{"id":409049,"date":"2024-12-28T07:18:00","date_gmt":"2024-12-28T00:18:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/28\/guru-yang-rajin-bersosialisasi-ini-ditangkap-densus-88-atas-tuduhan-terlibat-terorisme\/"},"modified":"2024-12-28T16:46:29","modified_gmt":"2024-12-28T09:46:29","slug":"guru-yang-rajin-bersosialisasi-ini-ditangkap-densus-88-atas-tuduhan-terlibat-terorisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2024\/12\/28\/guru-yang-rajin-bersosialisasi-ini-ditangkap-densus-88-atas-tuduhan-terlibat-terorisme\/","title":{"rendered":"Guru yang Rajin Bersosialisasi Ini Ditangkap Densus 88 Atas Tuduhan Terlibat Terorisme"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Seorang guru di Majalengka berinsial AR, 52 tahun, ditangkap Densus 88 Antiteror Polri atas tuduhan terlibat tindak terorisme.<\/p>\n<p>AR ditangkap bersama 3 orang lainnya atas tuduhan sama.<\/p>\n<p>AR sehari-harinya dikenal sebagai guru uang rajin bersosialisasi dengan warga. Dia tinggal di Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka.<\/p>\n<p>Ketua RW 06 Kelurahan Majalengka Wetan, Sabur Subekti, mengatakan, sehari-hari AR dikenal sebagai sosok yang rajin bersosialisasi.<\/p>\n<p>Menurut dia, AR bekerja sebagai guru di Tasikmalaya dan sehari-harinya lebih banyak beraktivitas di luar daerah, dan hanya sesekali pulang ke Majalengka.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau pulang pasti bersosialisasi dengan warga sini meski hanya satu atau dua hari, jadi bukan sosok yang tertutup,&#8221; kata Sabur Subekti saat ditemui di kawasan Kecamatan\/Kabupaten Majalengka, Jumat (27\/12\/2024) malam.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, AR justru dikenal warga Kelurahan Majalengka Wetan sebagai pribadi yang tergolong terbuka mengenai kehidupan pribadi maupun profesinya.<\/p>\n<p>AR juga beberapa kali sempat mengajak rekan seprofesinya mengunjungi kediamannya, dan berbaur dengan masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Pihaknya mengakui, selama mengenal AR juga tidak pernah melihat gelagat tidak beres atau mencurigakan, dan menilai sosoknya biasa-biasa saja.<\/p>\n<p>\u00a0&#8220;Orangnya biasa saja seperti kita-kita ini, bahkan kalau berpapasan di jalan pasti menyapa meski hanya basa-basi bertanya mau ke mana atau lainnya,&#8221; ujar Sabur Subekti.<\/p>\n<p>Ia menyampaikan, jika kebetulan berada di Kelurahan Majalengka Wetan, maka AR juga selalu berkumpul bersama teman-teman semasa kecilnya, dan tetangga lainnya.<\/p>\n<p><b>Rumah kediaman guru AR<\/b><\/p>\n<p>Rumah guru AR di Majalengka yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri atas tuduhan terlibat tindak terorisme.<\/p>\n<p>Karenanya, Sabur mengaku sangat terkejut ketika Densus 88 Antiteror Polri menggerebek kediaman AR pada Jumat pagi kemudian langsung mengamankannya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami dari warga sini juga kaget dan enggak menyangka AR diduga terlibat teroris, bahkan katanya sudah lama, karena selama ini orangnya normal-normal saja,&#8221; kata Sabur Subekti.<\/p>\n<p>Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Majalengka, Ipda Riyana, mengakui, empat tertuga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror merupakan warga Kabupaten Majalengka.<\/p>\n<p>Mereka diamankan pada Jumat (27\/12\/2024) pagi, dan merupakan rangkaian penangkapan terduga teroris di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p>&#8220;Keempat terduga teroris tersebut diamankan di lokasi berbeda-beda di wilayah Majalengka,&#8221; ujar Riyana saat ditemui di Mapolres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jumat (27\/12\/2024) malam<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Seorang guru di Majalengka berinsial AR, 52 tahun, ditangkap Densus 88 Antiteror Polri atas tuduhan terlibat tindak terorisme. AR ditangkap bersama 3 orang lainnya atas tuduhan sama. AR sehari-harinya dikenal sebagai guru uang rajin bersosialisasi dengan warga. Dia tinggal di Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka. Ketua RW 06 Kelurahan Majalengka Wetan, Sabur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":409050,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,1420],"series":[],"class_list":["post-409049","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/409049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=409049"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/409049\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/409050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=409049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=409049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=409049"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=409049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}