{"id":410181,"date":"2025-01-01T23:02:00","date_gmt":"2025-01-01T16:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/01\/fahri-minta-pak-prabowo-tinggalkan-partai-partai-ekstremis\/"},"modified":"2025-01-01T23:45:22","modified_gmt":"2025-01-01T16:45:22","slug":"fahri-hamzah-minta-prabowo-tinggalkan-partai-partai-ekstremis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/01\/fahri-hamzah-minta-prabowo-tinggalkan-partai-partai-ekstremis\/","title":{"rendered":"Fahri Hamzah Minta Prabowo Tinggalkan Partai-Partai Ekstremis"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Wakil Ketua Umum Partai Gelora <a title=\"Fahri Hamzah\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/fahri-hamzah\/\">Fahri Hamzah<\/a> mengatakan fenomena <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> liberal yang selama ini terjadi di Indonesia sudah terlalu banyak mengorbankan semangat konsolidasi dan keharmonisan nasional.<\/p>\n<p>Menurut dia, politik liberal bersifat &#8216;centang perenang&#8217; yang memungkinkan anak bangsa saling diadu, bertengkar, dan saling menghina. Padahal, kata dia, pertengkaran yang terjadi justru efeknya tidak signifikan.<\/p>\n<p>&#8220;Politik Pancasila ini harus di-restore sebagai bagian dari narasi besar kita untuk bersatu,&#8221; kata Fahri dalam diskusi &#8220;Menyongsong Momentum Indonesia, Refleksi 2024 dan Proyeksi 2025&#8221; di Jakarta, Rabu.<\/p>\n<p>Menurutnya, perkembangan teknologi melalui kebebasan di media sosial seolah-olah menjadi jalan untuk saling menegasikan. Dia pun prihatin atas adanya fenomena tersebut, bahkan hingga menyinggung pemimpin bangsa.<\/p>\n<p>Saat ini, ada godaan dari negara-negara di dunia untuk mengikuti sistem negara yang diterapkan China. Pasalnya, negara tersebut berhasil berkembang pesat menjadi negara maju hanya dalam satu generasi. &#8220;Pada saat yang sama, sehingga ada orang tergoda untuk menjadi otoriter,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Sedangkan, dia menilai negara-negara barat dengan politik liberalnya justru membuat bangsanya tidak terkonsolidasi. Timbulnya peperangan membuat moral bangsa-bangsa itu jatuh sebagai negara demokrasi.<\/p>\n<p>Untuk itu, dia pun mendorong Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> untuk terus mengkonsolidasikan bangsa dengan komando politik yang memunculkan jati diri bangsa Indonesia demi membangun kekuatan masa depan.<\/p>\n<p>&#8220;Serta meninggalkan partai-partai yang ekstremis, karena kemudian menganggap partainya adalah segala-galanya, nah menurut saya ini memerlukan komando baru politik, kita harus punya arah yang baik,&#8221; kata dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan fenomena Politik liberal yang selama ini terjadi di Indonesia sudah terlalu banyak mengorbankan semangat konsolidasi dan keharmonisan nasional.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":410182,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"Fahri Hamzah","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[319914,242,1420,2081,10434,19206,274908],"series":[],"class_list":["post-410181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-partai-ekstremis","tag-politik","tag-peristiwa","tag-prabowo-subianto","tag-fahri-hamzah","tag-partai-gelora","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=410181"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410181\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/410182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=410181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=410181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=410181"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=410181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}