{"id":414928,"date":"2025-01-24T00:40:00","date_gmt":"2025-01-23T17:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/24\/raja-juli-antoni-sekjen-psi-yang-pernah-jadi-wamen-hadi-tjahjanto-saat-sertifikat-pagar-laut-terbit\/"},"modified":"2025-01-24T12:04:29","modified_gmt":"2025-01-24T05:04:29","slug":"raja-juli-antoni-sekjen-psi-yang-pernah-jadi-wamen-hadi-tjahjanto-saat-sertifikat-pagar-laut-terbit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/24\/raja-juli-antoni-sekjen-psi-yang-pernah-jadi-wamen-hadi-tjahjanto-saat-sertifikat-pagar-laut-terbit\/","title":{"rendered":"Raja Juli Antoni, Sekjen PSI yang Pernah Jadi Wamen Hadi Tjahjanto Saat Sertifikat Pagar Laut Terbit"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Pemerhati sosial dan kebijakan publik, Jhon Sitorus menyebut, mustahil bagi mantan Menteri ATR\/BPN Hadi Tjahjanto dan wakilnya, Raja Juli Antoni tidak mengentahui sertifikat pagar laut yang terbit di era mereka.<\/p>\n<p>Seperti diketahui, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)\/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid telah mengonfirmasi bahwa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) area pagar laut terbit pada tahun 2023.<\/p>\n<p>Pada saat itu, posisi Menteri ATR\/BPN dijabat oleh Hadi Tjahjanto didampingi oleh Wakil Menteri Raja Juli Antoni.<\/p>\n<p>Namub, dalam keterangannya, Hadi Tjahjanto mengaku baru mengetahui isu ini setelah viral di media sosial.<\/p>\n<p>\u201cSaya baru mengetahui berita ini dan mengikuti perkembangannya melalui media,\u201d ujar Hadi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21\/1\/2025).\u00a0<\/p>\n<p>Meski begitu, Hadi tidak berkomentar banyak mengenai polemik pagar laut di wilayah perairan Kabupaten Tangerang itu, maupun soal penerbitan dokumen sertifikat atas aset tersebut.<\/p>\n<p>Dia justru meminta semua pihak menghormati langkah Kementerian ATR\/BPN yang sedang berupaya mengklarifikasi soal keabsahan dokumen tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSaya pikir kita harus menghormati langkah-langkah yg sedang dilakukan oleh Kementerian ATR\/BPN dalam rangka memberikan klarifikasi,\u201d kata Hadi.\u00a0<\/p>\n<p>Hal itulah kini yang ramai menjadi sorotan, termasuk Jhon Sitorus yang mengatakan mustahil Menteri ATR\/BPN Hadi Tjahjanto dan wakilnya, Raja Juli Antoni tidak mengetahui sertifikat pagar laut yang terbit di era mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Apalagi, partai PSI sama sekali BISU alias DIAM soal kasus pagar laut. Kok ada partai paling berisik di republik ini tiba-tiba sehening itu? Apa yang dijaga? Siapa yang dijaga?&#8221; kata Jhon.<\/p>\n<p>Lantas siapa sebenarnya Raja Juli Antoni? Mengapa ia dan PSI hingga saat ini bungkam?<\/p>\n<p>Raja Juli Lahir di Riau pada 13 Juli 1977. Kini, ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang didirikannya bersama sejumlah politikus muda lainnya.\u00a0<\/p>\n<p>Lahir dalam keluarga terpandang di Riau, Raja Juli Antoni mendapatkan pendidikan agama yang kuat sejak dini.\u00a0<\/p>\n<p>Ayahnya, Raja Ramli Ibrahim, merupakan tokoh Muhammadiyah di wilayah Lubuk Jambi.<\/p>\n<p>Raja Juli melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat.\u00a0<\/p>\n<p>Pendidikan pesantren membentuk pemahamannya yang mendalam tentang Islam, terutama dalam kajian Al-Qur\u2019an dan Tafsir.\u00a0<\/p>\n<p>Ia lulus dari IAIN Syarif Hidayatullah (sekarang UIN Jakarta) pada tahun 2001 dengan skripsi berjudul &#8220;Ayat-ayat Jihad: Studi Kritis terhadap Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci.&#8221;\u00a0<\/p>\n<p>Setelah lulus, kesempatan internasional menghampirinya.\u00a0<\/p>\n<p>Ia meraih beasiswa Chevening untuk melanjutkan studi magister di The Department of Peace Studies, Universitas Bradford, Inggris.\u00a0<\/p>\n<p>Di sana, ia menyusun tesis tentang konflik Aceh dengan judul &#8220;The Conflict in Aceh: Searching for A Peaceful Conflict Resolution Process&#8221;.<\/p>\n<p>Minatnya pada resolusi konflik semakin diperkuat ketika ia melanjutkan studi doktoral di Universitas Queensland, Australia, dengan beasiswa Australian Development Scholarship (ADS).\u00a0<\/p>\n<p>Disertasinya berjudul &#8220;Religious Peacebuilders&#8221; meneliti peran agama dalam menciptakan perdamaian di kawasan konflik seperti Mindanao (Filipina) dan Maluku (Indonesia).\u00a0<\/p>\n<p>Raja Juli Antoni tidak hanya dikenal di dunia akademis, tetapi juga di ranah aktivisme dan <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Sebelum bergabung dengan PSI, ia aktif dalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan sempat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2009 untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, meski belum berhasil terpilih.<\/p>\n<p>Aktivismenya juga tercermin dari perannya sebagai Direktur Eksekutif The Indonesian Institute dan Maarif Institute, yang didirikan oleh tokoh Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif.<\/p>\n<p>Raja Juli pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) pada periode 2000-2002, memperlihatkan kepemimpinannya sejak usia muda.\u00a0<\/p>\n<p>Pada 2015, ia mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, tetapi memilih mengundurkan diri untuk fokus pada pengembangan PSI.\u00a0<\/p>\n<p>Raja Juli mendapatkan sorotan baru setelah ditunjuk oleh Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> sebagai Wakil Menteri ATR\/BPN pada 15 Juni 2022.\u00a0<\/p>\n<p>Harta kekayaan Sebagai pejabat negara, Raja Juli Antoni juga memenuhi kewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).<\/p>\n<p>Pada laporan 22 Maret 2024 menunjukkan total kekayaannya mencapai Rp 8.893.732.283.<\/p>\n<p>Akan tetapi, dia juga memiliki utang sebesar Rp1.948.220.287.\u00a0<\/p>\n<p>Jika utang ini tidak ada, kekayaannya akan berjumlah Rp 10.841.952.570.\u00a0<\/p>\n<p>Kekayaan Raja Juli mengalami peningkatan sekitar Rp 924 juta dibandingkan laporan sebelumnya pada 2022 yang tercatat sebesar Rp 7.969.245.549.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Pemerhati sosial dan kebijakan publik, Jhon Sitorus menyebut, mustahil bagi mantan Menteri ATR\/BPN Hadi Tjahjanto dan wakilnya, Raja Juli Antoni tidak mengentahui sertifikat pagar laut yang terbit di era mereka. Seperti diketahui, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)\/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid telah mengonfirmasi bahwa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":414929,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,1420,103044,274908,321171,68],"series":[],"class_list":["post-414928","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-raja-juli-antoni","tag-berita","tag-pagar-laut","tag-headline"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/414928","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=414928"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/414928\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/414929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=414928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=414928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=414928"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=414928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}