{"id":403845,"date":"2024-12-05T17:14:00","date_gmt":"2024-12-05T10:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/05\/terungkap-agus-pria-disabilitas-tanpa-lengan-di-lombok-sering-bawa-wanita-ke-homestay\/"},"modified":"2024-12-05T21:33:01","modified_gmt":"2024-12-05T14:33:01","slug":"terungkap-agus-pria-disabilitas-tanpa-lengan-di-lombok-sering-bawa-wanita-ke-homestay","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/05\/terungkap-agus-pria-disabilitas-tanpa-lengan-di-lombok-sering-bawa-wanita-ke-homestay\/","title":{"rendered":"Terungkap, Agus Pria Disabilitas Tanpa Lengan di Lombok Sering Bawa Wanita ke Homestay"},"content":{"rendered":"<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto;\">\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\">Sumber: instagram temanpolisi<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>BANDA ACEH &#8211; Teka-teki kasus Agus (21) pria disabilitas di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diduga mencabuli mahasiswi mulai terkuak. Pemilik homestay di Mataram yang menjadi lokasi Agus diduga mencabuli mahasiswi mengungkapkan fakta bahwa Agus adalah langganan di homestay tersebut.<\/p>\n<p>Pemilik homestay, Shinta mengaku Agus dalam sebulan terakhir intens membawa wanita yang berbeda. Bahkan satu hari bisa sampai 2-3 wanita yang dibawa oleh Agus.<\/p>\n<p>\u201cDia setiap hari dengan orang yang berbeda bukan satu orang, besok datang lain, besok lain. Dia sekitar satu bulan di sini, tapi intens sering sehari dua kali, bisa tiga kali dia,\u201d katanya, Selasa, 3 Desember 2024.<\/p>\n<p>Shinta mengatakan, saat Agus dan wanita yang dibawa keluar dari kamar, kondisi wanita beragam, mulai dari ada yang menangis, panik hingga lari.<\/p>\n<p>\u201cYang keluar dari kamar pertama ada yang panik, kedua ada yang nangis, ketiga ada yang lari,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Shinta menegaskan, Agus sering mampir bersama wanita di homestay tersebut pada siang atau sore hari.<\/p>\n<p>\u201cSehari itu bisa dua kali. Saya pribadi yang terima dia di sini. Kalau Sabtu-Minggu saya libur tidak kerja, dia biasanya tiba-tiba siang sore sudah ada,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>\u201cHampir setiap hari dengan orang yang berbeda,\u201d kata Shinta.<\/p>\n<p>Sementara pada 7 Oktober 2024, di mana waktu kejadian Agus membawa mahasiswi, Shinta mengatakan saat itu Agus diterima oleh pegawai homestay. \u201cWaktu pas kejadian dia sama pegawai saya yang terima,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Agus mengatakan mahasiswi atau korbannya yang membawa Agus ke homestay tersebut.<\/p>\n<p>Agus juga kukuh terhadap pendirian bahwa dia tidak melakukan pelecehan seksual dalam bentuk persetubuhan terhadap mahasiswi. Agus mengatakan korbannya yang mengajak dia ke homestay tersebut.<\/p>\n<p>Kasus Agus menyita perhatian publik karena Agus telah lahir cacat dengan tidak memiliki kedua tangan sehingga banyak yang meragukan Agus mencabuli korbannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: instagram temanpolisi BANDA ACEH &#8211; Teka-teki kasus Agus (21) pria disabilitas di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diduga mencabuli mahasiswi mulai terkuak. Pemilik homestay di Mataram yang menjadi lokasi Agus diduga mencabuli mahasiswi mengungkapkan fakta bahwa Agus adalah langganan di homestay tersebut. Pemilik homestay, Shinta mengaku Agus dalam sebulan terakhir intens membawa wanita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":403846,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-403845","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/403845","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=403845"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/403845\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/403846"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=403845"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=403845"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=403845"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=403845"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}