatat ada 13.116 orang yang mengungsi per Selasa pukul 20.00 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Sampai dengan tadi malam pengungsi sebanyak 13.116,\u201d ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Flores Timur, Hironimus Lamawuran, dikutip dari Kompas.com.<\/p>\n<p>Meski banyak warga yang dievakuasi, namun ada beberapa orang yang masih bertahan di rumah untuk menjaga harta dan ternaknya.<\/p>\n<p>Seorang warga Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Sikka, Mia Hala, menceritakan bahwa warga di desanya alami kepanikan.<\/p>\n<p>Kepanikan tersebut dipicu suara gemuruh yang terdengar pada Selasa (11\/11\/2024) malam.<\/p>\n<p>Bahkan, rumah warga bergetar berbarengan dengan erupsi Gunung Lewotobi.<\/p>\n<p>&#8220;Tadi malam gemuruhnya mengerikan, rumah bergetar, dan sampai pagi ini masih terdengar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pemda Sikka Imbau Siswa Belajar dari Rumah<\/p>\n<p>Melihat aktivitas vulkanik yang masih tinggi, Pemerintah Kabupaten Sikka pun mengeluarkan imbauan pembelajaran kepada siswa dari TK\/Paud, SD, dan SMP.<\/p>\n<p>Imbauan tersebut berisikan, kegiatan belajar dilakukan secara daring dari rumah.<\/p>\n<p>Mengutip TribunFlores.com, Pemda Sikka juga menetapkan status siaga darurat kebencanaan pascaerupsi Gunung Lewotobi.<\/p>\n<p>Penetapan siaga darurat bencana ini dikeluarkan setelah abu vulkanik Gunung Lewotobi berdampak ke empat kecamatan di Kabupaten Sikka.<\/p>\n<p>&#8220;Penetapan ini berdasarkan laporan hasil kaji cepat BPBD Sikka tanggal 6 November 2024 dan hasil rapat kerja Tim Reaksi cepat (TRC) BPBD Sikka,&#8221; kata PJ Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera.<\/p>\n<p>Status siaga darurat bencana ini berlaku 60 hari yang direncanakan akan berakhir 7 Januari 2025 mendatang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Inilah update terbaru erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi kembali naik pada Selasa (12\/11\/2024) malam. Hal tersebut memicu kepanikan warga dan mengakibatkan evakuasi besar-besaran. Terbaru, ada ratusan warga di tiga desa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT dievakuasi ke posko pengungsian sejak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":398687,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[1420,254821,259283,274908],"series":[],"class_list":["post-398686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-peristiwa","tag-gunung-lewotobi","tag-gunung-lewotobi-erupsi","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=398686"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398686\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/398687"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=398686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=398686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=398686"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=398686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}