{"id":398820,"date":"2024-11-13T22:37:00","date_gmt":"2024-11-13T15:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/13\/mahfud-md-sebut-lapor-mas-wapres-hanya-gimmick-lama-ujung-ujungnya-tak-ada-tindak-lanjut\/"},"modified":"2024-11-14T03:54:10","modified_gmt":"2024-11-13T20:54:10","slug":"mahfud-md-sebut-lapor-mas-wapres-hanya-gimmick-lama-ujung-ujungnya-tak-ada-tindak-lanjut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/13\/mahfud-md-sebut-lapor-mas-wapres-hanya-gimmick-lama-ujung-ujungnya-tak-ada-tindak-lanjut\/","title":{"rendered":"Mahfud MD Sebut &#8216;Lapor Mas Wapres&#8217; Hanya Gimmick Lama, Ujung-ujungnya Tak Ada Tindak Lanjut"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Di tengah gegap gempita program &#8216;Lapor Mas Wapres&#8217; yang digagas <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>, kritik tajam muncul dari mantan Menko Polhukam, <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a>.<\/p>\n<p>Sambil menebar sindiran halus, Mahfud seolah menegaskan bahwa program serupa sudah berkali-kali dipamerkan oleh pejabat sebelumnya\u2014dan semuanya berakhir dengan kisah yang sama: laporan menggunung, penyelesaian tak kunjung datang.<\/p>\n<p>Melalui kanal YouTube pribadinya, Rabu, 13 November 2024, Mahfud mengakui bahwa inisiatif Gibran ini memang patut diapresiasi sebagai wujud kepedulian pada masyarakat.<\/p>\n<p>Namun, ia tidak menutup mata terhadap kenyataan pahit dari program serupa di masa lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Dulu, sejak zaman Sudarmono hingga Tri Suseno, program seperti ini selalu ada. Dulu namanya Kotak Pos 55,&#8221; ujarnya dengan nada sinis.<\/p>\n<p>Mahfud mengingatkan bahwa program semacam ini, yang membuka saluran pengaduan masyarakat baik secara online maupun offline, kerap kali berakhir sebatas pencitraan tanpa penyelesaian nyata.<\/p>\n<p>&#8220;Dulu orang berbondong-bondong ke kantor wakil presiden untuk melapor, tapi ujung-ujungnya tetap tak ada tindak lanjut,&#8221; tambah Mahfud.<\/p>\n<p>Sindiran itu tak berhenti di situ. Mahfud bahkan membandingkan program &#8216;Lapor Mas Wapres&#8217; ini dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>) di masa lalu yang, menurutnya, banyak menerima laporan namun jarang memberikan respons yang memuaskan.<\/p>\n<p>&#8220;Sama seperti KPK waktu masih berjaya dulu, banyak laporan masuk tapi tetap saja tidak direspons. Saya sendiri punya bukti-bukti laporan yang tak pernah dibuka,&#8221; ungkapnya dengan tegas.<\/p>\n<p>Meski menyebut program ini sebagai &#8220;gimmick <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>&#8220;, Mahfud mengaku tak masalah selama ada niat baik di baliknya.<\/p>\n<p>&#8220;Ya nggak papa, bagian dari gimmick politik aja. Tapi kalau bisa berhasil, ya syukur,&#8221; sindirnya lagi.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Gibran tetap membuka diri terhadap masyarakat yang ingin menyampaikan aduan langsung.<\/p>\n<p>Mulai dari Senin hingga Jumat, ia mempersilakan warga datang ke Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Namun, sayangnya, jumlah aduan yang diterima dibatasi hanya 50 laporan per hari.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Di tengah gegap gempita program &#8216;Lapor Mas Wapres&#8217; yang digagas Gibran Rakabuming Raka, kritik tajam muncul dari mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Sambil menebar sindiran halus, Mahfud seolah menegaskan bahwa program serupa sudah berkali-kali dipamerkan oleh pejabat sebelumnya\u2014dan semuanya berakhir dengan kisah yang sama: laporan menggunung, penyelesaian tak kunjung datang. Melalui kanal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":398821,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[318218,68,237,242,1420,11613,259782,274908],"series":[],"class_list":["post-398820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-lapor-mas-wapres","tag-headline","tag-mahfud-md","tag-politik","tag-peristiwa","tag-gibran-rakabuming-raka","tag-gimmick","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=398820"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/398820\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/398821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=398820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=398820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=398820"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=398820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}