{"id":401510,"date":"2024-11-26T11:59:00","date_gmt":"2024-11-26T04:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/26\/kronologi-guru-madrasah-di-jepara-jateng-ditembak-diserempet-mobil-didor-2-kali-motor-dibakar\/"},"modified":"2024-11-27T00:06:34","modified_gmt":"2024-11-26T17:06:34","slug":"kronologi-guru-madrasah-di-jepara-jateng-ditembak-diserempet-mobil-didor-2-kali-motor-dibakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/11\/26\/kronologi-guru-madrasah-di-jepara-jateng-ditembak-diserempet-mobil-didor-2-kali-motor-dibakar\/","title":{"rendered":"Kronologi Guru Madrasah di Jepara Jateng Ditembak: Diserempet Mobil, Didor 2 Kali, Motor Dibakar"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> -Eko Hadi Susanto (42) yang merupakan guru madrasah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menceritakan peristiwa dirinya ditembak air soft gun, Senin (25\/11\/2024) sekitar pukul 10.30 WIB.\u00a0<\/p>\n<p>Seusai ditembak oleh pelaku langsung pulang kediamannya.<\/p>\n<p>Sedangkan Eko pergi ke bengkel terlebih dahulu, lalu pulang kerumah.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah itu saya ke bengkel nambal ban terus saya pulang dulu,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Sekiranya Pukul 13.30 WIB, Eko berangkat ke Madrasah mau ambil motor namun kaget melihat keadaan motor terbakar.<\/p>\n<p>Mendapatkan aksi itu, Eko pun bergegas ke rumah sakit PKU Muhammadyah untuk melakukan visum.<\/p>\n<p>Setelah itu Eko melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mayong, Kabupaten Jepara.<\/p>\n<p>Atas kejadian itu, Eko merasa tidak merasa memiliki masalahan dengan pelaku.<\/p>\n<p>&#8220;Sebelumnya tidak ada kejadian apa-apa, Saya merasa tidak ada masalahan dengan pelaku,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Untuk pelaku penembakan, Eko mengenal sosok tersebut ternyata tetangga desanya warga Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.<\/p>\n<p>&#8220;Namanya tetangga desa, sudah kenal,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Untuk kondisi Eko saat ini, hanya merasakan nyeri pada bagian luka tembaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi masih sehat, tapi merasa nyeri di bagian perut dan kepala pusing, sampun berobat,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Mayong, Iptu Yusron mengatakan bahwa benar ada laporan tersebut.<\/p>\n<p>Kapolsek Mayong pun masih melakukan penelusuran atas kejadian tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Benar ada laporan tersebut, kami cek TKP,&#8221; kata Kapolsek Mayong.\u00a0<\/p>\n<p>Dia mengatakan bahwa senjata yang digunakan adalah air soft gun<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH -Eko Hadi Susanto (42) yang merupakan guru madrasah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menceritakan peristiwa dirinya ditembak air soft gun, Senin (25\/11\/2024) sekitar pukul 10.30 WIB.\u00a0 Seusai ditembak oleh pelaku langsung pulang kediamannya. Sedangkan Eko pergi ke bengkel terlebih dahulu, lalu pulang kerumah. &#8220;Setelah itu saya ke bengkel nambal ban terus saya pulang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":401511,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,1420,6234,124839,274908,318834],"series":[],"class_list":["post-401510","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-jawa-tengah","tag-jepara","tag-berita","tag-polisi-tembak-guru-madrasah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/401510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=401510"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/401510\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/401511"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=401510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=401510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=401510"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=401510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}