{"id":415965,"date":"2025-01-29T23:23:00","date_gmt":"2025-01-29T16:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/29\/warga-tolak-kapal-imigran-rohingya-mendarat-di-aceh-timur\/"},"modified":"2025-01-29T23:23:00","modified_gmt":"2025-01-29T16:23:00","slug":"warga-tolak-kapal-imigran-rohingya-mendarat-di-aceh-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2025\/01\/29\/warga-tolak-kapal-imigran-rohingya-mendarat-di-aceh-timur\/","title":{"rendered":"Warga Tolak Kapal Imigran Rohingya Mendarat di Aceh Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH<\/strong> \u2013 Sebuah kapal yang mengangkut imigran Rohingya kembali berupaya mendarat di perairan Aceh Timur, tepatnya di Pantai Kuala Leuge, Desa Leuge, Kecamatan Peureulak Barat, pada Rabu (29\/1\/2025). Namun, kedatangan mereka mendapat penolakan dari masyarakat setempat yang semakin gerah dengan gelombang imigran yang terus berdatangan.<\/p>\n<p>Pantauan BANDA ACEH di lokasi, kapal yang mengangkut sekitar 73 orang itu mulai terombang-ambing di dekat bibir pantai sejak pukul 12.00 WIB. Warga dan nelayan yang melihat keberadaan kapal segera berusaha menghalau agar tidak mendarat. Beberapa nelayan bahkan berupaya menarik kapal kembali ke laut menggunakan tali, tetapi usaha itu gagal karena tali putus.<\/p>\n<p>Advertisements<\/p>\n<p>Salah satu warga setempat, Kairi, menyatakan bahwa masyarakat menolak keras kehadiran Imigran Rohingya.<\/p>\n<p>\u201cMereka selalu berusaha masuk ke sini dengan alasan kapal rusak. Itu hanya modus mereka biar bisa mendarat di Aceh. Kami menolak keras kehadiran mereka,\u201d ujar Kairi kepada  Rabu.<\/p>\n<p>Advertisements<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti bahwa ini bukan kali pertama imigran Rohingya mencoba mendarat di perairan Aceh Timur.<\/p>\n<p>\u201cSudah entah yang keberapa kali mereka datang. Sering buat masalah, melarikan diri, dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kairi mencurigai adanya pihak tertentu yang mengatur kedatangan para imigran ini ke Aceh Timur.<\/p>\n<p>\u201cKalau tidak ada agennya, tidak mungkin mereka selalu berlabuh di perairan Aceh Timur ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Geuchik Desa Leuge, Munzhir, membenarkan bahwa ini adalah pertama kalinya kapal imigran Rohingya berusaha mendarat di pantai tersebut.<\/p>\n<p>\u201cIya, benar. Sekitar 73 orang penumpang ada di dalam kapal. Sejak pukul 12.00 WIB mereka sudah berusaha mendarat di daerah kita. Awalnya mereka terlihat dari Kuala Bugak,\u201d ujar Munzhir saat diwawancarai BANDA ACEH di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kedatangan imigran Rohingya ini memang mendapat penolakan dari warga.<\/p>\n<p>\u201cGerak masyarakat tadi kalau kita lihat menolak kedatangan Rohingya yang berhenti di sini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Munzhir mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan badan PBB urusan pengungsi (UNHCR), untuk menangani para imigran tersebut.<\/p>\n<p>\u201cRohingya ini rencananya akan dibawa ke pengungsian oleh pihak UNHCR. Sudah dikoordinasikan, lokasi pengungsiannya di Peureulak Timur, tepatnya di Temurawa,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p><strong>Reporter:<\/strong> Khairil Akram<\/p>\n<div class=\"pdfprnt-buttons pdfprnt-buttons-post pdfprnt-bottom-right\"><a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/415965?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH \u2013 Sebuah kapal yang mengangkut imigran Rohingya kembali berupaya mendarat di perairan Aceh Timur, tepatnya di Pantai Kuala Leuge, Desa Leuge, Kecamatan Peureulak Barat, pada Rabu (29\/1\/2025). Namun, kedatangan mereka mendapat penolakan dari masyarakat setempat yang semakin gerah dengan gelombang imigran yang terus berdatangan. Pantauan BANDA ACEH di lokasi, kapal yang mengangkut sekitar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":415966,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[35],"tags":[5405,13434,19940,168049,321594,3601],"series":[],"class_list":["post-415965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-rohingya","tag-aceh","tag-kapal","tag-news","tag-imigran","tag-aceh-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/415965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=415965"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/415965\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/415966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=415965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=415965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=415965"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=415965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}