{"id":404400,"date":"2024-12-07T18:56:00","date_gmt":"2024-12-07T11:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/07\/indonesia-akan-mulai-tiru-china-soal-program-pengentasan-kemiskinan\/"},"modified":"2024-12-08T23:43:13","modified_gmt":"2024-12-08T16:43:13","slug":"indonesia-akan-mulai-tiru-china-soal-program-pengentasan-kemiskinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/07\/indonesia-akan-mulai-tiru-china-soal-program-pengentasan-kemiskinan\/","title":{"rendered":"Indonesia Akan Mulai Tiru China soal Program Pengentasan Kemiskinan"},"content":{"rendered":"<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto;\">\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\">Sumber: instagram undercover.id<\/td>\n<\/tr>\n<\/table>\n<p>BANDA ACEH &#8211; Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, memaparkan bahwa Indonesia akan mulai beralih menggalakkan program-program pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan pengentasan kemiskinan.<\/p>\n<p>Menurut dia, China menjadi salah satu kiblat rujukan, karena dianggap telah berhasil mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan tersebut.<\/p>\n<p>_<\/p>\n<p>&#8220;Kalau di Brasil, pengentasan kemiskinannya kuatnya pada perlindungan sosial, bantuan sosialnya cash transfer kayak BLT. Kalau di China pengentasan kemiskinan lebih pada pemberdayaan dan pembangunan ekonomi rakyat,&#8221; ujar Budiman dalam jumpa pers, Jumat (6\/12\/2024).<\/p>\n<p>Budiman menggaransi bahwa bantuan sosial (bansos) masih akan tetap digelontorkan pemerintah, walau pendekatan pengentasan kemiskinan akan mulai bergeser.<\/p>\n<p>&#8220;Bansos tentu (masih) ada, tetapi kita akan mulai banyak mengarahkan pada pendekatan pemberdayaan dan pembangunan. Mungkin bansos-bansos akan ada banyak untuk mereka yang memang betul-betul sangat tidak mampu, misalnya difabel, ODGJ, atau lansia,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Budiman menekankan, pemerintah ingin mulai mengejar &#8220;graduasi&#8221; atau kelulusan warga yang berstatus miskin ekstrem atau miskin, menjadi calon kelas menengah, wira usaha, dan pekerja upahan.<\/p>\n<p>Total akan ada 154 program pengentasan kemiskinan yang tersebar di 27 kementerian\/lembaga.<\/p>\n<p>Pemerintah saat ini sedang berfokus menggarap data tunggal melalui Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan menjadi rujukan bersama puluhan kementerian\/lembaga itu, guna mengurangi adanya tumpang-tindih data kemiskinan.<\/p>\n<p>&#8220;(China dan Brasil) pendekatan pengentasan kemiskinan berbeda tapi kenapa sama-sama sukses? Bukan karena soal pendekatannya berbeda, tapi mereka punya metode yang sama: data yang dipadukan jadi satu, tidak berserakan,&#8221; jelas Budiman.<\/p>\n<p>&#8220;Dan kemudian kepemimpinan pemerintah pusat di dalam pengentasan kemiskinan di 2 negara itu berjalan. Brasil yang negara federal itu pun ketika bicara kementerian pengentasan kemiskinan itu sifatnya kepemimpinan langsung oleh pusat. Nah kita berkaca, kebetulan Pak <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> barusan dari 2 negara itu, maka ada semangat itu,&#8221; lanjut dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: instagram undercover.id BANDA ACEH &#8211; Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko, memaparkan bahwa Indonesia akan mulai beralih menggalakkan program-program pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan pengentasan kemiskinan. Menurut dia, China menjadi salah satu kiblat rujukan, karena dianggap telah berhasil mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan tersebut. _ &#8220;Kalau di Brasil, pengentasan kemiskinannya kuatnya pada perlindungan sosial, bantuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":404401,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,1166,418,90217,1420],"series":[],"class_list":["post-404400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-china","tag-indonesia","tag-pengentasan-kemiskinan","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=404400"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404400\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/404401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=404400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=404400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=404400"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=404400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}