{"id":404376,"date":"2024-12-07T16:27:00","date_gmt":"2024-12-07T09:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/07\/tabiat-agus-buntung-dikuliti-netizen-dan-dosen-goda-wanita-di-jalan-minum-miras-tak-pernah-kuliah\/"},"modified":"2024-12-08T23:36:16","modified_gmt":"2024-12-08T16:36:16","slug":"tabiat-agus-buntung-dikuliti-netizen-dan-dosen-goda-wanita-di-jalan-minum-miras-tak-pernah-kuliah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/07\/tabiat-agus-buntung-dikuliti-netizen-dan-dosen-goda-wanita-di-jalan-minum-miras-tak-pernah-kuliah\/","title":{"rendered":"Tabiat Agus Buntung Dikuliti Netizen dan Dosen: Goda Wanita di Jalan, Minum Miras, Tak Pernah Kuliah"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Tabiat I Wayan Agus Suwartama atau Agus Buntung dibongkar oleh netizen dan dosennya.<\/p>\n<p>Diketahui, Agus Buntung adalah tersangka dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).<\/p>\n<p>Akun X bernama @kgblgnunfaedh mengunggah video yang memperlihatkan Agus Buntung berboncengan dengan rekannya.<\/p>\n<p>Dalam video berdurasi 11 detik itu, Agus Buntung tengah menggoda wanita yang tengah berjalan di pinggir jalan.<\/p>\n<p>Agus menggoda wanita tersebut dengan pantun.<\/p>\n<p>&#8220;Satu titik dua koma, kamu cantik aku yang punya,&#8221; kata Agus dalam video tersebut.<\/p>\n<p>Saat mengucapkan pantun tersebut, Agus dan rekannya pun lantas tertawa sembari menengok wanita yang tengah berjalan tersebut.<\/p>\n<p>Hingga Sabtu (7\/12\/2024), video tersebut telah ditonton sebanyak 14 ribu kali.<\/p>\n<p>Tak cuma itu, akun tersebut juga mengunggah video ketika Agus diduga tengah mengonsumsi minuman keras (miras) bersama rekan-rekannya di suatu rumah.<\/p>\n<p>Setelah itu, Agus tampak berjoget setelah meminum cairan yang diduga miras tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ciptaan ida jeg mule bermacam karakter. Tetap mabuk kawan, sadar itu menyakitkan,&#8221; demikian tertulis dalam video tersebut.<\/p>\n<p><b>Laporkan Dosen ke Dinsos hingga Tak Pernah Kuliah<\/b><\/p>\n<p>Tak cuma sampai di situ saja, dosen pembimbing akademik Agus Buntung, I Made Ria Taurisia Armayani turut menguliti tabiat dari mahasiswanya tersebut.<\/p>\n<p>Dikutip dari Kompas.com, Ria merupakan korban dari Agus Buntung tersebut lantaran dilaporkan ke Dinas Sosial (Dinsos).<\/p>\n<p>Oleh Agus Buntung, Ria dituduh tidak menginginkan yang bersangkutan untuk kuliah. Padahal, dirinya tidak pernah melakukan hal tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Agus ini berbohong. Saya selaku dosen PA dianggapnya tidak menginginkan dia kuliah padahal tidak dalam cerita konteks itu,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Ria menjelaskan permasalahan sebenarnya adalah Agus Buntung menunggak Uang Kuliah Tunggal (UKT) meski dirinya merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).<\/p>\n<p>Dengan keadaan itu, Ria mencoba membantu dengan membuka kembali sistem pembayaran yang sudah ditutup agar Agus Buntung bisa membayar UKT.<\/p>\n<p>Adapun sistem tersebut dibuka selama tiga hari oleh Ria. Namun, dalam kurun waktu tersebut, Agus Buntung tidak kunjung membayar UKT.<\/p>\n<p>&#8220;Saya telepon ibunya ataupun Agus selama tiga hari waktu itu. Ternyata, tidak ada upaya dari AG maupun ibunya untuk membayar,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Kemudian, Agus Buntung justru meminjam uang ke Ria untuk membayar UKT.<\/p>\n<p>Hanya saja, Ria enggan untuk meminjamkan karena dinilai percuma lantaran sistem pembayaran sudah ditutup kembali.<\/p>\n<p>Akibatnya, Agus Buntung pun tidak bisa kembali membayar UKT dirinya. Dari permasalahan inilah, Agus Buntung justru melaporkan Ria ke Dinsos.<\/p>\n<p>Ria menjelaskan beasiswa yang diterima Agus Buntung tidak dipergunakan dengan semestinya.<\/p>\n<p>Adapun, tiap tahunnya, Agus Buntung menerima uang beasiswa sebesar Rp 13 juta.<\/p>\n<p>&#8220;Sedangkan dia membayar UKT Rp 900.000 per semester,&#8221; kata Ria.<\/p>\n<p>Tak sampai di situ, Ria juga menyebut Agus Buntung kerap memanipulasi absensi kuliah.<\/p>\n<p>Bahkan, Agus Buntung disebut tidak pernah masuk kelas tetapi berdasarkan catatan absensi, dia selalu mengikuti kegiatan kuliah.<\/p>\n<p>Ria pun mengaku tidak kaget ketika Agus Buntung saat ini menjadi perbincangan publik lantaran ditetapkan menjadi tersangka pelecehan seksual.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sayangkan, iya. Tapi saya juga tidak kaget karena ini bukan kali pertama AG membuat ulah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><b>Agus Buntung Disebut Orang Berbahaya<\/b><\/p>\n<p>Terkait sosok Agus Buntung, pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, menilai dia adalah orang yang berbahaya.<\/p>\n<p>Pasalnya, sosok yang menjadi korban pelecehan seksual olehnya lebih dari satu orang.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan dari Ketua Komisi Disabilitas Daerah (KDD) NTB, Joko Jumadi, korban dari tindakan bejat Agus Buntung sudah mencapai 15 orang.<\/p>\n<p>Bahkan, ada tiga korban yang masih di bawah umur.<\/p>\n<p>&#8220;Orang ini adalah orang yang super berbahaya,&#8221; kata Reza pada Kamis (5\/12\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Karena itu tetap dengan menaruh rasa hormat dan simpati atas keterbatasan fisik yang dia miliki, tetapi dengan pemahaman orang ini adalah pelaku kejahatan serius yang sangat berbahaya,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Ia mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penindakan serius terhadap Agus.<\/p>\n<p>Terkait kondisi itu, Reza pun meminta agar pengawasan terhadap Agus diperketat.<\/p>\n<p>&#8220;Maka sepatutnya otoritas penegakan hukum melakukan penyikapan yang sangat serius terhadap yang bersangkutan sejak sekarang.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kendati diberlakukan tahanan rumah sekalipun, pengawasan tetap dilakukan secara melekat agar kejahatan yang serius itu tidak berulang,&#8221; ungkapnya<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404376?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/apps\/pdf-print\/images\/print.png\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Tabiat I Wayan Agus Suwartama atau Agus Buntung dibongkar oleh netizen dan dosennya. Diketahui, Agus Buntung adalah tersangka dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akun X bernama @kgblgnunfaedh mengunggah video yang memperlihatkan Agus Buntung berboncengan dengan rekannya. Dalam video berdurasi 11 detik itu, Agus Buntung tengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":404377,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1420],"series":[],"class_list":["post-404376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=404376"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404376\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/404377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=404376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=404376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=404376"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=404376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}