{"id":411976,"date":"2025-01-10T11:40:00","date_gmt":"2025-01-10T04:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/10\/tak-hanya-wilayah-palestina-zionis-israel-juga-berambisi-caplok-negara-negara-arab-lain\/"},"modified":"2025-01-10T18:49:42","modified_gmt":"2025-01-10T11:49:42","slug":"tak-hanya-wilayah-palestina-zionis-israel-juga-berambisi-caplok-negara-negara-arab-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/10\/tak-hanya-wilayah-palestina-zionis-israel-juga-berambisi-caplok-negara-negara-arab-lain\/","title":{"rendered":"Tak Hanya Wilayah Palestina, Zionis Israel Juga Berambisi Caplok Negara-negara Arab Lain"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Pejabat <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/palestina\/\">Palestina<\/a> dan Arab mengutuk keras penerbitan peta di akun Instagram berbahasa Arab milik pemerintah <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/israel\/\">Israel<\/a>. Pasalnya, peta tersebut menggambarkan sebagian wilayah Palestina sebagai bagian dari &#8216;Israel Raya&#8217;.<\/p>\n<p>Mengutip New Arab, Kamis (9\/1\/2025), unggahan tersebut memicu kemarahan dari warga Palestina dan negara-negara Arab. Mereka menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengendalikan ambisi ekspansionis Israel dan mencegahnya untuk merebut lebih banyak wilayah Palestina dan Arab.<\/p>\n<p>Adapun wilayah yang diklaim oleh peta itu mencakup Palestina, Yordania, Lebanon, dan Suriah.<\/p>\n<p>Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania mengutuk unggahan tersebut &#8216;dengan kata-kata yang paling keras&#8217; dan menggambarkan ilustrasi tersebut sebagai &#8216;tuduhan dan ilusi&#8217; yang dipromosikan oleh sayap kanan Israel untuk mencegah berdirinya negara Palestina.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan peta yang &#8216;mengeklaim mewakili Israel historis&#8217; merupakan &#8216;pelanggaran mencolok&#8217; terhadap norma-norma internasional, dengan memperingatkan bahwa aspirasi Israel yang nyata dapat semakin menghalangi peluang perdamaian di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Doha menyerukan kepada masyarakat internasional untuk &#8216;memenuhi tanggung jawab hukum dan moralnya dengan menekan pendudukan Israel agar mematuhi resolusi legitimasi internasional dan menghadapi ambisi ekspansionisnya di tanah Arab&#8217;.<\/p>\n<p>Adapun kelompok Hamas, dalam pernyataannya di Telegram, juga menolak seruan untuk mencaplok wilayah yang ditandai pada peta sebagai &#8216;konfirmasi sifat agresif pendudukan Israel dan ambisi ekspansionisnya&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Kebijakan bermusuhan dan pernyataan publik berulang-ulang Israel&#8230; memerlukan sikap dan tindakan tegas oleh Liga Arab dan pemerintah Arab dan Muslim untuk menghadapi ambisi ini dan menghentikan kejahatan Zionis yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina kami,&#8221; kata Hamas.<\/p>\n<p>Nabil Abu Rudeineh, juru bicara Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, juga mengecam peta tersebut. Dikutip kantor berita WAFA, ia menggambarkannya sebagai &#8216;pelanggaran terang-terangan terhadap semua resolusi dan hukum legitimasi internasional&#8217;.<\/p>\n<p>Liga Arab juga mengutuk peta tersebut. Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit memperingatkan bahwa provokasi tersebut berisiko mengobarkan ekstremisme.<\/p>\n<p>Publikasi peta tersebut muncul saat para menteri ekstremis di pemerintahan Israel membicarakan prospek aneksasi penuh Israel atas Tepi Barat yang diduduki dan pembangunan kembali permukiman di <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gaza\/\">Gaza<\/a>. Sebagai informasi, keduanya adalah wilayah Palestina yang diduduki secara ilegal oleh Israel sejak 1967.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pejabat Palestina dan Arab mengutuk keras penerbitan peta di akun Instagram berbahasa Arab milik pemerintah Israel. Pasalnya, peta tersebut menggambarkan sebagian wilayah Palestina sebagai bagian dari &#8216;Israel Raya&#8217;. Mengutip New Arab, Kamis (9\/1\/2025), unggahan tersebut memicu kemarahan dari warga Palestina dan negara-negara Arab. Mereka menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengendalikan ambisi ekspansionis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":411977,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[36,272],"tags":[274908,68,317250,1420],"series":[],"class_list":["post-411976","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-timur-tengah","tag-berita","tag-headline","tag-negara-kera-israel","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/411976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=411976"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/411976\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/411977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=411976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=411976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=411976"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=411976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}