{"id":410350,"date":"2025-01-02T14:10:00","date_gmt":"2025-01-02T07:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/02\/diduga-pembunuhan-berencana-pengacara-rudi-s-gani-sempat-curhat-ke-kakak-soal-kasus-yang-ditangani\/"},"modified":"2025-01-02T16:02:29","modified_gmt":"2025-01-02T09:02:29","slug":"diduga-pembunuhan-berencana-pengacara-rudi-s-gani-sempat-curhat-ke-kakak-soal-kasus-yang-ditangani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/02\/diduga-pembunuhan-berencana-pengacara-rudi-s-gani-sempat-curhat-ke-kakak-soal-kasus-yang-ditangani\/","title":{"rendered":"Diduga Pembunuhan Berencana, Pengacara Rudi S Gani Sempat Curhat ke Kakak soal Kasus yang Ditangani"},"content":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pengacara Rudi S Gani tewas setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) di kediamannya di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, pada Selasa (31\/12\/2024) malam.<\/p>\n<p>Sebelum meregang nyawa, kakak Rudi, Arifin Gani mengatakan sempat curhat ke dirinya terkait kasus yang tengah ditanganinya.<\/p>\n<p>Arifin mengatakan sang adik mengatakan bahwa dalam waktu dekat, kasus yang ditanganinya akan segera disidangkan.<\/p>\n<p>&#8220;Sebelum meninggal, dia cuma bilang bahwa dia punya klien dan akan sidang,&#8221; kata Arifin pada Rabu (1\/1\/2025) di rumah duka di Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dikutip dari Tribun Timur.<\/p>\n<p>Selain itu, Arifin mengetahui adiknya tengah menangani berbagai kasus di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel).<\/p>\n<p>&#8220;Kasus yang ditangani itu kadang di Bone, di Soppeng, Wajo, dan Pangkep,&#8221; ungkap Arifin.<\/p>\n<p>&#8220;Kasus paling banyak ditangani di Kabupaten Bone, di sana itu ada kasus pidana dan perdata,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Arifin juga menyebut Rudi tidak pernah bercerita bahwa korban memiliki masalah dengan orang lain.<\/p>\n<p>&#8220;Dia tidak pernah bilang dapat ancaman atau hal lainnya,&#8221; ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Arifin berharap kasus penembakan yang menimpa adiknya hingga tewas agar diungkap hingga tuntas.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tentu meminta kepada pihak kepolisian supaya betul-betul mengusut siapa pelakunya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><b>Diduga Pembunuhan Berencana, Pelaku Lebih dari Satu Orang<\/b><\/p>\n<p>Terpisah, kriminolog dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Heri Tahir menduga penembakan terhadap Rudi adalah pembunuhan berencana.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau dilihat dari sisi kriminolog itu ini merupakan pembunuhan berencana dan struktur,&#8221; ujar Heri saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com via telepon selular, Kamis (2\/1\/2024).\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, korban sudah lama diincar. Hal itu dibuktikan dengan pelaku mengetahui posisi hingga kondisi korban saat peristiwa terjadi.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah lama diincar dan ikuti dan bisa jadi juga dilakukan oleh orang yang profesional karena melihat dari sisi penembakannya dia tahu titik vital seseorang,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Heri juga menduga pelaku dalam kasus ini lebih dari satu orang.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau yang mengeksekusinya itu satu orang tapi yang terlibat dalam proses penembakan itu lebih dari satu orang,&#8221; bebernya.\u00a0<\/p>\n<p>Di sisi lain, Heri mengakui profesi pengacara seperti yang dilakukan oleh Rudi memang rawan menjadi korban tindakan kriminal.<\/p>\n<p>Terkait kasus Rudi, dia sudah mengetahui bahwa korban tengah menyelidiki berbagai kasus sebelum tewas.<\/p>\n<p>Heri menjelaskan kasus perdata yang turut ditangani Rudi memang sensitif dan beresiko akan kriminalisasi.<\/p>\n<p>&#8220;Apalagi saya baca juga kasus yang paling banyak ditangani itu masalah perdata, itukan sensitif sekali, pidana juga sensitif,&#8221; ucapnya.\u00a0<\/p>\n<p>Masih dikutip dari Tribun Timur, Rudi sebelum meregang nyawa tengah menangani\u00a0 kasus di Kota Watampone.<\/p>\n<p>Setelah selesai, dirinya langsung pulang ke kampung halaman istrinya di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.<\/p>\n<p>Adapun Rudi tiba di kediaman istrinya tersebut pada Selasa sore.<\/p>\n<p>Pada malam hari sebelum terjadi penembakan, Rudi masih sempat bercengkrama dengan keluarga.\u00a0 \u00a0<\/p>\n<p>Sebelum insiden itu terjadi, terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah korban.<\/p>\n<p>Selang beberapa saat bunyi letusan senjata itu terdengar.<\/p>\n<p>Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Bone, Iptu Reyendra.<\/p>\n<p>&#8220;Selepas ledakan itu, Rudi kemudian tersungkur dengan luka tembakan pada bagian wajah. Kemudian, pelaku misterius langsung tancap gas meninggalkan lokasi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengaku pihak kepolisian masih melakukan lidik dalam peristiwa tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Keluarga mereka kemudian membawa Rudi ke Puskesmas Lappariaja dalam keadaan terluka parah dan tak sadarkan diri,&#8221; jelasnya.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Setelah tertembak korban dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tak terselamatkan,&#8221;jelasnya.<\/p>\n<p><b>Rudi Derita Luka Tembak di Wajah, Peluru Bersarang di Leher<\/b><\/p>\n<p>Rudi menderita luka di bagian muka di bawah mata setelah ditembak oleh OTK pada Selasa malam.<\/p>\n<p>Sementara, peluru yang ditembakan bersarang di lehernya.<\/p>\n<p>Adapun hal ini diketahui dari autopsi yang dilakukan di ruang forensik RS Bhayangkara Makassar pada Rabu.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil otopsi korban mengalami luka tembak di bagian muka bawah mata kanan,&#8221; kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (2\/1\/2025).<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian peluru bersarang di tulang leher,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, olah TKP oleh Tim Labfor Polda Sulsel juga sudah dilakukan pada Rabu sore.<\/p>\n<p>Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Jamaluddin Farti yang dikonfirmasi mengaku telah mengerahkan tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.<\/p>\n<p>&#8220;Dari Labfor Polda juga diturunkan untuk backup olah TKP. Tim Resmob Polda juga backup untuk pengungkapannya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pengacara Rudi S Gani tewas setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) di kediamannya di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, pada Selasa (31\/12\/2024) malam. Sebelum meregang nyawa, kakak Rudi, Arifin Gani mengatakan sempat curhat ke dirinya terkait kasus yang tengah ditanganinya. Arifin mengatakan sang adik mengatakan bahwa dalam waktu dekat, kasus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":410351,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,243,4599,29857,1420,319870],"series":[],"class_list":["post-410350","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-hukum","tag-kasus-pembunuhan","tag-pembunuhan-berencana","tag-peristiwa","tag-rudi-s-gani"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=410350"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/410350\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/410351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=410350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=410350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=410350"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=410350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}