{"id":414705,"date":"2025-01-22T21:47:00","date_gmt":"2025-01-22T14:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/22\/ketua-pkk-safriati-ajak-siswa-jauhi-bullying-hingga-seks-bebas\/"},"modified":"2025-01-22T21:47:00","modified_gmt":"2025-01-22T14:47:00","slug":"ketua-pkk-safriati-ajak-siswa-jauhi-bullying-hingga-seks-bebas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/22\/ketua-pkk-safriati-ajak-siswa-jauhi-bullying-hingga-seks-bebas\/","title":{"rendered":"Ketua PKK Safriati Ajak Siswa Jauhi Bullying hingga Seks Bebas"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Pj Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Safriati, berkunjung ke SMA Negeri 1 Banda Aceh pada Rabu, (22\/1\/2025).<\/p>\n<p>Kedatangan Safriati bukan hanya sebagai Ketua PKK Aceh, namun juga sebagai alumni angkatan 1990 yang pernah mengeyam pendidikan di SMA 1 Banda Aceh. Ia juga pernah menjadi siswa teladan yang mewakili Aceh ke tingkat nasional saat di bangku kelas 2 SMA.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, istri Pj Gubernur Aceh itu memberikan bimbingan kepada ratusan siswa SMA 1 terkait bahayanya kenakalan remaja. Menurutnya saat ini tindakan kriminal seperti bullying, narkoba, seks bebas, LGBT, pornografi, dan kekerasan kian meningkat di kalangan remaja Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKenakalan remaja semakin parah, percayalah saat ini kita tidak dalam keadaan baik-baik saja, anak perempuan tidak dalam keadaan aman-aman saja,\u201d kata Safriati.<\/p>\n<p>Safriati mengatakan, berdasarkan amatannya pada sejumlah lapas yang pernah ia kunjungi di Aceh, hampir rata-rata napi laki-laki usia muda terjerat kasus kekerasan seksual, seks bebas, dan narkoba. Begitupun dengan lapas khusus perempuan, mereka banyak terjerat kasus narkoba akibat dimanfaatkan orang untuk menjadi kurir.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada manfaat sama sekali dari perbuatan kriminal ini, selain harus masuk dalam penjara, perbuatan ini juga membawa dampak buruk bagi kesehatan,\u201d kata Safriati.<\/p>\n<p>Safriati menyebutkan tindakan seks bebas, LGBT dan penyalahgunaan narkoba bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti HIV\/AIDS, kerusakan saraf hingga kerusakan sejumlah organ tubuh. Begitupun dengan bullying, juga membawa dampak buruk bagi korban mulai dari sakit mental, cacat fisik, bahkan bisa bunuh diri.<\/p>\n<p>\u201cBerperilaku lah dengan baik, karena kita gak tahu ke depan orang yang kita bully hari ini ke depan bisa saja bakal jadi pimpinan kita,\u201d kata Safriati.<\/p>\n<p>Guna menghindari tindakan kriminal di usia remaja, Safriati menyarankan siswa SMA 1 untuk menyibukkan diri dengan kegiatan positif, dengan memperbanyak olah raga dan mempelajari berbagai keterampilan di bidang seni dan kebudayaan.<\/p>\n<p>\u201cDi luar kewajiban belajar akademik asah lah kemampuan dan bakat kalian dengan berbagai keterampilan yang bisa mendukung kesuksesan di masa depan,\u201d ujar Safriati.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Safriati juga memberikan sejumlah peralatan olahraga dan kesenian guna menunjang kegiatan ekstra kurikuler siswa. Mulai dari meja tenis, bola basket, bola voli, dan piano.<\/p>\n<p>Kepala SMA N 1 Banda Aceh, Nilawati, menyambut baik kehadiran istri Pj gubernur ke sekolah yang ia pimpin. Ia yakin sosok Safriati bakal menjadi inspirasi bagi siswa untuk giat belajar meraih masa depan cemerlang.<\/p>\n<p>Nila juga menyampaikan terima kasih atas motivasi dan peralatan olahraga dan seni yang diberikan Pj Ketua PKK Aceh kepada SMA 1.<\/p>\n<p>\u201cKita kedatangan salah satu alumni hebat, mudah-mudahan anak-anak bisa lebih termotivasi,\u201d kata Nila.<\/p>\n<p>Hadir mendampingi Pj Ketua PKK Aceh dalam kunjungan itu, Ketua DWP Aceh Sukmawati, Kepala Dinas P3A Aceh Meutia Juliana dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Cut Huzaimah. []<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Pj Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Safriati, berkunjung ke SMA Negeri 1 Banda Aceh pada Rabu, (22\/1\/2025). Kedatangan Safriati bukan hanya sebagai Ketua PKK Aceh, namun juga sebagai alumni angkatan 1990 yang pernah mengeyam pendidikan di SMA 1 Banda Aceh. Ia juga pernah menjadi siswa teladan yang mewakili Aceh ke tingkat nasional [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":414706,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[4784,13434,33955,137476,168049,321513],"series":[],"class_list":["post-414705","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-siswa","tag-aceh","tag-bullying","tag-seks-bebas","tag-news","tag-ketua-pkk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/414705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=414705"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/414705\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/414706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=414705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=414705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=414705"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=414705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}