{"id":410304,"date":"2025-01-02T12:38:00","date_gmt":"2025-01-02T05:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/02\/komentar-mengejutkan-pengurus-pdip-pemalang-sooal-hasto\/"},"modified":"2025-01-02T15:51:20","modified_gmt":"2025-01-02T08:51:20","slug":"komentar-mengejutkan-pengurus-pdip-pemalang-soal-hasto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/02\/komentar-mengejutkan-pengurus-pdip-pemalang-soal-hasto\/","title":{"rendered":"Komentar Mengejutkan Pengurus PDIP Pemalang Soal Hasto"},"content":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Komentar mengejutkan dilontarkan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/pdip\/\">PDIP<\/a> Kabupaten Pemalang. Sudarsono. Ia menilai PDIP tak akan berubah meski Hasto Kristiyanto tidak lagi menjadi sekjen.<\/p>\n<p>Makanya, ia mendesak Ketum Megawati Soekarnoputri bertindak tegas dan memecat Hasto yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/kpk\/\">KPK<\/a>).<\/p>\n<p>\u201cSaya punya penyampaian, PDIP itu partai besar, hebat. Artinya PDIP tidak akan berhenti pada seakan-akan Hasto punya masalah hukum, lalu PDIP berhenti bernapas, tidak,\u201d ucapnya kepada wartawan, dikutip Kamis (2\/1\/2025) dari Inilah.com.<\/p>\n<p>Segala tindak tanduk Hasto beberapa waktu belakangan ini, dia nilai sudah cukup menjadi bahan evaluasi partai untuk mencari sosok sekjen baru. Menurutnya, Hasto sudah merusak partai.<\/p>\n<p>\u201cAyo monggo bapak ibu, ibu ketum dengan segala jajarannya, dari kasus Hasto jadi catatan untuk evaluasi. Mas Hasto kan sudah merusak partai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sudarsono juga menyayangkan manuver Hasto yang berupaya lakukan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> sandera, dengan mengklaim memiliki kartu AS berupa bukti video pejabat dan petinggi negara yang korup. \u201cSekjen kami ini mental tempe,\u201d kata Sudarsono.<\/p>\n<p>Harusnya kata dia, jika Hasto menyimpan video skandal elite, maka harusnya dibongkar sejak awal dan tidak disimpan saja. Ia pun menyebut Hasto menjadi penjahat karena sengaja menyimpan video skandal elit.<\/p>\n<p>\u201cKalau itu (skandal) sama-sama benar, maka sama-sama penjahat, bukan negarawan. Kok bisa terpilih jadi sekjen ya seperti ini ya,\u201d kritik Sudarsono.<\/p>\n<p>Dia juga mengungkap, dirinya telah menyurati lembaga antirasuah agar segera menindak Hasto. Surat itu, tutur dia, telah dilayangkan pada Selasa (31\/1\/2024).<\/p>\n<p>\u201cYa, betul, kemarin tanggal 31, kami jauh-jauh dari Pemalang ke Kantor KPK di Jakarta ini yang pada intinya surat saya adalah saya menyampaikan kepada pimpinan KPK untuk kasus Pak Hasto ini yang justru berlarut-larut untuk bisa ditindaklanjuti seperti apa setelah ditetapkan menjadi tersangka,\u201d katanya<\/p>\n<p>Sudarsono meminta Hasto bersikap \u2018gentelman\u2019, hadapi proses hukum. Jika dirasa KPK tak cukup bukti, \u2018anak emas\u2019 Ketum Megawati Soekarnoputri itu diminta tempuh jalur hukum, bukan bikin gaduh.<\/p>\n<p>\u201cSehingga saya sampaikan kemarin kepada pucuk pimpinan (KPK), kalau memang sekiranya ada hal-hal yang merugikan Mas Hasto, dan tentunya Mas Hasto juga akan melakukan langkah-langkah hukum karena celah hukum itu ada,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Komentar mengejutkan dilontarkan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Kabupaten Pemalang. Sudarsono. Ia menilai PDIP tak akan berubah meski Hasto Kristiyanto tidak lagi menjadi sekjen. Makanya, ia mendesak Ketum Megawati Soekarnoputri bertindak tegas dan memecat Hasto yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). \u201cSaya punya penyampaian, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":410305,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,29627,3071,1420,242],"series":[],"class_list":["post-410304","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-pdi-perjuangan","tag-pdip","tag-peristiwa","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=410304"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410304\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/410305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=410304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=410304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=410304"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=410304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}