{"id":412401,"date":"2025-01-12T09:04:00","date_gmt":"2025-01-12T02:04:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/12\/guru-di-medan-sindir-ibu-murid-yang-duduk-di-lantai-karena-nunggak-spp-kan-sudah-saya-bilang\/"},"modified":"2025-01-13T10:27:49","modified_gmt":"2025-01-13T03:27:49","slug":"guru-di-medan-sindir-ibu-murid-yang-duduk-di-lantai-karena-nunggak-spp-kan-sudah-saya-bilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/12\/guru-di-medan-sindir-ibu-murid-yang-duduk-di-lantai-karena-nunggak-spp-kan-sudah-saya-bilang\/","title":{"rendered":"Guru di Medan &#8216;Sindir&#8217; Ibu Murid yang Duduk di Lantai karena Nunggak SPP: Kan Sudah Saya Bilang"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b>\u00a0 &#8211; Guru di Medan, Sumatra Utara (Sumut), Haryati, yang menghukum muridnya, Mahesya Iskandar (10), duduk di lantai karena menunggak SPP sebesar Rp180 ribu, sempat &#8216;menyindir&#8217; ibu korban.<\/p>\n<p>Dari pengakuan ibu Mahesya, Kamelia, dirinya terlibat perdebatan dengan Haryati ketika mendatangi sekolah sang anak, Rabu (8\/1\/2025).<\/p>\n<p>Perdebatan itu terjadi ketika Kamelia menangis melihat sang anak duduk di lantai dan tak diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar lantaran menunggak SPP.<\/p>\n<p>Kepada dirinya, kata Kamelia, Haryati berkata dengan nada ketus, hukuman yang diberikan kepada Mahesya merupakan peraturan sekolah.<\/p>\n<p>Aturan yang dimaksud adalah, apabila siswa belum melunasi uang pembayaran sekolah, maka tidak diperbolehkan ikut kegiatan belajar.<\/p>\n<p>&#8220;Wali kelasnya (Haryati) datang dan bilang, &#8216;Kan sudah saya bilang, peraturan yang belum bayar dan lunas tidak dibenarkan ikut sekolah&#8217;,&#8221; kisah Kamelia saat ditemui di kediamannya di Gang Jarak, Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan, Jumat (10\/1\/2025), dilansir Tribun-Medan.com.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Haryati menyebut sudah meminta Mahesya untuk pulang, namun si anak menolak.<\/p>\n<p>Karena itu, Haryati kemudian menghukum Mahesya duduk di lantai sejak pagi hingga siang.<\/p>\n<p>&#8220;Kata gurunya, &#8216;Anak Ibu sudah saya suruh pulang, tetapi tidak mau pulang&#8217;,&#8221; imbuh Kamelia.<\/p>\n<p>Atas hal itu, Kamelia lantas menemui Kepala Sekolah SD Yayasan Abdi Sukma untuk menanyakan kebenaran aturan yang disampaikan Haryati.<\/p>\n<p>Menurut Kamelia, pihak Kepsek tidak mengetahui ada murid yang dihukum duduk di lantai dan tak boleh ikut belajar karena menunggak uang SPP.<\/p>\n<p>&#8220;Kepsek bilang tidak tahu (anak saya dihukum). Sama sekali tidak tahu dan dijawab tidak ada,&#8221; kata Kamelia.<\/p>\n<p>Pasca-insiden Mahesya dihukum duduk di lantai viral, Kepsek SD Yayasan Abdi Sukma lantas mendatangi kediaman bocah tersebut.<\/p>\n<p>Tetapi, Haryati disebutkan belum tampak berkunjung ke rumah Mahesya.<\/p>\n<p>Kamelia juga mengungkapkan banyak donatur yang datang mendatanginya dan membantu melunasi uang SPP Mahesya.<\/p>\n<p>&#8220;Ada relawan datang, Kepala Sekolah juga sempat datangi saya dan bilang masalah uang sekolah nggak usah dipikirkan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, Kamelia bekerja sebagai relawan di Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP).<\/p>\n<p>Sementara, sang suami merantau dan bekerja sebagai kuli bangunan.<\/p>\n<p>Guru yang Beri Hukuman Kini Diskorsing<\/p>\n<p>Buntut dirinya menghukum murid duduk di lantai dan tak mengizinkan ikut belajar sebab menunggak SPP, Haryati tidak diperbolehkan mengajar untuk sementara waktu.<\/p>\n<p>Ketua Yayasan Abdi Sukma Kota Medan, Ahmad Parlindungan, mengungkapkan hukuman duduk di lantai merupakan akal-akalan Haryati sendiri.<\/p>\n<p>Ia menegaskan yayasan tak pernah membuat aturan sedemikian rupa.<\/p>\n<p>&#8220;Kami yayasan akan memberikan pembebasan tidak mengajar atau skorsing sampai waktu yang ditentukan,&#8221; ungkap Ahmad, Sabtu (11\/1\/2025).<\/p>\n<p>&#8220;Semua siswa yang ada, mau bayar atau tidak, harus ikut (kegiatan) belajar mengajar.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat kecewa dengan kondisi ini yang menjadi viral seluruh Indonesia, karena tidak ada aturan tertulis (dihukum karena nunggak SPP),&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, soal spekulasi ada masalah pribadi antara Haryati dan ibu Mahesya, Ahmad membantahnya.<\/p>\n<p>Ia memastikan tak ada masalah pribadi antara Kamelia dan Haryati.<\/p>\n<p>Ahmad juga mengatakan pihak sekolah sudah mendatangi rumah Mahesya untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Kamelia.<\/p>\n<p>&#8220;Mediasi sudah. Sudah meminta maaf. Anaknya (Kamelia) ada 2 di sini, yang kelas 4 (Mahesya) dan (adik Mahesya) kelas 1 SD.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Nah, yang kelas 1 ini tidak ada masalah (tidak dihukum guru, red). Sama-sama tidak membayar uang sekolah,&#8221; jelas Ahmad.<\/p>\n<p>Nunggak SPP karena KIP Belum Cair<\/p>\n<p>Terkait nunggak SPP, Kamelia mengaku sebab dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebesar Rp450 ribu milik sang anak, belum cair.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, selama ini pembayaran uang sekolah Mahesya dan adiknya mengandalkan dana KIP dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).<\/p>\n<p>&#8220;Pokoknya, enam bulan dibiayai pakai dana BOS, enam bulan bayar dari Juli sampai Desember.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kalau (KIP) cair, 450.000 itu saya habiskan untuk biaya sekolah, gak pernah saya ambil,&#8221; kata Kamelia.<\/p>\n<p>Kamelia mengaku sempat meminta keringanan pada pihak sekolah, agar anaknya diizinkan mengikuti ujian bulan Desember 2024, meski belum membayar SPP.<\/p>\n<p>Kendati pihak sekolah mengizinkan, namun Kamelia tak diperbolehkan mengambil rapor anak-anaknya.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, sempat ada pengumuman di grup WhatsApp untuk pelunasan SPP.<\/p>\n<p>Dalam pengumuman itu, murid yang belum membayar SPP, dikatakan tidak boleh mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).<\/p>\n<p>Awalnya, Kamelia mengira pesan itu hanya sekadar imbauan.<\/p>\n<p>Tetapi, ia kemudian mendapati Mahesya dihukum duduk di lantai dan dilarang ikut belajar karena menunggak SPP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0 &#8211; Guru di Medan, Sumatra Utara (Sumut), Haryati, yang menghukum muridnya, Mahesya Iskandar (10), duduk di lantai karena menunggak SPP sebesar Rp180 ribu, sempat &#8216;menyindir&#8217; ibu korban. Dari pengakuan ibu Mahesya, Kamelia, dirinya terlibat perdebatan dengan Haryati ketika mendatangi sekolah sang anak, Rabu (8\/1\/2025). Perdebatan itu terjadi ketika Kamelia menangis melihat sang anak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":412402,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[60],"tags":[1420,14210,36277,274908,321276],"series":[],"class_list":["post-412401","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-peristiwa","tag-medan","tag-sumatera-utara","tag-berita","tag-murid-dihukum-karena-nunggak-spp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/412401","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=412401"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/412401\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/412402"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=412401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=412401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=412401"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=412401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}