{"id":405037,"date":"2024-12-10T12:59:00","date_gmt":"2024-12-10T05:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/10\/respons-ustaz-adi-hidayat-soal-mulut-kasar-miftah-maulana-ke-penjual-es-teh\/"},"modified":"2024-12-10T17:32:55","modified_gmt":"2024-12-10T10:32:55","slug":"respons-ustadz-adi-hidayat-soal-mulut-kasar-si-miftah-maulana-alias-taim-ke-penjual-es-teh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/10\/respons-ustadz-adi-hidayat-soal-mulut-kasar-si-miftah-maulana-alias-taim-ke-penjual-es-teh\/","title":{"rendered":"Respons Ustadz Adi Hidayat soal Mulut Kasar si Miftah Maulana alias Ta&#8217;im ke Penjual Es Teh"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Ustaz Adi Hidayat (UAH) memberikan tanggapannya terkait viralnya kasus penjual es teh Sunhaji yang menjadi sorotan publik setelah diolok-olok oleh penceramah Miftah Maulana alias Gus Miftah. Dalam tausiyahnya pada kajian di Masjid An-Nur Jakarta, Ahad (8\/12) UAH menyoroti bagaimana Allah memberikan pelajaran dan hikmah melalui setiap kejadian yang terjadi.<\/p>\n<p>Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut, takdir Allah bekerja dengan luar biasa, memberikan kebaikan kepada kedua pihak yang terlibat dalam peristiwa ini, meskipun dengan cara yang berbeda.<\/p>\n<p>\u201cSatu sisi, penjual es teh dimuliakan Allah dengan cara yang tidak disangka-sangka. Statusnya diangkat, hidupnya berubah menjadi lebih baik. Di sisi lain, pihak yang lainnya juga diberi kesempatan untuk introspeksi dan memperbaiki diri,\u201d ujar UAH, dikutip inilah.com dari Youtube Officialnya.<\/p>\n<p>Menurut UAH, peristiwa ini menjadi bukti kasih sayang Allah yang adil kepada hamba-Nya.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cYang satu diperbaiki melalui ujian kesejahteraan, yang lain melalui pelajaran introspeksi diri. Kedua-duanya adalah jalan Allah untuk memperbaiki manusia,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Larangan Mencaci dan Menghakimi<\/h3>\n<p>UAH juga menekankan pentingnya menjaga hati dan pandangan yang bersih ketika menghadapi sebuah kejadian. Ia mengingatkan agar umat tidak mudah mencela atau mencaci kedua pihak yang terlibat.<\/p>\n<p>\u201cYang harus kita lakukan adalah bersyukur kepada Allah atas hikmah yang diberikan, bukan menghadirkan cacian atau celaan. Baik kepada penjual es teh maupun kepada penceramah, kita cukup belajar dari hikmah yang Allah tunjukkan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Ajakan untuk Introspeksi<\/h3>\n<p>UAH mengajak umat Islam untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran dalam menjaga adab dan memperbaiki diri.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cAllah memberikan pelajaran dengan cara yang sangat mulia. Yang mulia adalah mereka yang mampu membawa sifat kebaikan dan keadilan sosial dalam hidupnya,\u201d ujar UAH.<\/p>\n<p>Ia mengakhiri tausiyahnya dengan mengingatkan pentingnya terus bersyukur atas segala kejadian yang terjadi dalam hidup.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSemua yang terjadi adalah bagian dari rencana Allah. Mari kita ambil pelajaran dan menjaga hati agar tetap bersih,\u201d tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Ustaz Adi Hidayat (UAH) memberikan tanggapannya terkait viralnya kasus penjual es teh Sunhaji yang menjadi sorotan publik setelah diolok-olok oleh penceramah Miftah Maulana alias Gus Miftah. Dalam tausiyahnya pada kajian di Masjid An-Nur Jakarta, Ahad (8\/12) UAH menyoroti bagaimana Allah memberikan pelajaran dan hikmah melalui setiap kejadian yang terjadi. Wakil Ketua I [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":405038,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[1420,41486,274908,318971,319068,319177],"series":[],"class_list":["post-405037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-peristiwa","tag-ustadz-adi-hidayat","tag-berita","tag-miftah","tag-miftah-alias-taim","tag-mulut-kasar-miftah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/405037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=405037"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/405037\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/405038"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=405037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=405037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=405037"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=405037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}