{"id":410192,"date":"2025-01-01T19:54:00","date_gmt":"2025-01-01T12:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/01\/kritik-pendukung-jokowi-terhadap-occrp-disebut-bias-hingga-duga-ada-pesanan\/"},"modified":"2025-01-02T00:12:34","modified_gmt":"2025-01-01T17:12:34","slug":"kritik-pendukung-jokowi-terhadap-occrp-disebut-bias-hingga-duga-ada-pesanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/01\/kritik-pendukung-jokowi-terhadap-occrp-disebut-bias-hingga-duga-ada-pesanan\/","title":{"rendered":"Kritik Pendukung Jokowi Terhadap OCCRP: Disebut Bias hingga Duga Ada Pesanan"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Pendukung Presiden RI ke-7 <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>) mengkritik rilis lembaga nonpemerintah, <em>Organized Crime and Corruption Reporting Project<\/em> (<a title=\"OCCRP\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/occrp\/\">OCCRP<\/a>), yang mencantumkan Jokowi sebagai salah satu finalis <a title=\"pemimpin paling korup\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pemimpin-paling-korup\/\">pemimpin paling korup<\/a> di dunia.<\/p>\n<p>Kritik ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Relawan Projo, Handoko, pada Rabu (11\/2\/2025).<\/p>\n<h4>Kritikan Terhadap OCCRP<\/h4>\n<p>Handoko menegaskan bahwa jika ada pihak yang memiliki bukti konkret mengenai tuduhan tersebut, mereka dipersilakan untuk membawa masalah ini ke ranah hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Silakan saja proses hukum jika memang ada data dan fakta.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Jangan cuma sekadar omong-omong tanpa bukti,\u201d kata Handoko, Rabu (1\/1\/2025).<\/p>\n<p>Ia menilai rilis OCCRP sebagai upaya framing jahat yang tidak hanya merugikan nama baik Jokowi, tetapi juga mencederai martabat bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Penilaian seperti ini hanya mencerminkan bias dan tidak menghormati pendapat rakyat Indonesia yang jelas-jelas masih percaya pada Pak Jokowi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Handoko berpendapat bahwa penilaian OCCRP tidak mencerminkan realitas yang dirasakan oleh rakyat.<\/p>\n<p>\u201cItu penilaian yang keliru. Yang mengetahui dan merasakan langsung adalah rakyat Indonesia.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Tolok ukurnya jelas, hasil pembangunan, penegakan hukum, budaya <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> baru, serta harapan masyarakat,\u201d kata Handoko.<\/p>\n<h4>Tudingan Pesanan<\/h4>\n<p>Ketua Umum Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, juga meragukan kredibilitas OCCRP.<\/p>\n<p>Ia mempertanyakan indikator korupsi yang digunakan untuk menilai Jokowi.<\/p>\n<p>\u201cKredibilitas dan netralitas tim penilai OCCRP sangat meragukan, terbukti dari hasil penilaian mereka yang ngawur. Apa yang dikorupsi Jokowi?\u201d kata Noel, Rabu (1\/1\/2025).<\/p>\n<p>Noel menambahkan bahwa temuan OCCRP bisa jadi merupakan pesanan dari kelompok tertentu untuk menyudutkan Jokowi.<\/p>\n<p>Ia menegaskan pentingnya bersatu menghadapi serangan terhadap Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKalau OCCRP memang netral dan imparsial, jelaskan kriteria dan fakta mana yang dimasukkan dalam kriteria tersebut. Jangan menarik asumsi tanpa data dan fakta yang jelas. Jangan pula hanya berdasarkan persepsi yang tidak faktual,\u201d jelasnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendukung Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengkritik rilis lembaga nonpemerintah, Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), yang mencantumkan Jokowi sebagai salah satu finalis pemimpin paling korup di dunia.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":410193,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"jokowi","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[319915,94,319916,1420,319917,1645,227826,242336,250880,274908,319820,319834,319880],"series":[],"class_list":["post-410192","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-pemimpin-terburuk-dunia-tahun-2024","tag-jokowi","tag-tokoh-terburuk-dunia-tahun-2024","tag-peristiwa","tag-jokowi-pemimpin-paling-korup","tag-joko-widodo","tag-pendukung-jokowi","tag-sorotan-dunia","tag-sorotan-internasional","tag-berita","tag-occrp","tag-jokowi-tokoh-terkorup-dunia","tag-laporan-occrp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=410192"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410192\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/410193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=410192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=410192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=410192"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=410192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}