{"id":414268,"date":"2025-01-20T23:25:00","date_gmt":"2025-01-20T16:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/20\/insiden-adu-mulut-di-spbu-terban-pj-bupati-aceh-tamiang-bantah-sebut-warga-orang-gila\/"},"modified":"2025-01-20T23:25:00","modified_gmt":"2025-01-20T16:25:00","slug":"insiden-adu-mulut-di-spbu-terban-pj-bupati-aceh-tamiang-bantah-sebut-warga-orang-gila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/20\/insiden-adu-mulut-di-spbu-terban-pj-bupati-aceh-tamiang-bantah-sebut-warga-orang-gila\/","title":{"rendered":"Insiden Adu Mulut di SPBU Terban, Pj Bupati Aceh Tamiang Bantah Sebut Warga \u2018Orang Gila\u2019"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Insiden yang melibatkan rombongan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tamiang, Asra, dengan pengendara motor berinisial SB di SPBU Terban, Karang Baru, pada Kamis (16\/1\/2025), menjadi sorotan setelah pemberitaan mencuat ke publik. Pj Bupati Asra membantah keras terkait tudingan bahwa pihaknya menyerempet dan menyebut warga dengan kata tidak pantas.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Pj Bupati menyatakan, tuduhan tersebut tidak benar dan meminta pihak terkait untuk bertanggung jawab atas ucapannya.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada kami menyerempet. Perkataan yang tidak benar akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Kalau ada yang ingin menulis apa pun, silakan saja, tapi saya pastikan cerita itu tidak sesuai fakta,\u201d tegas Asra saat di wawancarai BANDA ACEH usai acara penetapan bupati terpilih di DPRK Aceh Tamiang, Senin (20\/1\/2025).<\/p>\n<p>Pengakuan SB kepada salah satu media bahwa Pj Bupati Asra turun dari mobil dan menyebut pengendara sepeda motor sebagai \u201corang gila.\u201d Namun, bantahan tegas disampaikan oleh Asra.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak pernah berkata seperti itu. Cerita yang menyebut kami menyerempet sepeda motornya juga tidak benar. Saya berada di dalam mobil selama kejadian tersebut, tidak terlibat langsung,\u201d tegas Asra.<\/p>\n<p>\u201cDia memancing kami dengan menggeber-geber motor dan bersikap arogan, seolah tidak menghormati mobil pejabat. Kami mencoba menanyakan maksudnya, tapi dia malah berkata, \u2018Suka-suka saya, ini motor saya,\u2019\u201d ujar ajudan meniru pernyataan SB.<\/p>\n<p>Ajudan juga menyebutkan, SB sempat mengaku sebagai Panglima GAM dan menantang mereka untuk memukulnya.<\/p>\n<p>\u201cDia bilang, \u2018Saya Panglima GAM, saya sudah ikut perang. Kalau berani pukul saya.\u2019 Tapi kami tidak meladeninya karena jelas dia hanya mencari masalah,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ajudan menegaskan, pihaknya tidak pernah memulai provokasi, melainkan mencoba menghindari konfrontasi. Setelah situasi semakin memanas, mereka memutuskan untuk meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah dinas Pj Bupati.<\/p>\n<p>Selain itu, Ajudan Pj Bupati juga menyayangkan pemberitaan yang dianggap menyudutkan tanpa konfirmasi kepada mereka.<\/p>\n<p>\u201cKalau ada berita, seharusnya juga klarifikasi dulu ke kami,\u201d tutup ajudan.<\/p>\n<p>Namun versi SB yang disampaikan kepada media berbeda. Seperti dilansir <em>waspada.id<\/em>, Sabtu (18\/1\/2025), SB mengklaim dirinya hanya ingin mengisi bahan bakar di SPBU Tanah Terban, Karang Baru.<\/p>\n<p>Kemudian, mobil dinas tersebut juga masuk ke areal SPBU. Selanjutnya, dua orang turun dari mobil dan menghampirinya, sehingga terjadi \u201cadu mulut\u201d.<\/p>\n<p>Dalam \u201cadu mulut \u201c itu, ungkapnya, ternyata dua orang yang turun dari mobil itu adalah ajudan Pj Bupati Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Dalam \u201cadu mulut\u201d tersebut SB menuding dua ajudan Pj Bupati Aceh Tamiang itu mengeluarkan kata-kata tidak pantas yang berhubungan dengan keluarganya.<\/p>\n<p>\u201cSelain itu mereka juga mengatakan saya GAM dan saya jawab kalau memang berani tembak saja saya dan pukul saja saya, biar saya uangkan kalian,\u201d ungkap SB. \u201cBukan itu saja, mereka mempersoalkan suara kereta saya meraung-raung ngegas ketika di jalan.\u201d<\/p>\n<p>Kata dia, situasi pertengkaran semakin memanas dan sejumlah warga yang sedang berada di SPBU menyaksikan pertengkaran tersebut.<\/p>\n<p>\u201cLalu dari mobil itu, turun Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra menghampiri kami yang sedang bertengkar sambil mengatakan sudah-sudah tidak usah bertengkar lagi melayani orang gila ini. Tentu saja saya merasa keberatan karena disebut orang gila,\u201d ujar SB.<\/p>\n<p>Diketahui, setelah insiden tersebut, SB sempat membawa golok ke kantor bupati dengan tujuan meminta ajudan Pj Bupati meminta maaf.<\/p>\n<p>Bahkan, SB sempat melaporkan insiden tersebut ke Polres Aceh Tamiang. Namun, laporan itu ditolak karena kurangnya saksi. Petugas SPBU yang berada di lokasi juga enggan memberikan keterangan sebagai saksi.<\/p>\n<p><strong>Reporter:<\/strong> Khairil Akram<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Insiden yang melibatkan rombongan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tamiang, Asra, dengan pengendara motor berinisial SB di SPBU Terban, Karang Baru, pada Kamis (16\/1\/2025), menjadi sorotan setelah pemberitaan mencuat ke publik. Pj Bupati Asra membantah keras terkait tudingan bahwa pihaknya menyerempet dan menyebut warga dengan kata tidak pantas. Dalam keterangannya, Pj Bupati menyatakan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":414269,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[68,13434,29996,66648,168049],"series":[],"class_list":["post-414268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-headline","tag-aceh","tag-aceh-tamiang","tag-pj-bupati","tag-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/414268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=414268"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/414268\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/414269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=414268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=414268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=414268"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=414268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}