{"id":408800,"date":"2024-12-26T23:05:00","date_gmt":"2024-12-26T16:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/26\/hasto-samakan-dirinya-dengan-soekarno-pakar-jelas-beda-soekarno-tak-menyuap-kpu\/"},"modified":"2024-12-28T19:50:48","modified_gmt":"2024-12-28T12:50:48","slug":"hasto-samakan-dirinya-dengan-soekarno-pakar-jelas-beda-soekarno-tak-menyuap-kpu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/26\/hasto-samakan-dirinya-dengan-soekarno-pakar-jelas-beda-soekarno-tak-menyuap-kpu\/","title":{"rendered":"Hasto Samakan Dirinya dengan Soekarno, Pakar: Jelas Beda, Soekarno Tak Menyuap KPU"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Sekjen PDI Perjuangan (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a>), Hasto Kristiyanto, dinilai tidak layak untuk menyamakan dirinya dengan Presiden ke-1 RI, Soekarno, yang sempat ditahan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, merespons sikap Hasto yang melakukan pembelaan dengan menyeret-nyeret pengalaman Soekarno.<\/p>\n<p>Jerry menegaskan bahwa kasus Hasto dan Soekarno sangat jelas berbeda. Sebab, Hasto diduga melakukan penyuapan yang justru tindakan itu pasti ditentang oleh Soekarno.<\/p>\n<p>&#8220;Ajaib, Hasto mau samakan kasusnya dengan Soekarno, ini jelas beda. Soekarno tak pernah menyuap <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpu\/\">KPU<\/a> dan menyembunyikan seorang pelaku kejahatan pemilu yakni penyuap seperti Harun Masiku,&#8221; kata Jerry kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26\/12\/2024).<\/p>\n<p>Dia menduga, sejatinya Hasto akan ditetapkan sebagai tersangka sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, hal itu tak kunjung terjadi karena diduga <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a> sengaja membiarkan kasus Hasto menggantung.<\/p>\n<p>&#8220;Sebenarnya Hasto bisa saja tersangka sejak 2020, tapi KPK tak melakukan tindakan hanya membiarkan Hasto bebas saja. Seakan-akan KPK di periode lalu melindungi Harun Masiku dan Hasto,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan, masuk penjara bukanlah akhir perjuangan, melainkan bagian dari pengorbanan dalam mengejar cita-cita, sebagaimana yang pernah dialami oleh proklamator Soekarno alias Bung Karno.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Hasto menanggapi penetapannya sebagai tersangka oleh KPK. Hasto lantas mengajak para kader PDIP untuk tetap teguh menjaga integritas partai serta muruah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak akan pernah takut menghadapi intimidasi, baik secara formal maupun dengan cara-cara lain. Kami akan terus menyuarakan kebenaran,&#8221; tegas Hasto dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (26\/12\/2024).<\/p>\n<p>Dia mengingatkan kembali, prinsip perjuangan Soekarno saat mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Dimana, Soekarno menolak bekerja sama dengan penjajah demi memperjuangkan kedaulatan rakyat dan kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Bung Karno pernah berkata, penjara adalah jalan pengorbanan untuk cita-cita besar. Para kader PNI kala itu menghadapi hukuman dengan kepala tegak dan senyum di wajah. Begitu juga dengan kami di PDIP, siap menghadapi risiko apa pun demi nilai-nilai yang kami perjuangkan,&#8221; ujar Hasto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, dinilai tidak layak untuk menyamakan dirinya dengan Presiden ke-1 RI, Soekarno, yang sempat ditahan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, merespons sikap Hasto yang melakukan pembelaan dengan menyeret-nyeret pengalaman Soekarno. Jerry menegaskan bahwa kasus Hasto dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":408801,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,1420,7565,21422,29628,274908],"series":[],"class_list":["post-408800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-kpu","tag-soekarno","tag-hasto-kristiyanto","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/408800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=408800"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/408800\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/408801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=408800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=408800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=408800"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=408800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}