{"id":410149,"date":"2025-01-01T21:02:00","date_gmt":"2025-01-01T14:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/01\/mangkrak-sejak-2017-meikarta-jadi-kota-mati-penyebab-gagalnya-proyek-rp-278-triliun-ternyata-gegara-ini\/"},"modified":"2025-01-01T22:47:43","modified_gmt":"2025-01-01T15:47:43","slug":"mangkrak-sejak-2017-meikarta-jadi-kota-mati-penyebab-gagalnya-proyek-rp-278-triliun-ternyata-gegara-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/01\/mangkrak-sejak-2017-meikarta-jadi-kota-mati-penyebab-gagalnya-proyek-rp-278-triliun-ternyata-gegara-ini\/","title":{"rendered":"Mangkrak Sejak 2017, Meikarta Jadi Kota Mati: Penyebab Gagalnya Proyek Rp 278 Triliun Ternyata Gegara Ini"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; <a title=\"Meikarta\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/meikarta\/\">Meikarta<\/a>, salah satu investasi properti di kawasan Cikarang hingga kini tak kunjung jelas pembangunannya. Lantas seperti apa kelanjutan dari mega proyek yang mangkrak sejak 2017 itu?<\/p>\n<p>Dilansir channel YouTube dari <em>Suara<\/em>, dalam beberapa tahun terakhir proyek-proyek properti di Indonesia telah menjadi buah bibir publik, menarik perhatian masyarakat dan investor.<\/p>\n<p>Baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Di antaranya yang sempat viral adalah Meikarta.<\/p>\n<p>Fenomena ini tentunya sudah bukan jadi hal yang mengherankan, mengingat pertemuan ekonomi yang pesat dan juga urbanisasi yang terus berlangsung di negara ini.<\/p>\n<p>Mulai dari perumahan mewah, kompleks komersial, sampai proyek-proyek properti yang menjadi cerminan dari ambisi pembangunan infrastruktur di Indonesia.<\/p>\n<p>Tapi nih ya, di tengah gemerlap industri properti, sering banget publik disuguhi dengan berita-berita tentang proyek berhenti atau gagal mencapai tujuannya.<\/p>\n<p>Salah satunya yakni proyek Meikarta.<\/p>\n<p>Padahal, di awal kemunculannya pada tahun 2017, proyek prestisius senilai Rp 278 triliun ini diumumkan sebagai sebuah kota baru dan berskala internasional oleh Lippo Group.<\/p>\n<p>Lokasi proyek Meikarta terbilang strategis banget, berada di sekitar wilayah Bekasi dan Cikarang yang mana ini merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.<\/p>\n<p>Tentunya ini memberikan potensi besar untuk pengembangan properti skala besar seperti kota baru. Terlebih pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut mendukung banget.<\/p>\n<p>Nah yang bikin menggiurkannya lagi adalah pada tahun 2017 mereka itu berani jual unit apartemen dengan harga mulai dari Rp 127 juta.<\/p>\n<p>Lantas kenapa sekarang nggak jelas?<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\">Penyebab Gagal<\/h4>\n<p>Beberapa penyebab proyek Meikarta ini bisa dibilang gagal ada banyak faktor.<\/p>\n<p>Pertama, perizinan. Meikarta tuh awalnya menyebut proyek ini mendapatkan izin 350 hektar termasuk buat proyek orange kompi.<\/p>\n<p>Kemudian izinnya diperluas sampai 500 hektar. Namun rupanya proyek ini ada persoalan lain.<\/p>\n<p>Deddy Mizwar selaku Wakil Gubernur Jawa Barat saat itu sempat meminta Lippo Group menghentikan proyeknya karena belum mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi.<\/p>\n<p>Pemprov Jabar kala itu cuma memberikan rekomendasi izin 84,6 hektar untuk lahan proyek Meikarta.<\/p>\n<p>Hal tentu saja bisa menyebabkan keterlambatan proses pembangunan karena ketika perzinan belum tuntas proyek pembangunan bisa terhambat atau bahkan terhenti dalam waktu yang lama.<\/p>\n<p>Otomatis, itu menyebabkan terjadinya penundaan dalam jadwal pembangunan, dan pada akhirnya ya ini bisa meningkatkan biaya proyek.<\/p>\n<p>Sebab, biaya material proyek ini bisa aja tiba-tiba naik karena inflasi. Hal ini juga jadi pengaruh negatif terhadap reputasi Lippo itu sendiri.<\/p>\n<p>Kedua harga. Kalau berbicara mengenai harga, Meikarta ini lumayan bikin bingung.<\/p>\n<p>Karena awalnya grup Lippo ini punya rencana ingin membangun Meikarta dengan 100 tower, yang masing-masingnya sekira 35 sampai 40-an lantai.<\/p>\n<p>Nah proyek ini tuh ada 250.000 unit apartemen. Tapi yang anehnya mereka tuh berani jual hunian di Meikarta waktu itu cuma sekira Rp 7 juta-an doang per meter persegi.<\/p>\n<p>Itu artinya harga apartemen dibanderol mulai dari Rp 120 jutaan.<\/p>\n<p>Kok bisa murah gitu loh? Banyak yang menilai itu tidak masuk akal.<\/p>\n<p>Sejumlah pihak lantas memprediksi, pengembang Meikarta sengaja bakar duit di awal supaya banyak orang yang melirik dan investasi, agar kota baru itu tumbuh ramai dan kebentuk.<\/p>\n<p>Setelah itu selang beberapa tahun take profit buat nutupin minus tadi. Makanya jarang banget model bisnis yang kayak gini tuh bisa berhasil dan bertahan lama.<\/p>\n<p>Tapi masalahnya balik lagi, ketika Marta lagi garap proyeknya dan gencar jualan mereka tuh kebentur dengan masalah perizinan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meikarta, salah satu investasi properti di kawasan Cikarang hingga kini tak kunjung jelas pembangunannya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":410150,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[1],"tags":[274908,52283,319911,1420],"series":[],"class_list":["post-410149","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-berita","tag-kota-mati","tag-meikarta","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410149","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=410149"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410149\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/410150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=410149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=410149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=410149"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=410149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}