{"id":407042,"date":"2024-12-18T13:20:00","date_gmt":"2024-12-18T06:20:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/18\/gerah-merasa-dimanfaatkan-keluarga-kiai-besari-minta-gus-miftah-jangan-ngaku-ngaku-data-di-kami-tidak-ada\/"},"modified":"2024-12-18T15:53:17","modified_gmt":"2024-12-18T08:53:17","slug":"gerah-merasa-dimanfaatkan-keluarga-kiai-besari-minta-si-miftah-alias-taim-jangan-ngaku-ngaku-data-di-kami-tidak-ada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/18\/gerah-merasa-dimanfaatkan-keluarga-kiai-besari-minta-si-miftah-alias-taim-jangan-ngaku-ngaku-data-di-kami-tidak-ada\/","title":{"rendered":"Gerah Merasa Dimanfaatkan, Keluarga Kiai Besari Minta si Miftah alias Ta&#8217;im Jangan Ngaku-ngaku: Data di Kami Tidak Ada"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211; <\/b>Pernyataan Gus Miftah yang mengaku sebagai keturunan ke-9 dari ulama besar Kiai Ageng Muhammad Besari memicu polemik di kalangan publik dan keluarga keturunan sang kiai.<\/p>\n<p>Klaim tersebut bahkan mendapat bantahan langsung dari Wirastho, salah satu keturunan ke-8 Kiai Ageng Muhammad Besari.<\/p>\n<p>Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Gus Miftah menyebut garis keturunannya dengan penuh percaya diri.<\/p>\n<p>&#8220;Kebetulan kiai, saya keturunan ke-9 dari Mbah Muhammad Besari. Jadi saya keturunan ke-18 dari Prabu Brawijaya dan keturunan ke-17 dari Raden Patah Demak,&#8221; ujar Gus Miftah dalam video yang beredar di media sosial.\u00a0<\/p>\n<p>Pernyataan ini sontak menuai reaksi, khususnya dari keluarga besar Kiai Ageng Muhammad Besari.<\/p>\n<p>Wirastho, salah satu keturunan ke-8 Mbah Besari, dengan tegas membantah klaim Gus Miftah tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau keluarga besar gini kita tidak bisa mengklaim dan disklaim. Kita hanya bisa menjabarkan data atau silsilah keluarga yang kita punya,&#8221; kata Wirastho dilansir dari YouTube tvOnenews dalam program Apa Kabar Siang Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau Gus Miftah mengaku keturunan dari Mbah Madarum, itu kok di data kami tidak ada,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, tidak ada hubungan darah yang bisa menghubungkan Gus Miftah dengan keluarga Kiai Ageng Muhammad Besari.<\/p>\n<p>&#8220;Karena putri dari Eyang Ilyas itu tidak ada satu pun yang menikah dengan Kiai Madarum. Putra dari Eyang Ilyas itu tidak ada yang namanya Kyai Madarum,&#8221; tegas Wirastho.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Wirastho berharap agar Gus Miftah bisa lebih sadar diri dan tidak asal mengklaim sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari tanpa bukti kuat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya pribadi tidak untuk klaim, tapi ini diharap bagi pribadinya (Miftah) kalau memang tidak (bukan keturunan Kiai) lebih baik mengakui tidak,\u201d kata Wirastho tegas.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi keluarganya, seseorang memang diperbolehkan untuk merasa bagian dari keluarga, baik melalui hubungan genetik maupun keilmuan.<\/p>\n<p>Namun, hal ini harus didasari fakta dan tidak bisa diklaim sembarangan.<\/p>\n<p>\u201cKarena tradisi kami, siapapun diperbolehkan mengaku keluarga, entah keluarga secara genetik ataupun keilmuan. Makanya di sini saya tidak meminta pengakuan Gus Miftah, tapi lebih kepada permintaan untuk menyadari sendiri,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Wirastho juga menekankan pentingnya menjaga nama baik leluhur agar tidak disalahgunakan.<\/p>\n<p>&#8220;3-4 tahun ini kami mencoba untuk menggawangi orang-orang yang ingin mencangkokkan nasab itu. Bukan karena kita merasa sok, tapi untuk menjaga supaya nama leluhur tidak disalahgunakan. Ketika leluhur kami dimanfaatkan untuk kebaikan tidak apa-apa,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Menutup pernyataannya, Wirastho menegaskan bahwa siapa pun yang merasa memiliki hubungan dengan keluarga Kiai Ageng Muhammad Besari dipersilakan datang dan membawa bukti silsilah yang sah.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi ketika digunakan untuk hal negatif, ini yang perlu kita gawangi. Ketika orang mengaku, monggo datang ke sini, bawa silsilah.&#8221; tutup Wirastho.<\/p>\n<p>Kontroversi ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Akankah Gus Miftah memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait klaim keturunannya?<\/p>\n<p>Publik kini menantikan kelanjutan dari polemik yang tengah bergulir ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pernyataan Gus Miftah yang mengaku sebagai keturunan ke-9 dari ulama besar Kiai Ageng Muhammad Besari memicu polemik di kalangan publik dan keluarga keturunan sang kiai. Klaim tersebut bahkan mendapat bantahan langsung dari Wirastho, salah satu keturunan ke-8 Kiai Ageng Muhammad Besari. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Gus Miftah menyebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":407043,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[66460],"tags":[1420,274908,318959,319068,319420],"series":[],"class_list":["post-407042","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-peristiwa","tag-berita","tag-taim","tag-miftah-alias-taim","tag-miftah-gus-jadi-jadian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/407042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=407042"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/407042\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/407043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=407042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=407042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=407042"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=407042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}