{"id":403821,"date":"2024-12-05T15:11:00","date_gmt":"2024-12-05T08:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/05\/gus-miftah-minta-pasir-usai-diajak-salaman-oleh-jamaah-yang-antar-kopi-anggap-najis\/"},"modified":"2024-12-05T22:07:05","modified_gmt":"2024-12-05T15:07:05","slug":"gus-miftah-minta-pasir-usai-diajak-salaman-oleh-jamaah-yang-antar-kopi-anggap-najis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/05\/gus-miftah-minta-pasir-usai-diajak-salaman-oleh-jamaah-yang-antar-kopi-anggap-najis\/","title":{"rendered":"Gus Miftah Minta Pasir usai Diajak Salaman oleh Jamaah yang Antar Kopi, Anggap Najis?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Kasus yang menyeret pendakwah kondang Gus Miftah belum lama ini tengah menarik perhatian publik.<\/p>\n<p>Seperti diketahui, Gus Miftah baru-baru saja viral di media sosial lantaran telah mengolok-olok sosok penjual es teh di Magelang, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Namun, tindakan yang menghina sosok pedagang tersebut ternyata tidak hanya berlaku pada penjual es teh itu saja.<\/p>\n<p>Melainkan, Gus Miftah juga enggan bersalaman dengan salah seorang jamaah hingga menyamakannya dengan najis.<\/p>\n<p>Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @mazzini_gsp pada Kamis (5\/12\/2024).<\/p>\n<p>\u201cMenyamakan manusia dengan najis besar tuh letak lucunya dimana coba?,\u201d jelas di-caption akun tersebut.<\/p>\n<p>Dalam unggahannya, terlihat jelas sosok Gus Miftah yang juga menghina salah seorang jamaah di acara pengajian tempat penjual es teh diolok-olok.<\/p>\n<p>Yang mana, jamaah tersebut disinyalir merupakan bagian dari panitia yang tengah menyajikan kopi kepada Gus Miftah.<\/p>\n<p>Jamaah sekaligus panitia acara pengajian Gus Miftah ini sontak memberikan salam usai menghantarkan kopi tersebut.<\/p>\n<p>Namun, rasa hormat jamaah yang memberikan salam ini justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Gus Miftah.<\/p>\n<p>Berdasarkan video yang beredar, terlihat Gus Miftah yang langsung meminta pasir usai bersalaman dengan jamaah tersebut.<\/p>\n<p>Seperti diketahui, pasir dijadikan salah satu media umat muslim untuk mensucikan diri usai terkena najis besar.<\/p>\n<p>Dimana, najis besar yang dimaksud tidak lain berasal dari hewan-hewan haram seperti anjing, dan babi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" lang=\"in\">Oke Gondrong, sekarang lanjut minta maaf ke mas pembawa kopi yg minta salaman dengan kau, lalu setelah itu kau minta tanah untuk cuci tanganmu 7 X karena habis bersalaman dengan dia. Menyamakan manusia dengan najis besar tuh letak lucunya di mana coba?Cabup yg kau ejek tititnya\u2026 https:\/\/t.co\/MSBuq2hllF <a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/t.co\/n12r8ITuG6\">pic.twitter.com\/n12r8ITuG6<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Mazzini (@mazzini_gsp) <a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/twitter.com\/mazzini_gsp\/status\/1864198543495582197?ref_src=twsrc%5Etfw\">December 4, 2024<\/a> <\/p>\n<p>Tidak heran, banyak publik turut mencecar tindakan Gus Miftah usai telah banyak melakukan hal yang memicu perdebatan.<\/p>\n<p>\u201cMas pembawa kopi yg minta salaman dengan kau, lalu setelah itu kau minta tanah untuk cuci tanganmu 7 x karena habis bersalaman dengan dia,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, kasus Gus Miftah yang mencecar penjual es teh ini disinyalir telah berlangsung damai.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, pihak Gus Miftah turut memberikan permohonan maaf langsung di kediaman sang penjual es teh tersebut di kawasan Magelang. ***<\/p>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Kasus yang menyeret pendakwah kondang Gus Miftah belum lama ini tengah menarik perhatian publik. Seperti diketahui, Gus Miftah baru-baru saja viral di media sosial lantaran telah mengolok-olok sosok penjual es teh di Magelang, Jawa Tengah. Namun, tindakan yang menghina sosok pedagang tersebut ternyata tidak hanya berlaku pada penjual es teh itu saja. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":403822,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908,318940,318959,318988,318989],"series":[],"class_list":["post-403821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita","tag-gus-miftah-hina-penjual-es-teh","tag-taim","tag-gus-miftah-hina-penjual-es","tag-taim-hina-yati-pesek-lonte"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/403821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=403821"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/403821\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/403822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=403821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=403821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=403821"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=403821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}