{"id":404983,"date":"2024-12-10T10:03:00","date_gmt":"2024-12-10T03:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/10\/pengakuan-korban-penembakan-aipda-robig-tak-ada-tawuran-dan-serempetan-usai-makan-di-burjo\/"},"modified":"2024-12-10T11:11:04","modified_gmt":"2024-12-10T04:11:04","slug":"pengakuan-korban-penembakan-aipda-robig-tak-ada-tawuran-dan-serempetan-usai-makan-di-burjo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/10\/pengakuan-korban-penembakan-aipda-robig-tak-ada-tawuran-dan-serempetan-usai-makan-di-burjo\/","title":{"rendered":"Pengakuan Korban Penembakan Aipda Robig: Tak Ada Tawuran dan Serempetan, Usai Makan di Burjo"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah melakukan sidang etik terhadap <a title=\"Aipda Robig\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/aipda-robig\/\">Aipda Robig<\/a> Zaenudin (38) di Mapolda Jateng, Kota Semarang pada Senin (9\/11\/2024) sore.<\/p>\n<p>Dalam sidang etik yang digelar secara tertutup ini, Komisi Sidang Kode Etik Polda Jateng memecat <a title=\"Aipda Robig Zaenudin\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/aipda-robig-aenudin\/\">Aipda Robig Zaenudin<\/a>.<\/p>\n<p>Aipda Robig diberi hukuman Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) lantaran menembak sekelompok anak yang melintas menggunakan sepeda motor pada Minggu, 24 November 2024 pukul 00.19 WIB.<\/p>\n<p>Korban penembakan dalam kasus ini adalah AD (17), SA (16), dan Gamma alias GRO (17).<\/p>\n<p>Peristiwa penembakan yang terjadi di depan Alfamart Jalan Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Kota Semarang ini menyebabkan Gamma meninggal dunia.<\/p>\n<p>Salah satu korban selamat, yaitu AD lantas buka suara soal kasus penembakan ini.<\/p>\n<p>Berdasarkan keterangan kepolisian, tiga siswa dari SMK N 4 Semarang ini ditembak karena tawuran, tetapi AD membantah hal tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kami habis makan di burjo (warung kopi) terus otw (jalan) pulang,&#8221; ujar AD sebelum mengikuti sidang etik Aipda Robig di Mapolda Jateng, dilansir Tribun Jateng, Senin (9\/12\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Tiba-tiba di lokasi kejadian ketemu (polisi) langsung nodong (pistol),&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Pertemuan antara Gamma, AD, dan SA dilakukan di warung burjo tak jauh dari lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Malam itu, mereka hendak istirahat setelah pada sore harinya melatih paskibra di sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Sorenya habis melatih (paskibra). Terus pulang dulu. Habis isya baru keluar. Main di tongkrongan, nama tempatnya nggak tahu. Di sekitar situ juga,&#8221; terangnya.<\/p>\n<h4>Langsung Ditodong Senjata<\/h4>\n<p>Saat peristiwa terjadi, berjalan satu rombongan tiga motor dan setiap motor dikendarai oleh dua orang.<\/p>\n<p>Urutan motornya ke arah polisi, motor paling depan adalah Gamma bersama seorang temannya yang mana AD tak kenal.<\/p>\n<p>Motor kedua merupakan temannya Satria, AD juga tak mengenali.<\/p>\n<p>Motor ketiga atau paling belakang adalah motornya AD.<\/p>\n<p>&#8220;Motor kedua nggak ada yang luka, malah dia saja kaget saya kena,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Awalnya, para korban berjalan pelan, tetapi saat melihat Aipda Robig menodongkan pistolnya, mereka lantas mempercepat laju motornya.<\/p>\n<p>&#8220;Ya kami kaget ada langsung nodong. Kalau cuma turun di tengah masih mikir ah mungkin apa, (kalau ini) langsung nodong,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<h4>Bantah Ada Serempetan<\/h4>\n<p>AD membantah ada serempetan dengan pelaku sebelum peristiwa penembakan.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak ada serempetan,&#8221; terang AD.<\/p>\n<p>Ia pun syok saat mendengar suara tembakan.<\/p>\n<p>Namun, AD hanya mendengar secara pasti saat letusan peluru yang mengarah ke dirinya dan Satria.<\/p>\n<p>Sewaktu penembakan itu, tangan Satria menggantung di pundaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Habis ketembak, dor, langsung lemes,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menyadari adanya penembakan tersebut, begitu pula pemboncengnya Satria.<\/p>\n<p>Akan tetapi, Satria tak menyadari bahwa pelurunya masuk ke tangan.<\/p>\n<p>Selanjutnya, AD mengantar Satria ke rumah temannya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya lalu pulang cek di rumah. Ternyata cuma sobek (bagian dada). Saya bersihkan terus tidur. Kalau Satria katanya langsung ke rumah sakit,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, AD mengaku tak mengetahui kondisi Gamma lantaran setelah penembakan, ketiga motor berpisah.<\/p>\n<p>Bahkan, dirinya baru tahu Gamma meninggal dunia pada sore hari menjelang magrib atau hampir 18 jam setelah kejadian.<\/p>\n<p>&#8220;Kami dan Gamma satu organisasi (paskibra) tapi tidak terlalu dekat karena dia adik kelas. Saya lebih dekat ke Satria,&#8221; tutur AD.<\/p>\n<p>Akibat peristiwa itu, AD mengaku trauma. Orang tua tak memperbolehkan lagi keluar malam lebih dari pukul 22.00 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Itu pertama kali keluar malam jam segitu. Biasanya mentok jam 10 malam,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Penyambung Titipan Rakyat (LBH Petir) Jawa Tengah, Zainal Abidin mengatakan, sudah memberikan pemahaman kepada kliennya untuk memberikan kesaksian tanpa kebohongan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sampaikan ke AD berikan keterangan yang kamu lihat dan jangan takut,&#8221; terangnya.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah melakukan sidang etik terhadap Aipda Robig Zaenudin (38) di Mapolda Jateng, Kota Semarang pada Senin (9\/11\/2024) sore.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":404984,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[319057,319162,243,1420,6199,31433,73377,274908,318806],"series":[],"class_list":["post-404983","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-aipda-robig","tag-aipda-robig-zaenudin","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-siswa-smk","tag-semarang","tag-kasus-penembakan","tag-berita","tag-polisi-tembak-siswa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=404983"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/404983\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/404984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=404983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=404983"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=404983"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=404983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}