{"id":405567,"date":"2024-12-12T09:28:00","date_gmt":"2024-12-12T02:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/12\/sosok-remaja-di-bogor-alami-perubahan-kelamin-orang-tua-berharap-anaknya-bisa-segera-dioperasi\/"},"modified":"2024-12-12T15:08:10","modified_gmt":"2024-12-12T08:08:10","slug":"sosok-remaja-di-bogor-alami-perubahan-kelamin-orang-tua-berharap-anaknya-bisa-segera-dioperasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/12\/sosok-remaja-di-bogor-alami-perubahan-kelamin-orang-tua-berharap-anaknya-bisa-segera-dioperasi\/","title":{"rendered":"Sosok Remaja di Bogor Alami Perubahan Kelamin, Orang Tua Berharap Anaknya Bisa Segera Dioperasi"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Viral seorang remaja di Bogor, Jawa Barat, mengalami perubahan identitas jenis kelamin.<\/p>\n<p>Sebelumnya, remaja berinisial TAP berjenis kelamin perempuan, kini mengalami perubahan menjadi laki-laki.<\/p>\n<p>Orang tua TAP yang mengetahui perubahan anaknya ini, berharap sang anak bisa segera menjalani prosedur medis untuk pergantian kelamin.<\/p>\n<p>Dengan begitu, sang anak dapat hidup sesuai identitas biologisnya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Anaknya memang ingin cepat-cepat operasi, bapaknya juga ingin cepat kelar, ingin semuanya selesai dan rapi,&#8221; kata ibunda TAP, S (42), Rabu (11\/12\/2024), dilansir Kompas.com.\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, S juga mengungkapkan harapannya agar mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk biaya operasi anaknya.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kami hanya berharap ada bantuan dari pemerintah agar operasi ini bisa segera dijalankan,&#8221; ucap S.<\/p>\n<p><b>Sosok Remaja di Bogor Alami Perubahan Kelamin<\/b><\/p>\n<p>TAP, Remaja asal Cibungbulang, Bogor yang mengalami perubahan identitas kelamin dari perempuan ini, berusia 15 tahun.<\/p>\n<p>TAP merupakan anak keempat dari empat bersaudara.<\/p>\n<p><b>Dikenal Sosok yang Rajin<\/b><\/p>\n<p>Orang tua TAP, S, menceritakan sosok anaknya yang mengalami perubahan kelamin tersebut.<\/p>\n<p>Menurut S, TAP saat ini sudah menerima keadaan dan tidak merasa malu.<\/p>\n<p>TAP diketahui masih berjualan untuk membantu ibunya.<\/p>\n<p>\u201cMasih jualan sampai sekarang. Jualannya ya mulai dari jam 2 siang aja,\u201d kata ibu TAP, Sukasih kepada TribunnewsBogor.com.<\/p>\n<p>Selain berjualan, TAP kerap menjadi kuli bangunan.<\/p>\n<p>\u201cApa aja dia mah. Emang anaknya rajin gitu. Malah jadi kuli bangunan. Ya bantu-bantu buat mengaduk semen lah istilahnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p><b>Cerita Orang Tua TAP<\/b><\/p>\n<p>S juga menceritakan, ia mengetahui anaknya berubah kelamin pada 23 Oktober 2024, lalu.<\/p>\n<p>Saat itu, S mengetahuinya usai membawa anaknya ke Puskesmas.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ajak periksa ke puskesmas dan dia mau. Kata dokter, ini sudah laki-laki, Bu,&#8221; kata Sukarsih dijumpai TribunnewsBogor.com di kediaman kelurganya, Selasa (10\/12\/2024).<\/p>\n<p>Awalnya, S mengaku kaget dan tak menyangka kelamin anaknya berubah.<\/p>\n<p>Dikatakan S, TAP sejak kecil memang sudah berkelamin perempuan.<\/p>\n<p>\u201cKaget saya. Karena memang ya dari lahir itu perempuan. Saya juga langsung tanya ke dukun beranak tempat anak saya dilahirkan. Katanya memang perempuan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Dikatakan S, anaknya memang memiliki sikap tomboy sejak kecil. Bahkan, ia sering bermain dengan teman-teman laki-lakinya.\u00a0<\/p>\n<p>S pun menganggap hal itu merupakan hal wajar. Sampai S menyadari kelamin anaknya berubah sejak dibawa ke puskesmas.<\/p>\n<p>S membawa anaknya ke beberapa rumah sakit, termasuk RS Medika dan RS Cibinong.<\/p>\n<p>Selanjutnya, TAP dirujuk ke RS Fatmawati, untuk menjalani proses lebih lanjut.\u00a0<\/p>\n<p>Saat ini, TAP sedang menempuh serangkaian prosedur untuk menyempurnakan perubahan jenis kelaminnya. Diperkirakan membutuhkan tiga kali operasi.<\/p>\n<p>Namun, proses tersebut terhambat oleh kebutuhan untuk cek kromosom, yang membutuhkan biaya cukup besar.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Cek kromosom itu biayanya hampir Rp 8,5 juta. Kalau pakai BPJS, prosesnya lama, sekitar dua Bulan, sedangkan anak saya ingin segera operasi karena prosesnya bertahap,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><b>Tunda Sekolah\u00a0<\/b><\/p>\n<p>TAP yang duduk di bangku kelas 9 SMP ini, menunda sekolahnya agar prosesnya tidak terhambat.<\/p>\n<p>Mengetahui kondisi tersebut, guru-guru TAP memakluminya dan memberikan dukungan moril untuk sang murid.<\/p>\n<p>&#8220;Guru-gurunya sudah datang ke rumah dan memaklumi kondisi ini. Kami khawatir kalau teman-teman sekolahnya tahu, akan ada bully-an, jadi sementara sekolahnya ditunda dulu,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Sementara S dan keluarganya sudah menerima kondisi ini dengan ikhlas. Mereka bahkan telah menyiapkan nama baru untuk T.A.P setelah proses perubahan selesai<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Viral seorang remaja di Bogor, Jawa Barat, mengalami perubahan identitas jenis kelamin. Sebelumnya, remaja berinisial TAP berjenis kelamin perempuan, kini mengalami perubahan menjadi laki-laki. Orang tua TAP yang mengetahui perubahan anaknya ini, berharap sang anak bisa segera menjalani prosedur medis untuk pergantian kelamin. Dengan begitu, sang anak dapat hidup sesuai identitas biologisnya.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":405568,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[66460],"tags":[1420,28630,274908,319263],"series":[],"class_list":["post-405567","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-peristiwa","tag-jenis-kelamin","tag-berita","tag-perubahan-jenis-kelamin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/405567","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=405567"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/405567\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/405568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=405567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=405567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=405567"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=405567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}